<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394</id><updated>2012-02-04T00:19:12.525-08:00</updated><category term='Cinta'/><category term='Memang Tak Ada Dustanya'/><category term='Artikel Emha'/><category term='Muhammad'/><category term='Artiken Emha'/><title type='text'>Mohamad Istihori</title><subtitle type='html'>Ungkap Perasaan, Asah Kepekaan, dan Raih Pengetahuan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>427</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8120006400086435771</id><published>2012-02-02T05:36:00.001-08:00</published><updated>2012-02-02T05:36:12.014-08:00</updated><title type='text'>Anakku Jum'at, 27-12-2012AnakkuOleh: Mohamad IstihoriKalau aku melihat anakku, aku berpikir kalau dengan kemampuan dan skill yang gini-gini aja, kalau aku masih main-main dan, tidak serius menghadapi kehidupan yang termasuk di dalamnya adalah sendau gurau maka tidak akan ada sedikit pun ilmu dan perjuangan yang aku wariskan padanya.Aku tidak memaksa anakku untuk menjadi seperti aku. Ia harus menjadi dirinya sendiri. Dengan segala potensi, minat, bakat, kemampuan, dan cita-cita perjuangannya sendiri.Sebagai bapak saya hanya bisa mengarahkan. Saya tidak bisa memberi pengetahuan apapun kepadanya. Yang saya bisa lakukan adalah merangsang pemikirannya. Terus-menerus meng-update mesin berpikirnya. Kemudian terserah ia mau isi dengan apa akalnya asalkan semua itu menjadikan ia tahu siapa dirinya yang sebenarnya sehingga ia bisa menemukan jalan untuk memahami siapa Tuhannya.Karena sudah terlampau jelas rumus dan formulanya: "Man 'arofa nafsahu 'arofa robbahu." Atau bisa dibalik, "Man 'arofa robbahu 'arofa nafsahu." -Siapa kenal dirinya maka ia kenal Tuhannya-Siapa kenal Tuhannya maka ia kenal dirinya.</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8120006400086435771?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8120006400086435771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2012/02/anakku-jumat-27-12-2012anakkuoleh.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8120006400086435771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8120006400086435771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2012/02/anakku-jumat-27-12-2012anakkuoleh.html' title='Anakku Jum&apos;at, 27-12-2012AnakkuOleh: Mohamad IstihoriKalau aku melihat anakku, aku berpikir kalau dengan kemampuan dan skill yang gini-gini aja, kalau aku masih main-main dan, tidak serius menghadapi kehidupan yang termasuk di dalamnya adalah sendau gurau maka tidak akan ada sedikit pun ilmu dan perjuangan yang aku wariskan padanya.Aku tidak memaksa anakku untuk menjadi seperti aku. Ia harus menjadi dirinya sendiri. Dengan segala potensi, minat, bakat, kemampuan, dan cita-cita perjuangannya sendiri.Sebagai bapak saya hanya bisa mengarahkan. Saya tidak bisa memberi pengetahuan apapun kepadanya. Yang saya bisa lakukan adalah merangsang pemikirannya. Terus-menerus meng-update mesin berpikirnya. Kemudian terserah ia mau isi dengan apa akalnya asalkan semua itu menjadikan ia tahu siapa dirinya yang sebenarnya sehingga ia bisa menemukan jalan untuk memahami siapa Tuhannya.Karena sudah terlampau jelas rumus dan formulanya: &quot;Man &apos;arofa nafsahu &apos;arofa robbahu.&quot; Atau bisa dibalik, &quot;Man &apos;arofa robbahu &apos;arofa nafsahu.&quot; -Siapa kenal dirinya maka ia kenal Tuhannya-Siapa kenal Tuhannya maka ia kenal dirinya.'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3221833343542257448</id><published>2011-10-17T03:03:00.001-07:00</published><updated>2011-10-17T03:03:40.100-07:00</updated><title type='text'>Bangsa Penunggu Maghrib (Edited)</title><content type='html'>Selasa, 04_10_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Penunggu Maghrib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Transkrip Kenduri Cinta Agustus 2011 edited)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukadimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maghrib hanyalah salah satu fase siklus lulus-tidaknya kehidupan manusia. Kalau dia lulus al hamdulillah kalau tidak pun tetap ditolong Allah untuk mengerjakan Maghribnya tiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lihat penanya-penanya, masya Allah, semua sudah pantas menjadi narasumber di manapun sehingga bisa bikin Kenduri Cinta di semua tempat berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti anda akan memperjelas bahwa anda bukan hanya Penunggu Maghrib. Anda sedang mengerjakan Maghrib juga masing-masing. Maghrib bukan sesuatu yang jelek. Memang harus kita lewati masyrik wal maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti proyeksi politik, zaman, dan teknis kenegaraannya bagaimana kalau sempat kita omongkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda datang ke KC duduk saja di belakang, mendengarkan saja tidak ikut ngomong. Anda sudah menjadi Pekerja Maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah mendapatkan hak dari Allah untuk ditolong. Karena anda pasti datang ke sini ada yang karena kesedihan melihat Indonesia, keprihatinan, mencari harapan, atau mewujudkan syahadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad Rosulullah, mandataris-Nya, Rosul-Nya, dan utusan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SINERGI DUNIA-AKHIRAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok kehidupan kayak begini? Tidak sebagaimana yang bisa diterapkan oleh perwujudan dari kesaksian? Anda tok itu saja sudah membuat Allah bertanggung jawab dan menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama pertolongan pribadi, keluarga, kemasyarakatan, dan kenegaraan. Jadi kalau nanti anda hidup lebih mudah al hamdulillah. Kalau tidak al hamdulillah juga. Karena jangan dihitung akhirat dengan teori dunia dan selalu wa lalaakhirotu khoerul laka minal uulaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ngomong surga, neraka, sholat daim, sholat mendirikan, atau mengerjakan segala macam. Karena Tuhan berkompromi agar anda mendapat pemahaman secara dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena anda masih harus hidup di dunia. Tapi sesungguhnya seluruhnya anda akan pahami secara akhirat dengan pemahaman yang sama sekali baru yang sejumlah orang mulai mengetahuinya tapi kebanyakan orang tidak akan pernah mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dagangan lebih laris, bos lebih suka, meningkat jadi bos, atau apapun perkembangan hidup anda al hamdulillah. Kalo ndak nggak masalah juga karena hitungannya dunia-akhirat. Bukan dunia tok. Bukan akhirat tok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANTARA PERHITUNGAN DUNIA DENGAN AKHIRAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Seorang Muslim-Muttaqiin (yang bertakwa kepada Allah) dan yang kafir sepanjang hidup. Keduanya dikasih tahu Malaikat Izrail, "Segera kamu berdua akan saya ambil nyawa kamu dan saat terakhir ini silahkan minta apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Muslim minta, "Iya sekali-kali, saya hidup berprihatin selama hidup ini mbok saya dikasih Kijang Innova-lah untuk anak-anak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah sholat ndak karu-karuan. Sholat lima waktu, sholat daim, dan sholat macam-macam sudah saya lakukan. Sekarang saya minta Kijang Innova. Jangan Avanza-lah yang agak naik sedikit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kafir, yang satunya, meminta mengklimakkan tradisinya yaitu minum sebanyak-banyaknya, berfoya-foya sehingga minta sama Tuhan, "Tolong kasih saya yang melebihi Vodca, Wiski, arak, melebihi opo jenenge? Karo Jogja opo iyo? Ciu. Pokoknya yang rasanya lebih dari itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Izroil bilang sama atasannya, Jibril AS. Jibril langsung melaporkan kepada Allah, "Iya Allah ada dua orang, yang satu muttaqiin. Yang satunya lagi kafir meminta kepada-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengabulkan permintaan yang kafir dan menolak permintaan yang muttaqiin dengan mengatakan, "Oke yang kafir saya kabulkan. Yang muslim tidak saya kabulkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita melihatnya secara dunia, "Loh bagaimana sih nih? Ini kafir habis-habisan minta minuman lebih dahsyat dikabulkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang muslim, yang sudah prihatin sampe ngiler, nyambut gae bongkrat-bangkrut nggak karu-karuan. Sekedar minta Kijang Innova ndak terkabul. Kok sama dengan Rendra nasibnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo anda pake perhitungan akhirat, "Loh memang Si Kafir minta apa saja dikabulkan oleh Allah karena akan dihabiskan dan jangan sampe punya investasi baik apapun di akhirat. Karena dia nanti 100% jadi penghuni neraka. Jadi dihabisi sama Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara yang mukmin, "Jangan kamu ambil kenikmatan apapun di dunia karena kenikmatanmu kelak itu akan kamu peroleh bersama-Ku di Surga Jannaatun Na'iim. Kan gitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo besok anda dagang agak kurang laris cara berpikirnya akhirat. Kalo laris cara berpikirnya dunia. Tinggal begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hidup ini, bahagia atau tidak tergantung maqom fikriyah anda. Tergantung cara anda melihatnya. Kan begitu. Jadi kalau istilah Candra, memang orang yang keduniaannya tidak unggul sesungguhnya menyimpan pondasi keakhiratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo menyanyangi dan mencintai wanita berdasarkan keduniaan saja, dia mungkin akan mendapatkannya. Tapi kalo juga mempertimbangkannya secara akhirat akan mendapatkan rahasia-rahasia yang tidak akan bisa dibuka orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PARA PEKERJA MAGHRIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat optimis Indonesia memang sudah Maghrib dan anda adalah pekerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda nggak perlu ngapa-ngapain. Kalo anda cara berpikir Indonesia dan dunia nggak ada gunanya KC. Nggak jadi parpol atau nggak jadi gerakan demonstrasi untuk mendesak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Nazaruddin stroke sehingga nggak bisa ngomong lancar. Jadi kalo minum, "Anas...Anas...Anas." Sukar mengatupkan bibirnya di depan. "Panas...Panas...Panas." Itukan orang normal. Dia sudah agak celat. Jadi, "Anas...Anas...Anas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita mikir secara ilmu politik normal keduniaan di KC nggak ada gunanya. Tapi kalo anda melihat bagaimana Allah begitu murahnya sama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka anda duduk tok di sini atau tidur. Tidur aja ndak masalah. Anda datang ke KC sudah antisipasi dan mendapat hak dari Allah untuk diperbaiki hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dipikir yang mengerjakan Maghrib cuma kita. Allah memasang orang, kelompok, auliya, siapapun pekerja-pekerja, dan kepala-kepala dinas dengan rahasia-Nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya bisa katakan sama anda dan sudah puluhan kali mengatakan, kita segera mengalami Maghrib. Dan, Maghrib bukan sesuatu yang jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang wingit. Artinya santet-santet berkeliaran menjelang Maghrib dan setelah atau menjelang Shubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ manusia berada pada momentum pancaroba sehingga ada kecenderungan agak lemah mental, berkurang daya intelektual, dan buram spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga orang menjadi agak mudah dipengaruhi pada saat-saat itu dan mudah ditembus macam-macam pada momentum-momentum suruf atau Maghrib. Tapi Maghrib-Masyrik memang tradisi sunah Allah. Jadi nggak masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shubuh. Abis itu Dzhuhur, Ashar, Maghrib, Isya. Setelah Isya ada keindahan sholatul lail dan keindahan macem-macem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak perlu panik dengan Bangsa Penunggu Maghrib. Ini memancing saja. Karena sesungguhnya anda adalah Pekerja Maghrib dan di luar anda jangan dipikir di Indonesia nggak ada yang mengerjakan Maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang pekerjaannya strategis sungguhan di Indonesia. Anda tenang aja gini nggak ada masalah. Karena ada pembagian tugas. Mau-tidak mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ndak perlu kasih ayat baru. Cukup ayat di al Quran dan yang sebelumnya sudah cukup karena itu sama dengan kun fayakuun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menciptakan sunah dan hukum alam sedemikian rupa dan berlaku sampai berakhirnya hidup di dunia dan untuk beol nanti malam (abis sahur) Allah ndak perlu kun fayakuun lagi. "Hayo ngising!". Sudah otomatic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan Amerika. Seberapa besar pengaruhnya di sini tidak harus setiap saat menciptakan strategi, rekayasa, dan seterusnya. Karena sudah otomatic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah menjadi bagian, otomatic, dari Sunah Allah. Semakin anda melakukan sholat abadi maka semakin tradisi yang berlaku pada diri anda akan merupakan Kehendak Allah dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah manusia cuma bagaimana memperpendek dia dengan kehendak-Nya Allah. Semakin kehendak anda sesuai, kondusif, atau compatible dengan kehendak Allah maka Maghrib dan tidak menjadi masalah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAGHRIBNYA ORANG INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maghribnya manusia ada yang lamban atau cepet. Untuk Orang Indonesia Maghribnya lamban sekali. Apa yang di bangsa lain sudah busuk di sini belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sangat pandai terhadap kebusukan. Karena kita sangat bisa hidup dalam penderitaan, kebusukan, dan memiliki kemampuan mental untuk bergembira dalam penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPEMIMPINAN ORANG INDONESIA ATAS DUNIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia untuk dihancurkan lama banget waktunya dan tidak akan pernah bisa hancur karena memang di set-up Allah sebentar lagi untuk menjadi calon pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari kita akan diembargo Amerika dan itu rizki terbesar Indonesia. Setelah itu anda mengumpulkan duit banyak-banyak di antara anda sendiri karena anda akan punya kemampuan baru menjadi bangsa mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiga tahun kemandirian itu menciptakan kebangkitan nasional kedua dan proklamasi sejati. Setelah itu dunia kagum sama anda karena anda tidak pernah menjajah dunia dan sangat sayang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia itu bangsa pemurah, ngalah, dan tidak pernah mau jadi juara dunia sepak bola. Bayangkan Eropa sudah hebatnya masa kita biarkan mereka kalah. Nggak dong kita kan sudah tinggi peradabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan orang yang senang menikmati penderitaan orang lain. Bayangkan menderitanya Messi kalau Argentina kita kalahkan. Jangan sampai menang! Ini soal sepak bola. Tapi ini serius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus percaya bahwa anda cikal-bakal seluruh peradaban. Anda ngomong apa? Anda ngomong pertanian? Mbahnya pertanian Orang Indonesia, Orang Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terserah mau disebut Sunda, Jawa, Atlantis, Lemorian, Tarangka. Pokoknya mbahnya anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ngomong pelaut, teknologi kapal, penguasaan maritim, mbahnya kita. Kalo ngomong strategi politik dan bagaimana political coolness (bagaimana seorang pejalan dan pelaku politik memiliki hati sangat dingin) nggak ada yang ngelawan kita. Kita sebenarnya memiliki kemampuan-kemampuan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong kita sama mati santai. Orang Indonesia kerjaannya selalu sama mati deket banget. Naik motor nyerobot-nyerobot. Kapan saja ada peluang. Sebenarnya itu taqorrub ilal maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia ndak ada masalah. Naik menara memperbaiki kabel kalo di mana-mana kayak astronot. Pake kabel-kabel dan tali. Di sini nggak. Naik, naik aja pake sendal jepit, kaos oblong, sambil ngempit rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita bangsa besar. Bangsa yang sama kematian lebih besar. Sama kehidupan lebih besar. Kenapa bangsa-bangsa lain berebut minyak? Pada berebut segala macam? Karena mereka lebih kecil daripada dunia dan lebih rendah daripada kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ini ahsanit taqwiim dan jangan mau dipengaruhi sistem apapun untuk menjadi asfala safiliin. Ahsanit taqwiim tetep Orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macet kayak gini kalo Orang Amerika sudah revolusi lima tahun lalu. Di Indonesia ndak ada karena mereka sangat mampu menikmati macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frustasi sebentar setelah itu ketawa-ketawa terus bikin hadits palsu, "Apabila terdengar azan dari masjid dan suara sirine dari pusat-pusat informasi Romadhon tetapi orang-orang berada di kendaraan sehingga terlambat membatalkan puasa. Sungguh mereka termasuk golongan yang kena macet." HR. Rosul Rosuna Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana-mana orang revolusi. Ini ndak. Indonesia kok revolusi? Kurang penderitaannya kalo cuma begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo untuk ma'rifatullah nggak perlu penderitaan. Cikini jalannya. Cara berkendaraannya atau berjalan itu thoriqot. Tujuannya hakikat. Inti dari tujuan ma'rifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia juga tidak taat-taat amat sama struktur empat ini. Jadi kalo Orang Indonesia, "Mau ke mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh terserah gua. Hanya orang bodoh yang harus berjalan ke suatu tempat dengan tujuan. Orang Indonesia nggak ada tujuan pun akan sampai kok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia kok disuruh taat sama Orang Arab? Ndak bisa! Orang Arab harus tahu tujuan. Orang Indonesia nggak tahu tujuan bisa berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya agama apapun di Indonesia harus taat sama Orang Indonesia. Di sini Hindu campur Budha. Islam campur Budha, campur Hindu. Islam campur Kebatinan. Agama campur bukan agama, bisa oleh Orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia sama Tuhan paling deket. Kalo keliru tinggal bilang, "Sorry  Tuhan iya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARUPADATU INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia bangsa yang betul-betul unggul. Tetapi keunggulan itu termasuk hakiki atau sunah dasar yang jangan ditampak-tampakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di Borobudur namanya apa yang paling bawah dan nggak kelihatan? Arupadatu. Pondasi di Budha namanya Arupadatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dipersoalkan seluruh manusia, didiskusikan di seminar-seminar, atau dikuliahkan di kampus-kampus adalah Rupadatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya mereka tidak ingat bahwa Rupadatu tidak berdiri tanpa ada kejelasan Arupadatu. Hanya di Indonesia ada begitu-begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Islam ke sini ditafsirkan Orang Indonesia. Yang benar mana? Islam apa tafsirnya? Ada disiplin jangan sampai tafsir lebih indah dari yang ditafsirkan tetapi sesungguhnya thoriqot, ma'rifat, syari'at, dan hakikat tetep pada akhirnya di tangan kedaulatan manusia ahsanit taqwiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHOLAT LIMA PULUH KALI DAN "KEISENGAN TUHAH"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ngomong sholat, semua yang diomongkan berlaku setelah Rosulullah berumur 53 tahun. Rosulullah lebih dari separuh hidup tidak pernah sholat lima waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosulullah tidak dididik seperti di SD Al apa? Al Amin, Al, Al opo pokoknya Al-Al lah. Katanya pendidikan selalu dididik dengan Quran dan Hadits. Lah tidak ada satu nabi pun di dunia yang dididik dengan Quran dan Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa Nabi yang didik Quran-Hadits? Masa Nabi Muhammad dididik dengan haditsnya sendiri? Nggak ada ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Isa atau Nabi Yunus tidak pernah sholat lima waktu. Tetapi mereka melakukan sholat daim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma prosedur dan aturan teknis sholat setelah Rosulullah disesuaikan dengan struktur dan komposisi mental, moral, dan spiritual manusia zaman Muhammad dan sesudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dikasih sholat lima waktu. Meskipun asal-usulnya 50 rokaat. Itu juga adegan lucu. Masa Tuhan bisa dinyang? Masa, "50!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus Musa ketemu Muhammad, "Mat gatel kaping seket Mat. Dapuran umatmu kaping seket opo? Kaping limo ojo dobol...dobol...dobol...kaping seket. Udah balik lagi sana tawar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus Muhammad, "Nuwun sewu Gusti Allah saya diberi masukkkan oleh Nabi Musa bahwa umatku nggak bakalan kuat kalo harus 50 kali sehari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Tuhan, "Aku juga udah tahu. Tapi kamunya diam aja sih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Allah iseng-iseng. Diam-diam ngasih 50 kali padahal Dia sudah tahu. Mana bisa 50 kali? Wong lima kali aja sudah chaos sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juragan-juragan toko ribut sama karyawannya karena untuk Sholat Maghrib kan harus istirahat dan nggak diberikan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangin anda kerja di Pondok Indah Mall (PIM) sembahyang 50 kali. Tuhan tahu itu. Dan, Tuhan memang iseng-iseng. Tuhan memberikan sholat 50 kali sehari untuk menjajal Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUHAMMAD BUKAN ARAB ASLI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Arabnya cuma separuh. Angel meneh iki. Info baru ini. Jangan bilang-bilang dulu iya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Rosulullah ndak mau digambar wajahnya? Karena tidak ingin menciptakan perdebatan-perdebatan berkepanjangan tentang antropologi dan sosiologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kelihatan sejak awal, kita tahu wajah Muhammad lama-lama pada sekian era orang akan melihat, "Kayaknya bukan Arab asli nih orang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka terus ditutupi. Tidak digambar. Nanti malah akan ribut nggak karu-karuan. Itu alasan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tafsir saya. Benar atau tidak jangan tanya sama saya. Selidiki dan risetlah. Ne sampean riset insya Allah akan menemukan jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klu atau tanda-tanda kedua bahwa Muhammad ahistoris dan tidak relevan bahwa dia Orang Arab adalah mana ada Orang Arab lembut tutur kata, lembut hati, dan penuh kasih sayangnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tanya, nyuwun sewu, sama sopir-sopir taksi Jakarta. Mereka sudah semakin banyak sepakat, pokoknya kalo Orang Arab ngawe-ngawe di jalan mereka ndak akan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeludah semaunya saja. Cah...cuh...cah...cuh...Argo dibantah sehingga ribut karo supirne. Kadang-kadang kentutnya bau banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka muncullah Habaib yaitu orang-orang Syiria, Yaman, dan Hadramaut yang datang ke Mekah karena kagum mendengar prilaku dan tutur kata selembut Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalannya Rosulullah dengan wajah menunduk ke bumi seperti orang menuruni bukit. Ndak ada sepanjang sejarah Orang Arab turunan Nabi Ismail maupun turunan Nabi Ishak (Yahudi) yang jalannya seperti itu. Semua Dursasono. Gradak...gradak...gradak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok ono Arjuna situ siapa ini? Aneh ada Orang Arab yang berprilaku seperti Muhammad. Maka muncul Habaib sampai sekarang yang menyebar ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, saya sudah tanya sama Pak Nursomad dan kepada temen-temen lain, "Ada tradisi bertapa nggak pada Orang Arab atau Yahudi? Syukur-syukur Eropa, dan lainnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma meminta anda meneliti. Bukan mempercayai. Menurut Ust. Nur Somad tidak ada tradisi bertapa. Kok ada satu orang suka menyepi di gua? Namanya Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, tidak pernah diberi contoh bapak, nenek, atau kakeknya. Semua tidak punya tradisi bertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahu saya para petapa hanya ada di negara-negara tropis dari India sampai Asia Timur. Kok ada satu Orang Arab bertapa? Kalo gitu pasti gennya agak tidak murni. Pasti ada campuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Abbdullah-Abdul Mutholib mungkin memang murni Orang Arab. Tapi Siti Aminah orang mana aslinya? Belum pernah ada riset mengenai Siti Aminah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo gitu asal-usulnya Nabi Ibrohim punya istri seorang imigran. Kulitnya mateng coklat tua dan wajahnya agak tidak terlalu tajem seperti Arab dan didatangkan Allah untuk menghibur Nabi Ibrohim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Siti Hajar. Hajar dalam Bahasa Arab batu. Mosok ada perempuan dikasih nama batu? Kalo Bahasa Jawa Ajar, disebut Ki Ajar atau Ki Hajar Dewantoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajar artinya yang menuntun atau yang mengajari. Kalo yang diajari kurang ajar maka langsung dihajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ajar pertama diajari dan dituntun tapi kalo yang diajari kurang oke maka berlaku makna kedua yaitu dihajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya agak curiga. Memang agak ada bau-bau Klaten kalau tidak Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi tradisi berkelahi beliau bukan tradisi tinju. Rosulullah ndak suka tinju sukanya gulat. Strategi bela diri Rosulullah kayak Steven Seegel, menggunakan kekuatan lawan dan main momentum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal dakwah beliau suka jalan-jalan ke Ka'bah lalu bicara tentang tauhid, tentang Allah yang sesungguhnya, dan seterusnya. Terus ada satu orang kafir yang setiap hari lewat dan ngejek, "Tauhid nih yee!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad sedang ngobrol sama para sahabat lalu dia lewat sambil, "Ehm...ehm...Tauhid...Tauhid..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama mangkel , "Duanco arek-arek." Langsung beliau berdiri, "Eh taruhan wis, duel kita. Kalo saya kalah akan berhenti berdakwah. Bismillah nuwun sewu nge. Tapi kalo menang kamu nggak perlu masuk Islam. Tapi jangan ganggu saya lagi. Deal?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu deal dan dia bilang, "Oke?" Rosulullah langsung nungkul. Nungkul itu leher dicekik lalu kaki masuk untuk mengunci lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sama persis dengan Silat Jawa. Monggo para peneliti. Saya nggak klaim apa-apa kecuali untuk meyakinkan bahwa kita diberi kemurahan luar biasa oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DUNIA TIDAK BUTUH USTADZ ATAU KIAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pekerja kalo kita nilai secara pondasi, secara akhirat, atau secara hakiki bukan hanya orang yang berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita kembalikan ke kebudayaan. Jangan dikira pelaku politik hanya anggota DPR dan anggota Parpol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dipikir pelaku kebudayaan hanya seniman dan sutradara. Jangan dipikir pelaku dakwah hanya ustadz-ustadz dan kiai-kiai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua anda muballighiin dan da'i. Anda hidup baik-baik dan dipercaya tetangga sudah dakwah yang luar biasa dibanding anda ngomong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangin tadi sore saya sekilas nonton sinetron. Ada dua anak kecil dan seorang ustadz berpeci, "Rosulullah pernah mengatakan," Anak kecil itu ngomong, "dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Tarmidzi." Arek cilik ngomong gitu. Sue-sue ono kucing lewat, "Yaa ayyuhal kucing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndak perlu ada ustadz di dunia. Yang perlu orang hidup jujur, hidup beneran, istiqomah, dan menjadi teladan bagi tetangga-tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo perlu nggak usah ada yang nasehatin. Ndak usah ada SMS i'tikaf call, tahajud call. Aku sedang tahajud ada sms masuk berisi, "Ayo sholat tahajud!" "Duancok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedang sholat di-SMS. Disuruh sholat. Kurang ajar arek-arek. Ini pemalas-pemalas di muka bumi nyuruh-nyuruh orang sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akhirnya mangkel, "Nyuwun sewu Gusti Allah ini batal gara-gara kayak gini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tit...tit...tit...Tahajud call. Tahajud call. Isinya nasehat tiap hari. Ya Allah ya Robb ya Kariim...emang Muhammad kapan menasehati? Emang kapan nabi-nabi menasehati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi-nabi hanya menjawab dan memandu. Tidak tiba-tiba qoola. Mentang-mentang Romadhon qoola-qoola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah kalo bisa ndak usah ada ustadz atau kiai di dunia. Karena mereka bisa menjadi penghalang hubungan Allah sama hamba-hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sama kita jangan dihalangi siapapun. Rosulullah yang ada di depan kita dan dia duduk bersama Allah di hadapan saya ketika saya melakukan sholat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ada tokoh, ulama, ustadz, atau siapapun menghalangi kemesraan kita dengan Allah. Kamu harus punya harga diri seperti itu. Saya sholat karena Allah tidak karena kiai atau ustadz saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengurangi penghormatan saya kepada niat baik para ustadz. Cuma kadang-kadang beliau-beliau menghalangi hubungan kita sama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dipikir orang nggak ngerti. Orang sudah ngerti semua yang kamu omongkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mudah baca hadits. Tinggal browsing Hadits Ibnu Majah keluar semua. Ngapain pake ustadz? Bukhori-Muslim. Bukhori tok. Muslim tok. Keluar semua dengan mudah. Sekarang era informasi. Ngapain muter-muter lewat siapa-siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arek cilik belum bisa apa-apa. "Saudara-saudara!" Dobol arek-arek. Itu sebenarnya lomba deklamasi. Cuma isinya deklamasi itu apa yang disebut dakwah. Dan, tidak boleh dakwah halus-lembut. Mesti orasi. Qoola rosuulul laah saw. Mesti ngene toh. Mesti nantang gelut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua dakwah nantang gelut. Kecuali satu: jama'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah senengnya saya hidup di dunia. Robbanaa maa kholaqta haadzaa baatilaa. Lucu-lucunya makhluk-Mu. Untung Engkau Maha Pengasih Maha Penyayang. Untung kami semua tidak Engkau izinkan berputus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata para penulis syair: Yaa nafsu laa taqnatii indal latii 'aduma innal kabaairo fii ghufroonii kallamani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau yang pernah berdosa sebesar apapun jangan pernah putus asa. Karena seluruh tumpukkan dosamu sebesar apapun akan cair dan menguap oleh dahsyatnya kekuatan ampunan Allah atas seluruh umat-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai sa iki berbuat dosa sing wakeh. Kawinilah pelacur-pelacur karena kemuliaannya tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI MANA INDONESIA SEBENARNYA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maghrib maksudnya kita akan mengakhiri semua dimomentum surup. Kemudian menikmati kontemplasi, merasuknya kembali nasionalisme sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan merasuk dan membangun kembali kalimat-kalimat dan do'a-do'a keIndonesiaan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan lagu-lagu kebangsaan, bendera Indonesia, dan nama Indonesia yang salah akan kita dandanin dan rubah. Kita akan punya Indonesia baru, kebangkitan nasional kedua, dan proklamasi yang diperbaharui. Seperti orang nikah yang diperbaharui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Yon Kuswoyo, saya silaturahmi ke Yon Kuswoyo, dia bingung, "Cak Indonesia di mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nggak bisa. Kata lagu nasional di sana. Di sanalah aku berdiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sa stadion, Di sanalah. Mana Indonesia? Lagu ne salah. Akhirnya Yon Koeswoyo, vokalis Koes Plus menyimpulkan, "Oh WR. Supratman waktu bikin lagu Indonesia Raya pas umroh. Jadi sambil thowaf, Di sanalah aku berdiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung Allah tidak memperhatikan kata-katamu. Tapi memperhatikan niatmu. Jadi tetep disayang dan dikabulkan. Nanti kita rubah iya ndak apa-apa, ndak juga ndak apa-apa. Kita begini terus nggak apa-apa. Asalkan pondasinya kita perbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KULIT ARI DARI GOIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syari'at, hakikat, thoriqot, dan ma'rifat bukan merupakan stratifikasi. Woh udah ma'rifat nggak perlu sholat atau naik haji di mana saja karena Baitullah di mana saja. Apa terus kalo keluar dari Masjidil Harom atau Ka'bah (Baitullah) terus anda meninggalkan Baitullah? Tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana pun anda bersujud di situ Baitullah. Di situ Rumah Allah, bertatap muka, dan bertatapan wajah dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pake ilmu dunia. Sebab anda akan bingung. Kalo make ilmu dunia kan kapan Allah di depanmu menjadi antal laah, di sampingmu huwal laah, dan di dalam dirimu anal laah. Itu hitungan dunia atau teknis grammar, kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus karena ada tiga kita harus mengacu kepada angka. Kalo Gus Candra Malik mengatakan, "Ke manapun engkau berpaling di situ Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus jumlah ne Allah piro? Rono Allah, rono Allah, rono Allah. Loh akeh temen Allah? Kan gitu akhirnya. Padahal Allah satu. Di situlah kulit ari dari ghoib. Bahwa satu bisa mengepung satu triliun, satu mengepung semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndak mungkin dalam ilmu dunia (ilmu matematika) satu mengepung semua? Mestinya semua mengepung satu. Satu maling dikepung sepuluh orang. Mosok, "Woh maling situ ngepung orang sekampung." Loh nggak iso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu ilmu dunia. Kita ndak pake ilmu itu. Temen-temen sekalian mudah-mudahan anda lebih yakin bahwa anda datang ke sini saja sudah merupakan pekerjaan/amal di mata Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH DIREKTUR UTAMA HIDUP KITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bilang ke Sabrang pada suatu hari di sebuah restoran. Saya adili dan marahi. Saya menggunakan hak seorang bapak untuk menempeleng anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena bapaknya seorang yang arif maka menempelengnya dengan cukup mengata-ngatai dia. Karena saya seorang bapak yang sangat pemurah dan tidak peduli dia mau mengabdi atau tidak aku tetep pemurah kepada dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hak-hakku tidak aku pakai. Aku hanya memberikan kata-kata yang tegas sama dia, "Brang atas setiap niat baik Allah selalu bertanggung jawab. Kamu punya niat baik atau terbesit saja dalam hatimu Allah bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fa'aalul limaa yuriid. Allah Maha Bekerja atas apa yang Dia kehendaki dan apa yang Dia kehendaki tergantung kamu berkehendak apa. Kalau kehendak dan niat baikmu cocok dengan kehendak Allah maka Allah menjadi pekerja utama cita-citamu. Jadikanlah Allah direktur utama hidupmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda yang datang ke sini tenanglah hatimu Indonesia akan berubah. Ada yang bekerja untuk itu baik Bangsa Indonesia maupun makhluk-makhluk lain yang numpang hidup di tanah surga Republik Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makhluk-makhluk lain sering kita omongkan di sini. Ada kepala-kepala dinas yang ngatur hujan, yang memindah tsunami dari Laut Selatan ke Jepang dan atau yang macem-macemlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya Allah memberikan pertimbangan-pertimbangan, menaikkan bintang-bintang, dan menciptakan keseimbangan. Was samaa-a rofa'ahaa wa wadho'al miizaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"GODAAN ALLAH"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ke Ustadz Nur Somad, Cak Pudji, sama Kiai Nur PKI yang akhir-akhir digelari Kiai Tohar atau Kiai Toto Rahadjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sendiri menyebut dirinya Gus Dob. Karena semua orang pake Gus dia juga tidak mau ketinggalan. Namanya Gus Dob. Dob diambil dari kata dobol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cak Pudji, Mas Toto, sama temen-temen sekitar 20 atau 25 orang bertandang ke Sulawesi. Kita punya Jama'ah Ma'iyah yang sudah lama tidak dikontak dan kita datangi di Daerah Mandar kira-kira 350 KM dari Makasar ngelewatin tempat Ust. Nur Somad di Pinrang. Di sana tiga hari untuk mentransfer nilai-nilai Ma'iyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua Cak Pudji dan Mas Toto bertugas utama untuk mengidentifikasi terhadap permasalahan-permasalahan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Pudji sangat konkret, seluruh Desa Tinambung yang merupakan Pusat Kerajaan Balanipa airnya bau semua. Jadi susah banget mandi air bersih. Mas Pudji menangani sanitasi dan sekarang sedang diproses. Nanti saya datang lagi ke Mandar kalo air sudah bersih dan enak. Cak Pudji melihat potensi-potensi yang dimiliki rakyat di sana dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita Ma'iyahan dan segala macam. Yang jelas kita makan sangat berlebihan selama tiga hari itu. Bayangkan mas jam 03.00 ada undangan makan. Kita makan banyak. Sa rumah makanan kabeh. Pindah rumah panganan kabeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cerita dan beliau nanti saya minta untuk cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus ciptakan Maghrib sendiri agar cepat Sholat Malam kemudian mendapatkan pagi yang ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks Mandar sangat banyak. Saya sendiri ingin melaporkan kepada anda, saya mendapat sapaan dari Allah yang sangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begitu 30 menit mau sampai Tinambung kira-kira di tempatnya Imam Lapeo, kira-kira 30 menit lagi Pambusuan, kita mendengar kabar bahwa Munira (anaknya Mas Amru) meninggal dunia. Mas Amru itu seorang Jama'ah Ma'iyah generasi I tahun 80-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di sana kita sholat, cuci muka, minum kopi, dan langsung ta'ziyah ke tempat Mas Amru yang anaknya meninggal. Besok paginya kita anter ke kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lahir saya datang jadi saya yang mengazani Munira. Terus dia meninggal saya datang sehingga saya yang mengazani dia waktu dikuburkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana cara mengatur supaya pas lahir dan pas meninggal. Ndak bisa direkayasa mas. Jadi ya Allah, ya Robbi, ya Kariim masya Allah begitu  simple cara-Mu menunjukkan Engkau ada di antara kami dan merihdoi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh pergerakkan kita di Mandar di Sulawesi Barat dan lain-lainnya dikawal Allah, hidayah, perlindungan, kontrolnya, serta kritik-kritik Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa menahan tangis. Bagaimana wong anak ini dulu lahir saya yang azani. Kalo terlambat sehari kan dia sudah diazani orang. Kalo saya terlambat satu jam kan sudah terlambat. Ndak itu pas. Meninggalnya juga. Menjelang saya masuk ke desa dia meninggal sehingga saya yang ngurusin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan ini masya Allah kalo godain kita. Ya Allah aku berlindung dari godaan-Mu sendiri ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi godaan Allah beda sama godaan setan. Sudah pasti godaan Allah godaan kreatif. Godaan untuk apa namanya? Godaan untuk taqorrub, dan untuk menemukan kembali Allah dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap orang harus menemukan Allah terus-menerus di dalam dirinya. Setiap orang harus menemukan Shubuhnya agar bisa menemukan Maghribnya dan hanya orang yang bisa menemukan Maghribnya yang akan menemukan Shubuhnya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANUSIA ISTIMEWA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sudah sangat dekat dengan Maghrib. Anda akan saksikan siapa yang akan jatuh, yang akan dibuka, dan yang harus membayar banyak kepada keuangan Bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan menyaksikan berbagai macam strategi-strategi untuk tetep selamat perubahan yang kita lakukan untuk Bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan menjelaskan secara teknis tapi saya ingin membikin anda optimis, husnudzon, gembira, dan percaya diri bahwa jangan khawatir Indonesia pasti akan berubah karena anda sudah lulus, tidak kalap, tetep sehat wal 'afiat, tetep menjadi manusia istimewa yang bisa duduk di sini berjam-jam dan di seluruh dunia malaikat-malaikat keliling ndak ada yang seperti malam ini, cuma di sini, mana mungkin Allah tidak menolong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini cahayanya mencorong ke sana. Malaikat sedang makan malam, "Ini cahaya dari mana? Oh dari TIM."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe Izroil, "Woh masih lama itu saya ambilnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara kita mengapresiasi beliau? Iya dengan cara kita. Tidak berarti malaikat makan malam bener. Terus makannya opo? Ketoprak? Ora. Itu cuma cara kita menghormati dan memesrai beliau-beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menugasi manusia macem-macem. Ada yang urusan pengobatan, urusan kasyaf (melihat ke depan), urusan mengidentifikasi kembali Bangsa Indonesia ini siapa? Penelitian dan sajarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang urusannya strategi teknis berskala regional, nasional, universal atau internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mohon ridho Allah supaya anda bergembira. Sesungguhnya seluruhnya akan memuara kepada gerakan-gerakan yang murni seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;USWATUN HASANAH BANGSA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus siap-siap karena sebentar lagi mau- tidak mau kita menjadi uswatun hasanah bagi negara-negara Islam Timur-Tengah. Satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sudah mengambil keputusan resmi akan niru Indonesia. Meskipun mereka salah persepsi. Kalo ngomong rumah, dinding, dan lain sebagainya Indonesia tidak pantas ditiru. Tapi yang mereka lihat adalah Arupadatunya Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun potensi dan prinsip dasar genekologi sampai kualitas iman dan ketahanan mental Bangsa Indonesia memang unggul di seluruh dunia sehingga mereka mengacu ke kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ini yang bisa mendapatkan berita seperti ini adalah para intelejen. Saya ingin katakan pada anda jangan khawatir semua lapor ke saya. Nasional maupun internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua akan terjadi gerakan-gerakan yang cukup besar di Indonesia yang menyangkut para koruptor, birokrasi yang tidak bener, mentalitas para pejabat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam konstelasi modal, kedaulatan, maupun keharusan menuju perubahan-perubahan konstitusi di republik ini. Termasuk salah sejarah, salah lahir, salah dukuni awale pien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengerjakan apa-apa kecuali, pertama, memelihara keyakinan umat dan rakyat bahwa anda ini disayang Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, anda akan melewati Maghrib. Itu kalo saya pake acuannya Ust. Nur Somad. Memang kita sedang kepincut Barat dan akan berakhir pada Maghrib kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan menemukan nasionalisme sejati dan kepercayaan diri sebagai bangsa. Saya akan terus mendapat laporan-laporan dari gerakan yang bermacam-macam. Dari yang sangat kebatinan sampe yang sangat politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya semua tetep harus dikonfirmasi oleh orang yang diserahi Allah. Sebab kalo tidak akan dis organize lagi gerakan-gerakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak akan mengulangi lagi orde baru atau reformasi. Kita akan menemukan satu dewan kenegaraan, dewan kebangsaan, dewan kerakyatan, dan dewan nasionalisme yang benar-benar baru lahir dan semoga oleh Allah diridhoi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah Maghrib kita lewati kemudian kita akan sholat malam dengan baik sehingga kita akan mendapatkan fajar hari dan matahari baru. Amin ya Robbal 'alamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRAJURIT SPIRITUAL KENDURI CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak perlu bernafsu, tidak perlu nyari-nyari apa itu sebenarnya, dan tidak perlu gimana-gimana. Pokoknya setia saja seperti ini. Cukup setia dan ini sudah cukup bagi Allah merupakan bukti bahwa anda melakukan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri anda sudah anda rubah. Metabolismenya sudah dirubah. Mana ada orang di dunia melanggar perintah dokter sampai pukul 01.00 WIB masih duduk dan belum ada rencana untuk berdiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah sangat revolusioner terhadap diri sendiri dan kita akan mengalami revolusi besar-besaran tapi dengan cara yang sangat fundamentalis dan sangat pondasil. Kalo menurut istilah Gus Candra, akan melewati evolusi tiga tahap yang kita lakukan selama tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sudah ada pekerjanya dan anda dipekerjakan Allah seperti ini. Anda yang bagian wiridan. Meskipun salah satu wiridannya iyo meso bara. Tapi karena mesonya berada pada tempat dan waktu yang tepat maka oleh Allah diapresiasi sebaik-baiknya. Meso itu ngentut lewat mulut. Keluarkan jangan sampe tidak dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama bisa astaghfirullah, subhaanallah, al hamdulillah, allahu akbar tapi kan ada yang tidak cocok nuansanya dengan allahu akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kadang-kadang keluar kalimat yang seperti itu karena memang estetika menjadi pertimbangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sendiri juga "memaki-maki" misalnya dalam firman-Nya yang berbunyi, "Tabbat yadaa abii lahabiw watabb."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Allah sesungguhnya kalo amarahnya seperti itu. Tapi Allah memberi contoh kepada kita, kamu masih hidup di tahap duniawi meskipun tujuanmu tetep akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wab taghi fiimaa ataakal laahu daarol aakhiroh dunia cuma berfungsi wa laa tansa, jangan lupa. Jangan cuma wiridan padahal di rumah istrimu tidak punya beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi temen-temen tolong optimis, gembira, dan peliharalah istiqomah anda dan saya sudah gembira karena di sini bukan jama'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak lagi melihat ini jama'ah. Ini adalah patriot-patriot kalau secara nasionalisme, adalah muballigh-muballigh kalo secara intisyaar ad dakwah (penyebaran dakwah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda adalah prajurit-prajurit dari prajurit spiritual cinta sampe prajurit bonek. Anda siap semua itu. Wiridan, gelut, dan pokoknya semua siap. Itukan ciri-ciri Kenduri Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOTI UNTUK GANDI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang duduk paling depan adalah yang belum dapet kerjaan. Yang paling depan lagi Gandi. Yang belum dapet istri sampe hari ini. Sebenarnya kita sudah merekayasa. Sudah ada calon istri yang kita doti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doti itu kekuatan spiritual Mandar. Itu kita bikin anak itu yang deketin Gandi. Dan, itu memang kita set up di ruang Imam Lapeo ada cewek deketin Gandi dan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah terjadi cuma terus bapaknya datang guede badannya. Terus calon menantu ketakutan. Ndak berani bapaknya seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak ne preman koyo ngunu gede. Padahal arekne ayu daketin Gandi, ia bertanya, "Namanya siapa mas?" Sampe dipegang tangannya terus foto berdua. Sudah dahsyat sebenarnya. Cuma karena dia belum lulus dotinya iya sudah biar dia belajar dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin kita juga masih ada ujian-ujian berikutnya. Ketika kita Ma'iyahan di Mandar tetep ada doti-doti berseliweran sehingga tengah malam saya mau-tidak mau berdiri dan keliling ke mana-mana akhirnya saya "ngamuk".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngamuknya dalam arti baik dan Cak Pudji menyaksikan betul bagaimana kita mencoba menolak semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya tahu mereka tidak bermaksud jelek. Mereka ingin memantapkan imamah yang sedang mereka percayai dan al hamdulillahi robbil 'alamiin seluruh rakyat Mandar dari yang politisi, rakyat kecil, pelantun sholawat, pekerja tenun, sampe yang pedagang-pedagang di pasar semua bersama-sama memaghribkan dan menuntaskan dirinya sehingga sekarang mereka mulai sholat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cak Pudji yang akan mengantarkan pagi hari Mandar yang baru. Karena Cak Pudji kita tugasi menangani sanitasi air bersih di sana dan nanti pemerintah baru akan jadi pengikut Cak Pudji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah Cak Pudji sudah melakukan penelitian oleh karena itu kita tidak ngurusin pengajian. Pengajian itu soal pelengkap penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang nomor satu adalah memperbaiki kehidupan sesuai dengan yang Allah sediakan dan itu sudah dilakukan Mas Toto dan Cak Pudji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KIAI REVOLUSIONER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Toto sekarang betul-betul menjadi kiai. Dengan perkembangan sangat revolusioner. Tidak pernah saya sangka dia sudah sama saya sejak di Kedung Ombo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejar-kejaran lawan tentara dan tidak pernah saya tanyakan agamanya? Akhirnya Allah kasih hidayah dia dan dia adalah orang yang umrohnya, menurut saya, rapotnya tertinggi selama umroh bersama Kiai Kanjeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe-sampe Allah dikasih bonus oleh Mas Toto. Sampe Allah kesulitan berterima kasih. "Wong kamu saya suruh sa'i cuma 7 kali kamu kok 14 kali?" kata Allah sambil "ketawa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kita orang yang pertama kali sholat di depan Ka'bah cuma Toto. Ia berkata, "Sebentar, saya hanya sholat kalo langsung di depan Ka'bah" dan ia lulus. Terus dia sholat di Mesjid Ka'bah. Menurut hadits nilainya seribu sehingga dia punya jatah ndak jum'atan kira-kira 20 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIGA FIRMAN TUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katup secara akademis bermakna, pertama adopsi, kedua adaptasi, dan ketiga kreativitas. Atau produksi dan reproduksi. Anda mau mengambil saja, ngambil lalu diolah, atau bikin sendiri. Begitulah hidup ini. Tinggal pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo bahasa ushul fiqih-nya pilih ijtihad, ittiba' atau taqlid. Yang terjadi pada kita adalah taqlid. Kita bikin negara, hukum, atau pemilu taqlid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kita taqlid. Bahkan ittiba' saja tidak apalagi ijtihad. Itu maksud Mas Toto. Itu prinsip pertama. Toto selalu menghindari penggunaan istilah-istilah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah punya tiga informasi, firman, atau ayat. Informasi pertama adalah alam semesta. Fil aafaaqi. Aafaq itu jama' dari ufuk terus wa fii angfusikum dirimu adalah ayat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor tiga ayat-ayat qouliyah, literer, atau kata-kata. Yang harus kita ketahui dari tiga macam ayat ini ada dua: pertama, ketika Rosulullah disuruh membaca oleh Jibril iqro. Itu belum ada Quran, Injil, atau apapun yang tertulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang harus dibaca menurut tafsir Mas Toto adalah Muhammad disuruh membaca alam dan manusia. Baru dikonfirmasikan kepada al Quran yang oleh Allah dicicil berdasarkan kasus pembelajaran alam dan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya yang kedua tidak ada nabi-nabi di seluruh dunia dari zaman Nabi Adam sampe Muhammad hidup berdasarkan al Quran. Ndak ada. Jangan lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad ndak pernah baca Quran. Dia cuma menyampaikan ayat secara bertahap, ngumpulinnya kelak setelah periode Utsman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Rosulullah nggak pernah ngadepin al Baqoroh. Isa, Musa, IbrohiM, Yunus, Yusuf, apalagi Adam ndak pernah baca Quran! Ngerti! Goblok ke arek-arek iki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka ndak pernah baca Quran dan tidak ada nabi atau rosul yang dididik dengan Quran dan Hadits. Goblok ke arek-arek. Sampe-sampe kiai di Jawa Timur saking pusingnya sama gobloknya umat dan ulama, kata dia, "Maka Allah menurunkan kure-an. Digae ngure-i kupingmu itu loh. Kure-an jadi ditafsirkan dewe . Quran ditafsirkan kure-an, alat ngure-i."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud Mas Toto begitu. Dia mengatakan, "Pelajari alam dan manusia dulu baru konfirmasi ke Quran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya Orang Jawa, Sunda, Madura, Batak, Bugis, Mandar, Toraja, atau Tolaki mampu menciptakan rumah dengan tiangnya, mereka punya ide puasa, sunat, atau zakat tanpa agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma kalo bikin kuncup, cungkup, atau kubah rumahnya harus Allah langsung. Itu yang disebut agama (informasi-informasi goib yang anda tidak mampu mencapainya dan menyelidikinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya Allah 99 watak-Nya serta icon utama-Nya Rohman dan Rohim. Itu ndak bisa kita rumuskan dan sepakati. Yang ada Allah langsung kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah bikin malaikat, jin, manusia, dan makhluk ini, ini, dan ini dengan sifatnya ndak bisa diriset. Itu gunanya al Quran literer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada al Quran kauniyah yaitu daun, pohon, laut, gunung, tambang, dan manusia yang mengolah alam. Itu firman Allah jenis pertama dan kedua. Fil aafaaqi wa fii anfusikum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pasca Muhammad lupa alam dan kehidupan. Akhirnya berangkat hidup berdasarkan atau dimulai dari ayat-ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya kalo ayat-ayatnya pas. Wong hidup tidak dimulai dari ayat. Bayi lahir bisa baca Quran berapa tahun? Terus selama dia belum bisa baca Quran dia memulai hidupnya dari apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran bukan tempat keberangkatan. Tempat keberangkatan itu tafsirmu terhadap alam dan kehidupanmu sendiri. Cari Allah sendiri melalui nuranimu. Man 'arofa nafsahu faqod 'arofa robbahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran tidak menjelaskan kaefa ta'rifu nafsaka.Fa tsumma ta'rifu robbaka. Itu yang dimaksud Mas Toto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut mengatakan, Muhammad tidak dididik Quran dan Hadits. Mosok Muhammad dididik Hadits? Wong Hadits dari Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena apa? Karena ayat Allah itu anda sendiri. Nguyu atau kencing itu ayat Allah. Semua ayat Allah dan Allah tidak pernah berhenti berfirman karena firman Allah terus muter, berlangsung, tidak pernah tidak, tidak pernah berhenti, dan tidak ada satu detik tanpa ayat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat itu bukan yang utama pake kata-kata. Anda tahu sendok? Wong Jowo , Sunda, atau Indonesia menyebutnya sendok. Kapan sendok disepakati sebagai sendok? Nggak tahu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak anda perkirakan berapa puluh tahun dibutuhkan suatu masyarakat untuk menyepakati bahwa ini bernama sendok? Butuh waktu lama kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIN SYAMSU DIN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah jelas Muhammadiyah sekarang meresmikan rokok. Maka memilih ketuanya, Din Syamsu Din? Nanti kalo ketemu bilang sama beliau, Mas Din Syamsu Din?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu namanya Arupadatu. Maksud-maksud Allah yang sangat tersembunyi. Baru sekarang anda menyadari itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa pimpinan Muhammadiyah itu Din Syamsu Din? Karena kalo pake estetika membacanya harus jelas. Di mana dia dipengkal, naik, atau turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya membaca bukan Din Syamsudin. Itu salah. Cara membacanya jangan pake politik atau orasi. Tapi pake kebudayaan dan kesenian. Din Syamsu Din?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embat-embatan sama Orang Ma'iyah. Twitter hancur lebur. Kalo perlu tulis di status Twitter...Din Syamsu Din?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASAL MULA SEGALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengatakan: Wa 'allama aadamal asmaa-a kullahaa tsumma 'arodhohum 'alaal malaaikati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengajarkan nama benda-benda kemudian asisten dosen-Nya yang namanya malaikat nge-cek Adam sudah hafal belum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ingin saya katakan sama anda,  kata-Kata dan nama benda yang mana yang diajarkan Allah kepada manusia? Wong kata itu hasil dari kesepakatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambut, brongos, alis, idep, jenggot, dan satu lagi disebut? Ndak tahu kalo Bahasa Arabnya apa? Tapi kalo Bahasa Indonesianya sebuah benda, punya nama berbeda berdasarkan tempat dan fungsinya, dan ndak boleh dibolak balik. Kalau di Jawa Timur....Jember Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu kan ghoib. Allah mengajarkan nama benda-benda. Kalo begitu siapa yang menentukan? Wong dalam kebudayaan dan ilmu pengetahuan sepakat 100% nama benda itu berdasarkan konvensi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndak ada nama benda lahir tidak dari kesepakatan masyarakat. Kalo begitu yang diajarkan Allah ke Adam nama apa? Di situlah asyiknya! Di situlah pertanyaan yang membuat kita ini hidup dan terus berijtihad. Ini yang ditemukan Kiai Tohar (Toto Rahardjo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Ainun Nadjib.&lt;br /&gt;Ditranskrip oleh: Mohamad Istihori.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3221833343542257448?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3221833343542257448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/10/bangsa-penunggu-maghrib-edited.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3221833343542257448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3221833343542257448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/10/bangsa-penunggu-maghrib-edited.html' title='Bangsa Penunggu Maghrib (Edited)'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6688797854168511969</id><published>2011-10-17T03:02:00.000-07:00</published><updated>2011-10-17T03:02:05.889-07:00</updated><title type='text'>Bangsa Penunggu Maghrib</title><content type='html'>Bangsa Penunggu Maghrib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Transkrip Kenduri Cinta Agustus 2011)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maghrib itu hanyalah salah satu fase dari siklus lulus-tidak lulusnya kehidupan manusia. Kalau dia lulus al hamdulillah, dia tidak lulus dia tetap ditolong oleh Allah untuk mengerjakan Maghribnya setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lihat tadi iya, penanya-penanya itu tadi masya Allah, anda semua sudah pantas menjadi narasumber di manapun, sehingga di manapun anda bisa bikin Kenduri Cinta di semua tempat yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti anda akan memperjelas bahwa diri anda ini bukan hanya Penunggu Maghrib. Anda ini sedang mengerjakan Maghrib juga masing-masing. Maghrib itu bukan sesuatu yang jelek. Memang harus kita lewati ini. Masyrik wal maghrib ini harus kita lewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti proyeksi politiknya bagaimana. Proyeksi zamannya bagaimana. Proyeksi teknis kenegaraannya bagaimana. Nanti kalau sempat kita bisa omongkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seperti kalo saya pakai istilah beliau tadi: anda datang ke KC duduk saja di belakang, mendengarkan saja tidak usah ikut ngomong. Itu anda sudah menjadi Pekerja Maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah mendapatkan hak dari Allah untuk ditolong. Karena anda pasti datang ke sini ada yang karena kesedihan melihat Indonesia, ada yang karena keprihatinan, ada yang karena mencari harapan, ada yang karena mewujudkan syahadat sebenarnya anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh saya ini bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu Rosulullah, Muhammad itu mandataris-Nya, Rosul-Nya, utusan-Nya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok kehidupan kayak begini? Kok tidak sebagaimana seharusnya yang bisa diterapkan oleh perwujudan dari kesaksian itu? Anda tok itu saja sudah membuat Allah bertanggung jawab dan akan menolong anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama pertolongannya pribadi, keluarga, kemudian kemasyarakatan, dan kenegaraan. Jadi kalau nanti kemudian anda hidupnya lebih mudah al hamdulillah. Kalau tidak lebih menjadi mudah al hamdulillah juga. Karena jangan dihitung akhirat dengan teori dunia. Karena selalu wa lalaakhirotu khoerul laka minal uulaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ngomong surga. Anda ngomong neraka. Anda ngomong sholat daim atau sholat mendirikan, apa mengerjakan segala macam. Karena Tuhan berkompromi agar supaya anda mendapat pemahaman secara dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena anda masih harus hidup di dunia. Tapi sesungguhnya seluruhnya nanti anda akan pahami secara akhirat dengan pemahaman yang sama sekali baru yang sekarang sejumlah orang mulai mengetahuinya tapi kebanyakan orang tidak akan pernah mengetahuinya. Kan gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo nanti anda besok dagangnya lebih laris, bos lebih suka sama anda, dan anda sendiri meningkat jadi bos, atau apapun perkembangan hidup anda al hamdulillah. Kalo ndak iya nggak masalah juga karena hitungannya dunia-akhirat. Bukan dunia tok. Bukan akhirat tok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ada Seorang Muslim-Muttaqiin, seorang yang bertakwa kepada Allah di sampingnya ada orang yang kafir kepada Allah sepanjang hidup dan kedua-duanya dikasih tahu Malaikat Izrail, "Segera kamu berdua secara bersamaan akan saya ambil nyawa kamu dan sekarang pada saat terakhir ini kamu silahkan minta apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Muslim minta, "Iya sekali-kali saya sudah hidup berprihatin selama hidup ini mbok saya dikasih Kijang Innova-lah untuk anak-anak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah sholat ndak karu-karuan. Iya sholat lima waktu, iya sholat daim, iya sholat macem-macem sudah saya lakukan iya sekarang saya mintalah sekali ini Kijang Innova. Iya jangan Avanza-lah yang agak naik sedikit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus yang kafir, yang satunya, meminta lagi permintaannya mengklimakkan tradisinya yaitu minum sebanyak-banyaknya, berfoya-foya sehingga dia minta sama Tuhan, "Tolong kasih saya minuman yang melebihi Vodca, yang melebihi Wiski, melebihi arak, melebihi opo jenenge? Karo Jogja opo iyo? Ciu. Pokoknya yang rasanya lebih dari itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Izroil bilang sama atasannya, Jibril AS. Iya Jibril langsung melaporkan kepada Allah, "Iya Allah ini ada dua orang, yang satu muttaqiin. Yang satunya lagi kafir meminta kepada-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengabulkan permintaan yang kafir dan menolak permintaan yang muttaqiin dengan mengatakan, "Oke yang kafir saya kabulkan. Yang muslim tidak saya kabulkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita melihatnya secara dunia, "Loh bagaimana sih nih? Ini kafir habis-habisan minta minuman lebih dahsyat dikabulkan sama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang muslim, yang sudah prihatin sampe ngiler, nyambut gae bongkrat-bangkrut nggak karu-karuan. Sekedar cuma minta Kijang Innova ndak terkabul. Kok sama dengan Rendra nasibnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo anda pake perhitungan akhirat, "Loh memang Si Kafir ini minta apa saja dikabulkan oleh Allah karena akan dihabiskan. Karena jangan sampe dia punya investasi baik apapun di akhirat. Karena dia nanti 100% jadi penghuni neraka. Jadi dihabisi sama Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara yang mukmin, "Jangan kamu ambil kenikmatan apapun di dunia karena kenikmatanmu kelak itu akan kamu peroleh bersama-Ku nanti di surga jannaatun na'iim. Kan begitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo besok anda dagangnya agak kurang laris cara berpikirnya akhirat. Kalo dagangnya laris lalu cara berpikirnya dunia. Tinggal begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hidup ini, bahagia atau tidak tergantung maqom fikriyah anda. Tergantung cara anda melihatnya. Kan begitu.&lt;br /&gt;Jadi kalau istilahnya Candra itu memang orang yang keduniaannya itu tidak unggul sesungguhnya dia menyimpan pondasi keakhiratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo menyanyangi, mencintai wanita berdasarkan keduniaan saja, dia mungkin akan mendapatkannya. Tapi kalo dia juga mempertimbangkannya secara akhirat dia akan mendapatkan rahasia-rahasia yang tidak akan bisa dibuka oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi temen-temen sekalian menurut saya, saya sangat optimis, ini Indonesia memang sudah akan Maghrib dan anda adalah pekerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, anda ngggak perlu ngapa-ngapain. Kalo anda cara berpikirnya Indonesia dan dunia kan nggak ada gunanya KC ini. Nggak jadi parpol, nggak jadi gerakan demonstrasi untuk mendesak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Nazaruddin sakit stroke mulutnya menjadi agak kurang lancar, terus kalo minum terus sekarang dia datang, selalu kalo kan Anas kan, si Nazar-kan punya, kena stroke kecil sehingga dia nggak bisa ngomong lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo dia minum, "Anas...Anas...Anas." Sukar mengatupkan bibirnya di depan. "Panas...Panas...Panas." Itukan orang normal. Dia kan sudah agak celat. Jadi, "Anas...Anas...Anas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi temen-temen sekalian kalo kita mikir secara ilmu politik normal keduniaan ini di KC nggak ada gunanya. Tapi kalo anda melihat bagaimana Allah itu begitu murahnya sama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka anda duduk tok di sini atau tidur deh. Tidur aja itu ndak masalah. Anda datang ke KC tidur itu sudah antisipasi, sudah mendapat hak dari Allah untuk diperbaiki hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan dipikir yang mengerjakan Maghrib ini cuma kita-kita saja. Semua...Allah sudah pasang. Nah Allah memasang orang, memasang kelompok, memasang auliya, memasang siapapun pekerja-pekerja, kepala-kepala dinas itu dengan rahasia-Nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya bisa katakan sama anda dan saya sudah puluhan kali mengatakan sama anda, kita akan segera mengalami Maghrib. Dan, Maghrib itu bukan sesuatu yang jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang wingit. Wingit itu artinya santet-santet itu iya berkeliarannya menjelang-menjelang Maghrib, abis-abis Shubuh, menjelang-menjelang Shubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ manusia sedang berada pada momentum pancaroba sehingga ada kecenderungan menjadi agak lemah mentalnya, agak menjadi berkurang daya intelektualnya, dan menjadi agak buram spiritualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga orang menjadi agak mudah dipengaruhi pada saat-saat itu dan mudah ditembus oleh macam-macam pada momentum-momentum suruf atau Maghrib itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo Maghrib-Masyrik kan itu memang tradisi sunahnya Allah. Jadi nggak ada masalah. Iya Shubuh. Abis itu Dzhuhur...(Emha 1 End)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Abis itu Maghrib. Setelah Maghrib kan ada Isya. Setelah Isya kan ada keindahan sholatul lail, ada keindahan macem-macem. Kan gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda tidak perlu panik dengan Bangsa Penunggu Maghrib. Inikan memancing saja menurut saya temen-temen. Karena sesungguhnya anda adalah Pekerja Maghrib. Dan, di luar anda jangan dipikir di Indonesia nggak ada yang mengerjakan Maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengerjakan Maghrib. Dan, ada juga yang pekerjaannya pekerjaan strategis sungguhan di Indonesia ini. Jadi anda tenang aja gini nggak ada masalah. Karena ada pembagian tugas. Mau-tidak mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ndak perlu kasih ayat baru. Cukup ayat di al Quran dan yang sebelumnya itu sudah cukup karena...itu sama dengan gini loh...kun fayakuun...kun fayakuun...itu Allah menciptakan sunah dan hukum alam sedemikian rupa dan itu berlaku sampai berakhirnya hidup di dunia dan untuk supaya anda beol nanti malam, abis sahur itu Allah ndak perlu kun fayakuun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hayo ngising!" Nggak. Itu sudah otomatic. Sama dengan Amerika, itu seberapa besar pengaruhnya di sini tidak harus setiap saat menciptakan strategi, rekayasa, dan seterusnya. Tidak harus. Karena sudah otomatic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah menjadi bagian, otomatic, dari Sunah Allah. Semakin anda melakukan...yang beliau mengatakan tadi sholat abadi tadi maka semakin tradisi yang berlaku pada diri anda itu akan merupakan Kehendak Allah dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan masalah manusia kan cuma bagaimana memperpendek dia dengan kehendak-Nya Allah. Semakin kehendak anda...sesuai atau kondusif atau compatible dengan kehendak Allah maka Maghrib dan tidak Maghrib menjadi masalah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah Maghribnya manusia itu ada yang lamban, ada yang cepet. Nah untuk orang Indonesia itu Maghribnya lamban sekali. Apa yang di bangsa lain sudah busuk di sini belum busuk. Karena kita sangat pandai terhadap kebusukan. Karena kita sangat bisa hidup dalam penderitaan. Kita sangat bisa hidup dalam kebusukan. Kita bisa...kita memiliki kemampuan mental untuk bergembira di dalam penderitaan. Kan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Bangsa Indonesia ini untuk dihancurkan lama banget waktunya dan tidak akan pernah bisa hancur karena anda memang di set-up Allah untuk menjadi calon pemimpin sebentar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari kita akan diembargo oleh Amerika dan itulah rizki terbesarnya Indonesia. Anda akan diembargo dan setelah itu anda mengumpulkan duit banyak-banyak di antara anda sendiri karena anda akan punya kemampuan baru untuk menjadi bangsa yang mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiga tahun kemandirian itu akan menciptakan satu kebangkitan nasional yang kedua. Akan menciptakan proklamasi yang sejati dan setelah itu dunia akan kagum sama anda karena anda tidak akan pernah menjajah dunia karena anda ini orangnya sangat sayang sama orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia itu bangsa yang pemurah, ngalah, tidak akan pernah mau jadi juara dunia sepak bola. Iya gimana orang kita sangat ngalah. Gila apa...bayangkan Eropa sudah hebatnya kayak gitu masa kita biarkan mereka kalah oleh kita. Nggak dong kita kan sudah tinggi peradabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan orang yang senang menikmati penderitaan orang lain. Bayangkan menderitanya Messi kalau Argentina sampai kita kalahkan. Jangan sampai menang! Ini soal sepak bola. Tapi ini serius temen-temen sekalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda harus percaya bahwa anda ini cikal-bakalnya seluruh peradaban. Anda ngomong apa? Anda ngomong pertanian? Iya mbahnya pertanian iya Orang Indonesia, Orang Nusantara, terserah mau disebut Sunda, disebut Jawa, disebut Atlantis, mau sebut Lemorian, mau sebut Tarangka. Mau sebut...terserah tapi pokoknya mbahnya iya anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ngomong pelaut, anda ngomong teknologi kapal, anda ngomong...03:57...(Emha 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 21_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...penguasaan maritim iya mbahnya kita. Kalo anda ngomong strategi politik dan bagaimana political coolness, bagaimana seorang pejalan dan pelaku politik memiliki hati yang sangat dingin, iya nggak ada yang ngelawan kita. Betul nggak? Kita sebenarnya memiliki kemampuan-kemampuan yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong kita sama mati aja santai kok. Ndak ada orang...siapa...Orang Indonesia kan kerjaannya selalu sama mati deket banget. Naik motor nyerobot-nyerobot. Kapan saja ada peluang nyerobot dia serobot. Kan gitu? Dan sebenarnya itu adalah taqorrub ilal maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, itu Bangsa Indonesia ndak ada masalah. Naik di menara memperbaiki kabel itu kalo di mana-mana kan kayak astronot. Pake kabel-kabel, pake tali. Di sini nggak kok. Naik, naik aja pake sendal jepit, kaos oblong, sambil ngempit rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita ini angsa besar. Bangsa yang sama kematian lebih besar. Sama kehidupan lebih besar. Kenapa bangsa-bangsa pada berebut minyak? Pada berebut segala macam? Karena mereka lebih kecil daripada dunia, mereka lebih rendah daripada kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ini ahsanit taqwiim dan jangan mau dipengaruhi oleh sistem apapun untuk menjadi asfala safiliin. Dan, untuk ahsanit taqwiim itu tetep Orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macet kayak gini nih kalo Orang Amerika itu sudah revolusi lima tahun yang lalu. Di Indonesia ndak ada revolusi karena mereka sangat mampu menikmati macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frustasinya sebentar aja. Setelah itu ketawa-ketawa terus bikin hadits palsu, "Apabila terdengar suara azan dari masjid dan suara sirine dari pusat-pusat informasi Romadhon tetapi orang-orang itu masih berada di kendaraannya masing-masing sehingga dia tidak bisa cepat membatalkan puasanya. Maka sungguh mereka termasuk golongan orang-orang...06:08...yang kena macet." HR. Rosul Rosuna Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana-mana orang harusnya revolusi. Iya ini ndak kok. Indonesia kok revolusi? Apa? Apa? Kurang penderitaannya kurang. Kalo cuma begini belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo untuk ma'rifatullah nggak perlu penderitaan. Tadikan beliau memberikan gambaran. Itu satu tafsir, satu model frame gitu iya. Cikini jalannya. Terus thoriqot itu syari'at-nya. Kalo cara berkendaraannya atau cara berjalannya itu thoriqot-nya. Kemudian tujuannya hakikatnya. Kemudian inti dari tujuan itu ma'rifat-nya. Kata beliau tadi kan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia itu juga tidak taat-taat amat sama struktur empat ini. Jadi kalo Orang Indonesia, "Mau ke mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh terserah-terserah gua. Hanya orang bodoh yang harus berjalan ke suatu tempat dengan tujuan. Saya nggak ada tujuan pun akan sampai kok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia kok disuruh taat sama Orang Arab. Ndak bisa! Orang Arab harus tahu tujuan. Orang Indonesia nggak tahu tujuannya bisa berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya agama apapun di Indonesia iya harus taat sama Orang Indonesia. Mau Hindu campur Budha iya dicampur di sini. Iya toh? Islam campur Budha, campur Hindu iya dicampur. Islam dicampur Kebatinan iya dicampur. Agama-bukan agama, iya bisa Orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia iyo dia sama Tuhan paling deket kok. Nanti kalo keliru tinggal bilang, "Sorry iya Tuhan iya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Indonesia ini bangsa yang betul-betul unggul temen-temen sekalian. Tetapi keunggulan itu termasuk hakiki, termasuk sunah dasar yang anda jangan tampak-tampakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di Borobudur namanya apa yang paling bawah itu? Yang nggak kelihatan? Arupadatu. Nah pondasi itu kalo di Budha namanya Arupadatu. Nah yang dipersoalkan seluruh manusia, yang didiskusikan di seminar-seminar, yang dikuliahkan di kampus-kampus semua itu Rupadatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah susahnya mereka tidak ingat bahwa sesungguhnya Rupadatu itu tidak berdiri tanpa adanya kejelasan Arupadatu. Dan, ini hanya ada di Indonesia ada begitu-begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Islam ke sini ditafsirkan oleh Orang Indonesia. Yang benar yang mana? Islamnya apa tafsirnya? Angel iki. Ada disiplin jangan sampai tafsir lebih indah daripada yang ditafsirkan tetapi sesungguhnya tetap thoriqot-nya, ma'rifat-nya, maupun syari'at, dan hakikatnya tetep pada akhirnya adalah ada di tangan kedaulatan manusia yang ahsanit taqwiim itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kalo ngomong sholat...loh semua yang anda omongkan kan berlakunya setelah Rosulullah berumur 53. Rosulullah selama separuh hidupnya lebih tidak pernah sholat lima waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosulullah kan tidak dididik seperti di SD Al apa? Al Amin, Al, Al opo pokoknya Al-Al lah. Kan pendidikannya selalu dididik dengan Quran dan Hadits. Lah tidak ada satu nabi pun di dunia yang dididik dengan Quran dan Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi sopo sing didik? Masa Nabi Muhammad dididik ngango hadistna dewe? Ndak ono ceritano. Nabi Isa ndak pernah sholat lima waktu. Nabi Yunus ndak pernah sholat lima waktu. Tetapi mereka melakukan sholat daim...(Emha 2 end)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma prosedur dan aturan teknis sholat setelah Rosulullah itu disesuaikan dengan struktur dan komposisi mental, moral, spiritualnya manusia zaman Muhammad dan sesudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dikasih sholat lima waktu. Meskipun asal-usulnya 50. Terus Muhammad...itu juga kan adegan yang lucu. Iya masa Tuhan bisa dinyang? Masa, "50!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus Musa ketemu Muhammad, "Mat gatel kaping seket Mat. Dapuran umatmu kaping seket opo? Kaping limo ojo dobol...dobol...dobol...kaping seket. Udah balik lagi sana ditawar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus Muhammad, "Nuwun sewu Gusti Allah saya diberi masukkkan oleh Nabi Musa bahwa umatku nggak bakalan kuat kalo harus 50 kali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Tuhan, "Iya Aku juga udah tahu. Tapi kamunya diam aja sih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Allah itu iya iseng-iseng. Diam-diam kok iya ngasih 50 padahal Dia juga sudah tahu. Mana bisa 50? Wong lima aja udah bikin chaos sosial kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu toko-toko sudah ribut sama karyawannya karena untuk Sholat Maghrib kan harus istirahat dan nggak diberikan waktu sama juragan-juragan di toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangin aja anda kerja di Pondok Indah Mall sembahyang 50 kali. Tuhan iya tahu itu. Dan, Tuhan memang iseng-iseng Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak kasih 50 jajal Muhammad." Muhammad... Karena dia Arabnya cuma separuh. Angel meneh iki. Info baru ini. Jangan bilang-bilang dulu iya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini saya belok sedikit karena saya terlanjur mengatakan...jadi Rosulullah itu kenapa ndak digambar wajahnya? Menurut saya karena tidak ingin menciptakan perdebatan-perdebatan yang berkepanjangan tentang antropologi dan sosiologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau nanti kelihatan wajah Muhmmad sejak awal tahu kita wajahnya bagaimana nanti lama-lama pada sekian era orang akan melihat, "Kayaknya bukan Arab asli nih orang." Gitu. Makanya terus ditutupi. Tidak digambar. Nanti malah akan ribut nggak karu-karuan. Itu alasan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tafsir saya iya. Ini benar atau tidak benar jangan tanya sama saya. Selidikilah dan risetlah. Kan gitu? Ne sampean riset insya Allah akan menemukan gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena klu atau tanda-tanda yang kedua bahwa Muhammad itu ahistoris dan tidak relevan bahwa dia Orang Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, soal gambar tadi iya. Nomor dua, mana ada Orang Arab lembut tutur katanya, lembut hatinya, penuh kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tanya sama sopir-sopir, nyuwun sewu iya, sopir-sopir taksi Jakarta ini mereka itu sudah semakin banyak yang sepakat, pokoknya kalo yang ngawe-ngawe di jalan itu Orang Arab mereka ndak akan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh opo toh Cak?" mereka bilang gitu iya Cak Pudji iya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waduh Cak angel iki Cak Pudji ngeludah semaunya saja. Cah...cuh...cah...cuh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argo dibantah karo Orang Arab. Jadi ribut karo supirne. Jadi kadang-kadang kentutnya bau banget...03:37...Kalo orangnya kayak gitu naikin Taksi Jakarta susah supirnya gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mustahil...Maka muncullah para habaib. Mereka Orang Syiria, Orang Yaman, Orang Hadramaut datang ke Mekah karena kagum mendengar, "Kok ada Orang Arab berprilaku dan bertutur kata selembut itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo jalan Rosulullah itu kan seperti orang menuruni bukit, wajahnya menunduk ke bumi. Dan, itu ndak ada sepanjang sejarah Orang Arab turunannya Nabi Ismail, maupun Yahudi turunan Nabi Ishak yang jalannya seperti itu. Semuanya kan Dursasono. Gradak...gradak...gradak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh ini kok ono Arjuna situ ini siapa? Kan gitu kan? Jadi aneh bahwa ada Orang Arab yang berprilaku seperti Muhammad. Maka muncullah para habaib sampai sekarang para habaib itu menyebar ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang nomor tiga, saya sudah tanya sama Pak Nursomad dan kepada temen-temen lain, "Ada tradisi bertapa nggak pada Orang Arab atau Yahudi? Syukur-syukur Orang Eropa, dan orang-orang lainnya?"...07:11...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad, 25_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/07:11...Ini nanti saya cuma meminta agar anda untuk meneliti iya. Bukan mempercayai saya iya. Menurut Ust. Nur Somad tidak ada tradisi bertapa. Lah kok ini ada satu orang kok suka menyepi di gua. Namanya Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, itu tidak pernah diberi contoh oleh bapaknya, neneknya, kakeknya. Semua tidak punya tradisi bertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahu saya para petapa itu hanya ada di negara-negara tropis dari India sampai Asia Timur. Lah kok ada satu Orang Arab bertapa ini? Kalo gitu ini pasti gennya agak tidak murni nih. Pasti ada campuran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Abbdullah-Abdul Mutholib mungkin memang murni Orang Arab. Tapi Siti Aminah ini orang mana ini aslinya? Kalo tidak bisa dan belum pernah ada riset mengenai Siti Aminah iya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke kalo gitu ini asal-usulnya Nabi Ibrohim punya istri seorang imigran. Namanya Siti Hajar. Kulitnya mateng coklat tua dan wajahnya agak tidak terlalu tajem-tajem seperti Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, itu memang didatangkan Allah untuk menghibur Nabi Ibrohim setahu saya. Untuk menghibur Nabi Ibrohim. Nah sampeyan tahu sejarahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, namanya Hajar. Hajar dalam Bahasa Arab batu. Mosok ada perempuan dikasih nama batu? Kalo Bahasa Jawa Ajar itu disebut Ki Ajar iya, Ki Hajar Dewantoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajar itu artinya orang yang menuntun atau orang yang mengajari. Kalo yang diajari kurang ajar maka langsung dihajar. Gitu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ajar yang pertama itu diajari dan dituntun tapi kalo yang diajari kurang oke maka berlaku makna yang kedua yaitu dihajar. Gitu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya agak curiga. Oh...kalo gitu memang agak anu iya kayaknya iya memang ada bau-bau iya kalo nggak Klaten, iya Solo, apa mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi tradisi berkelahi beliau bukan tradisi tinju. Rosulullah itu ndak suka bertinju dia sukanya gulat. Jadi kalo strategi bela dirinya Rosulullah itu kayak Steven Seegel menggunakan kekuatan lawan dan momentum. Main momentum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika ada salah seorang kafir yang mengejek-ejek dia gitu kan. Di awal-awal dakwah...Emha 3 End...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emha 4. WMA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...beliaukan dolan ke Ka'bah ngomong-ngomong tentang tauhid, tentang Allah yang sesungguhnya, dan seterusnya. Terus ada satu orang yang selalu lewat ngejek, "Tauhid nih yee!. Tiap hari gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sedang...Nabi Muhammad sedang...Muhammad sedang ngobrol sama siapa terus dia lewat, "Ehm...ehm...Tauhid...Tauhid..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama mangkel kan, "Duanco are-are." Gitu...lama-lama...langsung beliau berdiri, "Eh taruhan wis, duel kita. Kalo saya kalah saya akan berhenti berdakwah. Bismillah nuwun sewu nge. Tapi kalo saya menang kamu nggak perlu masuk Islam. Tapi kamu jangan ganggu saya lagi. Deal?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu deal...04:44...dia bilang, "Oke?" "Oke!" Rosulullah langsung nungkul mas. Jadi nungkul itu lehernya diginiin sit, sambil kakinya masuk diginiin set dikunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu persis begitu adegannya. Sekali lagi iya! Leher, kakimu maju set, banting set, jepit set...itu...itu... Silat Jawa itu. Silat Jawa kayak begitu itu. Nah ini monggo para peneliti. Saya nggak klaim nggak apa. Oke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belok ke dahan itu tadi untuk meyakinkan kepada anda bahwa ya Allah kita ini diberi kemurahan luar biasa oleh Allah. Bahkan para pekerja itu kalo kita nilai secara pondasi, secara akhirat itu tadi, secara hakiki iya pekerja itu bukan orang yang berpolitik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita kembalikan ke kebudayaan. Jangan dikira pelaku politik hanya anggota DPR dan anggota Parpol. Kan gitu gampangannya. Jangan dipikir pelaku kebudayaan adalah hanya seniman dan sutradara. Jangan dipikir pelaku dakwah hanya ustadz-ustadz dan kiai-kiai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua anda ini muballighiin. Anda semua da'i. Anda hidup baik-baik, dipercaya oleh tetangga itu sudah dakwah yang luar biasa dibanding anda ngomong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangin tadi sore itu saya sekilas nonton sinetron, ada anak kecil dua. Ada ustadz pake peci, "Rosulullah pernah mengatakan," Anak kecil itu yang ngomong, "Rosulullah pernah mengatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Tarmidzi." Arek cilik diomongi ngono. Sue-sue ono kucing lewat, "Yaa ayyuhal kucing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pentingnya ustadz di dunia. Kalo perlu ndak perlu ada ustadz di dunia. Yang perlu itu orang hidup jujur. Orang hidup beneran. Orang hidup istiqomah menjadi teladan bagi tetangga-tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo perlu nggak perlu ada yang nasehatin. Ndak usah ada SMS i'tikaf call, tahajud call. Aku sedang tahajud ada titit...titit..."Ayo sholat tahajud." "Dancok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedang sholat di SMS. Disuruh sholat. Kurang ajar arek-arek ini. Ini pemalas-pemalas di muka bumi nyuruh-nyuruh orang sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pikir yang di SMS dan di BBM sedang sholat. Iya opo arek-arek. Jadi aku akhirnya mangkel, "Nyuwun sewu Gusti Allah ini batal gara-gara kayak gini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tit...tit...tit...Tahajud call. Tahajud call. Isinya nasehat tiap hari. Ya Allah ya Robb ya Kariim...emang Muhammad kapan menasehati? Emang kapan nabi-nabi menasehati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi-nabi hanya menjawab dan memandu. Tidak tiba-tiba qoola. Mentang-mentang Romadhon qoola-qoola...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ya Allah kalo bisa ndak usah ada ustadz di dunia. Ndak usah ada kiai di dunia itu penghalang hubungan Allah sama hamba-hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sama kita jangan dihalangi siapapun. Rosulullah yang ada di depan kita dan dia duduk bersama Allah di hadapan saya ketika saya melakukan sholat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ada tokoh. Jangan ada ulama. Jangan ada siapapun menghalangi kemesraanku dengan Allah. Kamu harus punya harga diri seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo saya sholat karena Allah tidak karena kiai saya. Tidak karena ustadz saya...trotok...tok...tok...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya saya tidak mengurangi penghormatan saya kepada niat baik para ustadz. Cuma kadang-kadang beliau-beliau itu menghalangi hubungan kita sama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dipikir orang nggak ngerti. Orang sudah ngerti itu semua yang kamu omongkan. Dengan mudah toh baca hadits. Tinggal browsing Hadits Ibnu Majah keluar semua. Wis ngapain pake ustadz?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukhori-Muslim. Bukhori tok. Muslim tok. Iyo keluar semua sudah dengan mudah kok sekarang ini era informasi. Ngapain pake muter-muter lewat siapa-siapa...4/05:36...kan gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa itu kita kasih? Arek cilik belum bisa apa-apa. "Saudara-saudara!" Dobol arek-arek. Itukan sebenarnya lomba deklamasi. Cuma isinya deklamasi itu apa yang disebut dakwah. &lt;br /&gt;Dan, tidak boleh dakwah kok halus-lembut. Mesti orasi toh. Qoola rosuulul laah saw. Mesti ngene toh. Mesti nantang gelut. Semua dakwah-dakwah kita nantang gelut. Kecuali satu: jama'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah senengnya saya hidup di dunia ya Allah. Robbanaa maa kholaqta haadzaa baatilaa. Lucu-lucunya makhluk-Mu. Untung Engkau Maha Pengasih Maha Penyayang. Untung kami semua tidak Engkau izinkan untuk berputus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata para penulis syair: Yaa nafsu laa taqnatii indal latii 'aduma innal kabaairo fii ghufroonii kallamani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau yang pernah berbuat dosa sebesar apapun jangan pernah berputus asa. Karena seluruh tumpukkan-tumpukkan dosamu itu sebesar apapun dia akan cair dan dia akan menguap oleh dahsyatnya kekuatan ampunan Allah atas seluruh umat-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah mulai sa iki berbuat dosa sing wakeh. Kawinilah pelacur-pelacur. Karena itu kemuliaannya tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana hanya ingin menyakinkan anda semua eh yang bekerja untuk Maghribnya Indonesia...Maghrib itu... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 27_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...maksudnya kita akan mengakhiri semua ini dimomentum surup. Kemudian kita akan menikmati kontemplasi, kita akan menikmati merasuknya kembali nasionalisme yang sejati. Kita akan merasuk dan membangun kembali kalimat-kalimat yang salah dan do'a-do'a keIndonesiaan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan lagu-lagu kebangsaan yang salah akan kita dandanin. Nama Indonesia mungkin bisa kita rubah. Bendera Indonesia bisa saja kita rubah. Tapi kita akan punya Indonesia baru. Kita akan punya kebangkitan nasional kedua. Kita akan punya proklamasi yang diperbaharui. Seperti orang nikah diperbaharui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya kata Yon Kuswoyo tadi malam, saya silaturahmi ke Yon Kuswoyo, dia juga bingung ustadz, dia bingung, "Cak Indonesia itu di mana?" kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nggak bisa. Kata lagu nasional di sana kok. Di sanalah aku berdiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sa stadion, Di sanalah. Mana Indonesia? Mana? Lagu ne salah. Akhirnya Yon Koeswoyo, vokalis Koes Plus menyimpulkan, "Oh WR. Supratman itu waktu bikin lagu Indonesia Raya pas umroh. Jadi sambil thowaf itu, Di sanalah aku berdiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Owalah rek-rek untung Allah itu tidak memperhatikan kata-katamu. Tapi memperhatikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emha 5. WMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...niatmu. Jadi tetep disayang dan tetep dikabulkan. Nanti kita rubah iya ndak apa-apa, ndak kita rubah juga ndak apa-apa. Kita begini terus nggak apa-apa. Asalkan pondasinya kita perbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi oke kita pake saja frame tadi bahwa empat itu tidak merupakan stratifikasi. Tidak ada, "Woh ini udah ma'rifat rek, ma'rifat nggak perlu sholat."...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/00:28...naik haji di mana saja karena Baitullah itu di mana saja. Apa terus kalo anda keluar dari Masjidil Harom, dari Ka'bah yang disebut Baitullah terus anda meninggalkan Baitullah? Tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di mana pun anda bersujud di situlah Baitullah. Di situ adalah Rumah Allah. Di situ anda bertatap muka dan bertatapan wajah dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, jangan pake ilmu dunia. Sebab kalo pake ilmu dunia anda bingung. Kalo make ilmu dunia kan kapan Allah di depanmu menjadi antal laah, kapan Allah di sampingmu menjadi huwal laah, kapan di dalam dirimu menjadi anal laah. Tapi itu tetep hitungan dunia, teknis grammar, kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, kata ganti orang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus karena ada tiga berarti kita harus mengacu kepada angka. Kalo Gus Candra Malik mengatakan, "Ke manapun engkau berpaling di situlah Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus jumlah ne Allah piro? Rono Allah, rono Allah, rono Allah. Loh akeh temen Allah? Kan gitu akhirnya. Padahal Allah cuma satu. Di situlah kulit ari dari ghoib. Bahwa satu bisa mengepung satu triliun, bahwa satu mengepung semua. Kan ndak mungkin dalam ilmu dunia, ilmu matematika satu kok mengepung semuanya? Mestinya semuanya mengepung satu. Satu maling dikepung sepuluh orang. Kan gitu. Mosok, "Woh maling ne situ ngepung orang sekampung." Loh nggak iso. Nggak iso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu ilmu dunia. Maka kita ndak pake ilmu itu. Maka temen-temen sekalian mudah-mudahan dengan ini anda menjadi lebih yakin bahwa anda datang ke sini saja sudah merupakan pekerjaan di mata Allah, sudah merupakan amal sholeh kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, saya bilang sama Sabrang pada suatu hari di sebuah restoran di mana dia saya adili dan saya marahi dan saya menggunakan waktu itu sebagai seorang bapak yang memiliki hak untuk menempeleng anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena bapaknya seorang yang arif maka menempelengnya dengan cukup mengata-ngatai dia. Karena saya seorang bapak yang sangat pemurah dan tidak peduli dia mau mengabdi atau tidak aku tetep pemurah kepada dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hak-hakku tidak aku pakai. Aku hanya memberikan kata-kata yang tegas sama dia, "Brang atas setiap niat baik Allah pasti selalu bertanggung jawab. Kamu punya niat baik tok saja, terbesit saja dalam hatimu Allah tanggung jawab sama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan bekerja. Fa'aalul limaa yuriid. Allah Maha Bekerja atas apa yang Dia kehendaki dan apa yang Dia kehendaki tergantung kamu berkehendak apa. Kalau kehendakmu, niat baikmu itu cocok dengan kehendaknya Allah maka Allah akan menjadi pekerja utama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/03:20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...dari cita-citamu. Jadikanlah Allah menjadi pekerja utama. Jadikanlah Allah direktur utama hidupmu. Kan begitu temen-temen sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda semua yang datang ke sini tenanglah hatimu Indonesia akan berubah. Dan, ada yang bekerja untuk itu baik Bangsa Indonesia maupun makhluk-makhluk lain yang juga numpang hidup di tanah surga Republik Nusantara. Gitu iya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makhluk-makhluk lain sudah sering kita omongkan di sini. Ada kepala-kepala dinas yang ngatur hujan, ada kepala dinas yang memindah tsunami dari Laut Selatan ke Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang...macem-macemlah. Pokoknya Allah memberikan pertimbangan-pertimbangan dan Dia selalu menaikkan bintang-bintang dan menciptakan keseimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Was samaa-a rofa'ahaa wa wadho'al miizaan. Gitu temen-temen sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saya belokkan sekarang ke Ustadz Nur Somad, ke Cak Pudji, sama ke Kiai Nur PKI. Yang akhir-akhir ini kita gelari Kiai Tohar atau Kiai Toto Rahadjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dia sendiri menyebut dirinya Gus Dob. Karena semua orang pake Gus dia juga tidak mau ketinggalan. Dia juga namanya Gus Dob. Dob diambil dari kata dobol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ceritanya temen-temen sekalian. Ini biar cerita saja, Cak Pudji, Mas Toto, sama temen-temen sekitar 20 orang, 25 orang itu bertandang ke Sulawesi karena kita punya Jama'ah Ma'iyah yang sudah lama kita tidak kontak dan kita datangi yaitu di Daerah Mandar. Kira-kira 350 KM dari Makasar itu ngelewatin tempatnya beliau ini (Ust. Nur Somad) di Pinrang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kita di sana tiga hari dan kita lakukan segalam macem kemudian satu transfer nilai-nilai Ma'iyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor dua Cak Pudji dan Mas Toto yang memang bertugas utama di sana untuk melakukan identifikasi terhadap permasalahan-permasalahan di sana dan Mas Pudji sangat konkret, seluruh Desa Tinambung yang merupakan Pusat Kerajaan Balanipa di sana itu airnya bau semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi susah banget untuk mandi air bersih di sana. Jadi terus Mas Pudji punya tugas untuk menangani sanitasi dan sekarang sedang di proses dan nanti saya akan datang lagi ke Mandar kalo air sudah bersih dan sudah enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kemudian Cak Pudji melihat potensi-potensi yang dimiliki rakyat di sana dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita Ma'iyahan kita segala macamlah dan yang jelas kita makan sangat berlebihan untuk tiga hari itu. Bayangkan mas jam tiga pagi ada undangan untuk makan dan kita makan banyak dan itu sa rumah makanan kabeh. Pindah rumah panganan kabeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ada banyak cerita-cerita dan beliau nanti saya minta untuk cerita sambil kita kaitkan dengan..kita harus ciptakan Maghrib kita sendiri agar cepat kita Sholat Malam kemudian kita mendapatkan pagi yang ceria. Kan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dalam konteks Mandar saya kira sangat banyak Cak Pudji biar cerita termasuk Mas Toto dan saya sendiri ustadz, saya ingin melaporkan kepada anda, saya mendapat sapaan dari Allah yang menurut saya sangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begitu 30 menit kita mau sampai ke Tinambung kira-kira sampai di tempatnya Imam Lapeo, itu kira-kira 30 menit lagi sudah Pambusuan iya itu sampai di Tinambung itu kita mendengar kabar bahwa Munira, Munira itu anaknya Mas Amru, Mas Amru itu seorang Jama'ah Ma'iyah generasi pertama tahun 80-an di sana itu meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kami sampai di sana kita sholat-sholat, cuci muka, minum-minum kopi langsung kita ta'ziyah ke tempat Mas Amru yang anaknya meninggal. Besok paginya kita anter ke kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin katakan sama anda ini anak dulu waktu lahir...dia lahir saya datang jadi saya yang mengazani dia, Si Munira ini. Terus dia mati saya datang sehingga saya yang mengazani dia waktu dikuburkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kalo diatur dengan...gimana caranya mengatur ini supaya pas lahir dan pas mati. Kan angel ini mas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ndak bisa direkayasa mas. Jadi ya Allah, ya Robbi, ya Kariim masya Allah begitu  simplenya cara-Mu menunjukkan bahwa Engkau ada di antara kami, bahwa Engkau merihdoi kami insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa seluruh pergerakkan kita di Mandar di Sulawesi Barat dan lain-lainnya itu dikawal Allah, oleh hidayah-Nya, oleh perlindungan dan kontrolnya, serta kritik-kritik Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya tidak bisa menahan tangis juga mas. Bagaimana wong anak ini dulu lahir saya yang azaninya. Loh kan kalo saya terlambat sehari kan dia sudah terlanjur diazani orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo saya terlambat satu jam kan sudah terlambat saya. Ndak itu pas. Meninggalnya juga gitu. Menjelang saya masuk ke desa itu dia meninggal sehingga saya yang ngurusin. Gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Tuhan ini masya Allah kalo godain kita masya Allah. Ya Allah aku berlindung dari godaan-Mu sendiri ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi godaan Allah beda sama godaan setan. Sudah pasti godaan Allah godaan kreatif. Godaan untuk apa namanya? Godaan untuk taqorrub, godaan untuk menemukan kembali Allah di dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap orang harus menemukan Allah terus-menerus di dalam dirinya. Setiap orang harus menemukan Shubuhnya agar dia bisa menemukan Maghribnya dan hanya orang yang bisa menemukan Maghribnya yang akan menemukan Shubuhnya kembali. Kan begitu kira-kira kalo kita pake judul pada hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah Indonesia temen-temen sekalian sudah sangat dekat dengan Maghrib. Anda akan saksikan siapa yang akan jatuh. Anda akan saksikan siapa yang akan dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan saksikan siapa yang harus membayar banyak kepada keuangan Bangsa Indonesia. Anda akan menyaksikan berbagai macam strategi-strategi untuk supaya tetep selamat perubahan yang kita lakukan Bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan...(Emha 5 end) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 28_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emha 6. WMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...menjelaskan secara teknis tapi saya ingin membikin anda optimis, husnudzon, gembira, dan percaya diri bahwa jangan khawatir Indonesia pasti akan berubah karena anda sudah lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak kalap. Anda tidak...anda tetep sehat wal afiat. Tetep menjadi manusia istimewa yang bisa duduk di sini berjam-jam dan di seluruh dunia malaikat-malaikat keliling ndak ada yang seperti ini, malam ini, cuma di sini, mana mungkin Allah tidak menolong. Hanya di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ini cahayanya mencorong ke sana. Malaikat sedang makan malam, "Ini cahaya dari mana? Oh dari TIM." gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe Izroil gini, "Woh masih lama itu saya ambilnya, masih lama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya bagaimana cara kita mengapresiasi beliau? Iya dengan cara kita. Kan gitu kan. Tidak berarti terus malaikat makan malam bener. Terus makannya opo? Ketoprak? Iyo ora dong. Iya itu cuma cara kita menghormati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/01:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...dan memesrai beliau-beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen sekalian oke. Saya serahkan sekarang siapa yang pertama? Cak Pudji atau Mas Toto? Saya permonggokan, saya...oh Pak Nur Somad dulu al hamdulillahi robbil 'alamiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Allah itu menugasi macem-macem ustadz. Allah itu menugasi...ada orang yang urusannya pengobatan, ada yang urusannya kasyaf (melihat ke depan), ada yang urusannya eh mengidentifikasi kembali Bangsa Indonesia ini siapa? Penelitian dan sajarah, ada yang urusannya strategi-strategi teknis, ada yang berskala regional, ada yang berskala nasional, ada yang berskala universal atau internasional dan itu temen-temen sekalian saya mohon ridho Allah agar supaya anda juga ikut bergembira bahwa sesungguhnya seluruhnya itu akan memuara kepada gerakan-gerakan yang murni seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita harus siap-siap dalam waktu...(Emha 6 end).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 28_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emha 7. WMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...sebentar lagi. Mau tidak mau kita menjadi uswatun hasanah bagi negara-negara Islam Timur-Tengah. Satu. Karena negara-negara Islam Timur-Tengah sudah mengambil keputusan resmi bahwa mereka itu akan niru Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun mereka salah persepsi. Kalo ngomong rumahnya, dindingnya, dan lain sebagainya Indonesia tidak pantas ditiru. Tapi yang mereka lihat adalah Arupadatunya Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun potensi dan prinsip-prinsip dasar genekologi sampai juga kualitas iman dan ketahanan mentalnya itu Bangsa Indonesia tetep memang unggul di seluruh dunia sehingga mereka mengacu ke kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang bisa mendapatkan berita seperti ini adalah para intelejen. Dan, saya ingin katakan pada anda jangan khawatir semua lapor ke saya. Nasional maupun internasional. Gitu iya. Satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor dua ini akan, akan terjadi gerakan-gerakan yang cukup besar di Indonesia yang menyangkut para koruptor, menyangkut birokrasi yang tidak bener, menyangkut mentalitas para pejabat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam konstelasi modal, konstelasi kedaulatan, maupun keharusan menuju perubahan-perubahan konstitusi di republik ini. Termasuk salah sejarah, salah lahir, salah dukuni awale pien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengerjakan apa-apa kecuali memelihara keyakinan umat dan rakyat bahwa anda ini disayang Allah. Satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor dua anda akan melewati Maghrib. Itu kalo saya pake acuannya Ust. Nur Somad. Memang, memang kita sedang kepincut sama Barat dan itu akan berakhir pada Maghrib kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kita akan menemukan nasionalisme sejati kita, kita akan menemukan kepercayaan diri sebagai bangsa dan saya akan terus mendapat laporan-laporan dari gerakan-gerakan yang bermacam-macam dari yang sangat kebatinan sampe yang sangat politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya semua itu tetep harus dikonfirmasi oleh, oleh orang yang diserahi Allah. Sebab kalo tidak itu nanti akan dis organize lagi gerakan-gerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak akan lagi mengulangi lagi orde baru, kita tidak akan mengulangi reformasi. Kita akan menemukan satu dewan kenegaraan, dan dewan kebangsaan, dewan kerakyatan, dewan nasionalisme yang mudah-mudahan oleh Allah diridhoi bener-bener akan lahir baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah Maghrib kita lewati kemudian kita akan sholat malam dengan baik sehingga kemudian kita akan mendapatkan fajar hari dan matahari yang baru. Amin ya Robbal 'alamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah anda tidak perlu bernafsu. Anda tidak perlu nyari-nyari apa itu sebenarnya. Anda tidak perlu gimana-gimana. Pokoknya setia saja seperti ini. Cukup setia dan ini sudah cukup bagi Allah merupakan bukti bahwa anda sudah melakukan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong diri anda sudah anda rubah kok. Metabolismenya saja sudah dirubah kok. Mana ada orang di dunia melanggar perintah dokter sampai jam 01.00 malam masih duduk dan belum ada rencana untuk berdiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti anda sudah sangat revolusioner terhadap diri kita dan kita nanti akan mengalami revolusi besar-besaran tapi dengan cara yang sangat fundamentalis dan sangat pondasil. Kalo menurut istilahnya Gus Candra. Akan melewati evolusi tiga tahap yang kita lakukan dalam waktu tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu...tapi pokoknya sudahlah semua sudah ada pekerjanya dan anda memang dipekerjakan oleh Allah seperti ini. Anda yang bagian wiridan sebenarnya ini. Wiridan tok. Mesti salah satu wiridannya iyo meso bara. Tapi karena mesonya berada pada tempat yang tepat waktu juga oleh Allah diapresiasi  sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meso itu kan ngentut lewat mulut. Kan begitu kan. Keluarkan jangan sampe tidak dikeluarkan. Iya pertama bisa astaghfirullah, subhaanallah, al hamdulillah, allahu akbar tapi kan ada yang tidak cocok nuansanya dengan allahu akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kadang-kadang keluar kalimat yang seperti itu karena...7/04:28...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 29_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...memang estetika menjadi pertimbangan Allah. Kan gitu. Allah sendiri kan juga memaki-maki. Allah bahkan tabbat yadaa abii lahabiw watabb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Allah sesungguhnya kalo amarahnya seperti itu. Tapi Allah memberi contoh kepada kita, kamu masih hidup di tahap duniawi meskipun tujuanmu tetep akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wab taghi fiimaa ataakal laahu daarol aakhiroh dunia cuma berfungsi wa laa tansa, jangan lupa. Jangan cuma wiridan aja. Istrimu tidak punya beras. Gitu kan gampangnya gitu kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi temen-temen sekalian tolong optimis, tolong gembira, dan peliharalah istiqomah anda sekarang ini dan saya sudah gembira karena di sini bukan jama'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak lagi melihat ini jama'ah ustadz. Ini adalah patriot-patriot kalau secara nasionalisme. Ini adalah muballigh-muballigh...05:26...Kalo secara intisyaar ad dakwah, penyebaran dakwah-dakwahnya  dari Allah dan anda adalah prajurit-prajurit dari prajurit spiritual cinta sampe prajurit bonek. Anda kan siap semua itu. Siap toh? Wiridan iya siap. Gelut iya siap. Kan gitu kan. Nah itukan ciri-cirinya Kenduri Cinta. Opo ae ayo. Gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yang paling depan adalah yang belum dapet kerjaan. Yang paling depan lagi Gandi. Yang belum dapet istri sampe hari ini. Sebenarnya kita sudah merekayasa ustadz di...sudah ada calon istri yang kita doti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doti tadi itu kekuatan spiritual Mandar. Itu kita bikin anak itu yang deketin Gandi. Betul toh? Dan, itu memang kita set up, nanti di ruangnya Imam Lapeo ada cewek deketin Gandi dan terjadi deketin Gandi. Sudah terjadi cuma terus bapaknya datang guede begini. Nah terus calon menantu ketakutan. Loh ndak berani bapaknya seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh yo opo? Bapak ne preman koyo ngunu gede. Padahal arekne ayu daketin Gandi. Tapi namanya siapa mas? Gitu loh. Malah sampe dipegang tangannya terus foto berdua gitu. Sudah dahsyat sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya cuma karena dia belum lulus dotinya tadi. Iya sudah. Belajar dulu dia...06:53...dan ustadz kemarin kita juga masih juga ada ujian-ujian berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika kita Ma'iyahan begini di Mandar itu tetep ada doti-doti berseliweran sehingga jam tengah malam saya mau tidak mau saya kemudian berdiri dan saya keliling-keliling ke mana-mana akhirnya saya ngamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu ngamuknya dalam arti baik lah iya Cak Pudji iya. Dan, Cak Pudji menyaksikan betul bagaimana kita mencoba menolak semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya tahu mereka tidak bermaksud jelek. Mereka ingin memantapkan imamah yang sedang mereka...apa namanya?...yang sedang mereka percayai dan al hamdulillahi robbil 'alamiin seluruh rakyat Mandar dari yang politisi, sampe yang rakyat kecil, sampe yang pelantun sholawat, sampe yang pekerja tenun, sampe yang pedagang-pedagang di pasar semuanya bersama-sama untuk memaghribkan dirinya, menuntaskan dirinya, sehingga sekarang sudah, mereka sudah mulai sholat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, nanti Cak Pudji yang akan mengantarkan pagi hari Mandar yang baru. Karena Cak Pudji kita tugasi untuk menangani sanitasi air bersih di sana dan nanti pemerintah baru akan jadi pengikutnya Cak Pudji. Kan gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah Cak Pudji sudah melakukan penelitian oleh karena itu temen sekalian kita tidak ngurusin pengajian. Pengajian itu soal pelengkap penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang nomor satu adalah memperbaiki kehidupan sesuai dengan yang Allah sudah sediakan dan itu sudah dilakukan Mas Toto dan Cak Pudji. Dan, Mas Toto ini sekarang sudah betul-betul menjadi kiai. Dengan perkembangan yang sangat revolusioner dan tidak pernah saya sangka dia sudah sama saya sejak di Kedung Ombo dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejar-kejaran lawan tentara dan tidak pernah saya tanyakan agamanya apa? Akhirnya Allah sendiri yang kasih hidayah dia dan dia adalah orang yang umrohnya menurut saya rapotnya tertinggi selama dia umroh sama Kiai Kanjeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe-sampe Allah dikasih bonus oleh Mas Toto. Sampe Allah kesulitan berterima kasih. Wong kamu saya suruh sa'i cuma 1, 2, 3, 4, 5, 6, sampe 7 kali kamu kok sampe 14 kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah gimana wong mestinya tujuh kali dia 14 kali. Kok Allah ketawa dan di antara kita orang yang pertama kali sholat di depan Ka'bah cuma Toto tok. Kita kan sudah sholat dulu di sini. Baru sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndak Toto. Toto emang dari dulu. Sebentar saya hanya akan sholat kalo langsung di depan Ka'bah dan lulus itu. Terus dia sholat di mesjid kubah sehingga eh...(Emha 7 end).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emha 8. WMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...dia menurut hadits itu dia nilainya seribu sehingga dia punya jatah untuk ndak jum'atan kira-kira 20 kali mas...Allah...Allah...Oke Cak Pudji monggo diceritakan dan Mas Toto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...katup itu kalo secara akademis, satu adopsi. Nomor dua adaptasi. Nomor tiga kreativitas. Atau produksi atau reproduksi. Jadi anda mau mengambil saja atau mau ngambil terus diolah atau anda bikin sendiri. Kan gitu cuma hidup ini. Tinggal pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo bahasa fiqih-ushul fiqih-nya anda pilih ijtihad atau pilih ittiba' atau pilih taqlid. Yang terjadi pada kita adalah taqlid. Kita bikin negara pun taqlid. Kita bikin hukum taqlid. Kita bikin pemilu taqlid. Semua kita taqlid. Kita bahkan ittiba' saja tidak apalagi ijtihad. Itu maksudnya Mas Toto. Itu prinsip pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toto selalu menghindari, selalu menghindari penggunaan istilah-istilah itu supaya...seperti yang diomongkan tadi...Allah itu punya tiga informasi atau disebut firman atau ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang pertama adalah alam semesta. Fil aafaaqi. Aafaq itu jama' dari ufuk terus wa fii angfusikum dirimu ini adalah ayat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor tiga baru ayat-ayat yang disebut qouliyah atau literer yang pake kata-kata. Nah ini yang harus kita ketahui dari tiga macam ayat ini ada dua: yang pertama, ketika Rosulullah disuruh membaca oleh Jibril iqro. Itu kan belum ada Quran. Bahkan belum ada Injil atau apapun yang tertulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang harus disuruh baca itu menurut tafsir Mas Toto adalah Muhammad disuruh membaca alam dan manusia. Kan begitu. Baru dikonfirmasikan kepada al Quran yang oleh Allah dicicil berdasarkan kasus pembelajaran alam dan manusia tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya yang kedua tidak ada nabi-nabi di seluruh dunia dari zaman Nabi Adam sampe Muhammad yang hidup berdasarkan al Quran. Ndak ada. Jangan lupa. Muhammad ndak pernah baca Quran. Dia cuma menyampaikan ayat secara bertahap, ngumpulinnya kelak setelah periode Utsman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Rosulullah nggak pernah ngadepin al Baqoroh. Apalagi Isa. Apalagi Musa. Apalagi Ibrohim. Yunus. Yusuf. Apalagi Adam. Itu ndak pernah baca Quran! Ngerti! Goblok ke arek-arek iki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka ndak pernah baca Quran dan tidak ada nabi, tidak ada rosul yang dididik dengan Quran dan Hadits. Goblok ke arek-arek. Sampe-sampe ada kiai di Jawa Timur saking pusingnya sama gobloknya umat dan ulama-ulama kata dia, makanya Allah menurunkan kure-an. Digae ngure-i kupingmu itu loh. Kure-an jadi ditafsirkan dewe itu. Quran ditafsirkan kure-an, alat untuk ngure-i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maksudnya Mas Toto begitu. Kalo dia mengatakan, pelajari alam dulu dan manusia baru konfirmasikan ke Quran. Karena kenapa? Misalnya Orang Jawa, Orang Sunda, Orang Madura, Orang Batak, Orang Bugis, Orang Mandar, Toraja semua, Tolaki semua mereka mampu menciptakan rumah dengan tiangnya pun mereka mampu, mereka punya ide puasa tanpa agama, mereka punya zakat tanpa agama. Betul ndak?  Mereka punya ide sunat tanpa agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma kalo untuk bikin kuncupnya, cungkupnya apa namanya? Kubah di atas ini harus Allah langsung itu yang disebut agama. Yaitu informasi-informasi goib yang anda tidak mampu mencapainya dan tidak bisa menyelidikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya Allah itu 99 watak-Nya, bahwa Allah itu icon utama-Nya Rohman dan Rohim itu ndak bisa kita rumuskan dan kita sepakati. Yang ada adalah Allah langsung kasih. Bahwa Allah bikin malaikat, bikin jin, bikin manusia, bikin makhluk ini...ini...ini...dengan sifatnya itu ndak bisa...8/05:19...diriset. Itu gunanya al Quran literer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ada al Quran yang kauniyah itu namanya daun, pohon, laut, gunung, tambang, dan manusia yang mengolah alam itu. Itu firman Allah jenis pertama dan kedua. Fil aafaaqi wa fii anfusikum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah orang pasca Muhammad ini lupa pada alam, lupa pada kehidupan. Akhirnya berangkat hidup berdasarkan atau dimulai dari ayat-ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya kalo ayat-ayatnya pas. Wong hidup tidak dimulai dari ayat. Bayi lahir itu bisa baca Quran berapa tahun? Lah terus selama dia belum bisa baca Quran lah dia memulai hidupnya dari apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Quran bukan tempat keberangkatan, tempat keberangkatan itu tafsirmu terhadap alam dan kehidupanmu sendiri. Cari Allah sendiri melalui nuranimu. Man 'arofa nafsahu faqod 'arofa robbahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Quran tidak menjelaskan kaefa ta'rifu nafsaka. Tidak ada! Fa tsumma ta'rifu robbaka. Tidak ada! Ini yang dimaksud Mas Toto. Mas Toto itu pusing. Gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah terakhir sekali temen-temen sekalian. Jangan takut mengatakan bahwa Muhammad sendiri tidak dididik oleh Quran dan Hadits. Itu ndak usah takut. Memang ndak. Loh mosok Muhammad dididik oleh Hadits? Wong Hadits dari Muhammad itu. Moso ono pitik dididik oleh ndok. Angel iki. Jadi itu jangan takut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena apa? Karena ayat Allah itu anda sendiri ini ayat Allah. Kan gitu. Nguyu, kencing itu ayat Allah. Semua ayat Allah dan Allah tidak pernah berhenti berfirman karena firman Allah terus muter, berlangsung, tidak pernah tidak, tidak pernah berhenti, tidak ada satu detik tanpa ayat Allah. Kan gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma ayat itu bukan yang utama pake kata-kata. Nanti Mas Toto tolong teruskan. Kalo saya menjelaskan. Ini supaya yang dari pesantren ndak bingung To. Maka terpaksa saya pake Arab-Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terakhir. Anda tahu ini disebut sendok? Oke? Wong Jowo iyo sendok, Sunda iyo sendok, Indonesia sendok. Kapan disepakati bahwa ini sendok? Nggak tahu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke. Paling tidak anda perkirakan berapa puluh tahun dibutuhkan oleh suatu masyarakat untuk menyepakati bahwa ini bernama sendok? Butuh waktu lama kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan tidak bisa ada satu orang...misalnya Balai Bahasa mengatakan kalo efesien itu...opo toh? Sangkil. Kalo efektif mangkus. Ndak diterima sampe sekarang. Opo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah jelas Muhammadiyah ini sekarang meresmikan rokok. Maka memilih ketuanya...Din Syamsu Din? Nanti kalo ketemu bilang iya sama beliau...Mas Din Syamsu Din?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeneng no, nyeneng no. Itu yang namanya Arupadatu. Jadi maksud-maksud Allah yang sangat tersembunyi. Baru sekarang toh anda menyadari itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa pimpinan Muhammadiyah itu Din Syamsu Din? Karena kalo pake estetika kan membacanya harus jelas. Di mana dia dipengkal. Di mana dia naik. Di mana turun. Kan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah caranya membaca bukan Din Syamsudin...itu salah. Cara membacanya jangan pake politik, jangan pake orasi. Tapi pake kebudayaan dan kesenian. Din Syamsu Din? Ngono rek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embat-embatan sama Orang Ma'iyah angel iki. Twitter hancur lebur. Kalo perlu di Twitter statusnya kayak begitu...Din Syamsu Din?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad, 02_10_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...al hamdulillahi robbil 'alamiin. Ya Allah sampe lali aku wis nutup iki. Allah...satu kata tadi iya...kan Allah mengatakan: Wa 'allama aadamal asmaa-a kullahaa tsumma 'arodhohum 'alaal malaaikati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengajarkan nama benda-benda kemudian asisten dosen-Nya yang namanya malaikat nge-cek Adam sudah hafal belum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ingin saya katakan sama anda, itu kata-Kata dan nama benda yang mana yang diajarkan Allah kepada manusia? Saya tanya. Wong kata itu hasil dari kesepakatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini disebut rambut. Ini disebut brongos. Ini disebut alis. Disebut idep. Disebut jenggot. Terus disebut ... Ndak tahu kalo Bahasa Arabnya apa ustadz? Tapi kalo Bahasa Indonesia sebuah benda punya nama berbeda berdasarkan tempat dan fungsinya. Dan, itu ndak boleh dibolak balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di sini berarti jenggot, Meskipun kalo diselidki, diambil itu sama zatnya, sama strukturnya. Tapi karena tempatnya di sini dia jenggot, di sini idep, di sini alis, di sini brongos atau kumis, di sini rambut, satu lagi...di Jawa Timur....Jember Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu kan ghoib ustadz. Ghoib. Allah itu mengajarkan nama benda-benda kalo begitu siapa yang menentukan ...? Wong dalam kebudayaan dan ilmu pengetahuan sepakat 100% nama benda itu berdasarkan konvensi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndak ada nama benda yang lahir tidak dari kesepakatan masyarakat. Kan begitu. Lah kalo begitu yang diajarkan Allah ke Adam itu nama apa? Di situlah asyiknya! Di situlah pertanyaan yang membuat kita ini hidup! Dan, terus berijtihad...9/02:07...gitu loh temen-temen sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang sedang ditemukan oleh Kiai Tohar. Toto Rahardjo. To silahkan To. Jadi sekarang kalo sudah menyangkut turutan saya dikasih waktu dikit supaya yang dari pesantren tidak nanti pulang dengan, "Ora iso ngaji ndak ada pengajian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Mohamad Istihori)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6688797854168511969?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6688797854168511969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/10/bangsa-penunggu-maghrib.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6688797854168511969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6688797854168511969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/10/bangsa-penunggu-maghrib.html' title='Bangsa Penunggu Maghrib'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5527545826419817927</id><published>2011-09-01T06:44:00.000-07:00</published><updated>2011-09-01T06:44:29.974-07:00</updated><title type='text'>Puasanya Puasa II</title><content type='html'>Kamis, 01_09_2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasanya Puasa II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan perang Badar yang sangat dahsyat itu, Rosulullah langsung berdiri di hadapan para sahabat seraya bersabda, "Kita telah menyelesaikan jihad kecil (jihad asghor) dan sebentar lagi akan menghadapi jihad besar (jihad akbar)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat kebingungan, "Ya Rosulullah kami pikir perang Badar tadi adalah perang yang sangat besar, dahsyat, dan sangat berat. Lalu jihad akbar yang bagaimanakah yang engkau maksud itu ya Rosul?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosul menjawab, "Jihad akbar yang aku maksud itu adalah perang melawan diri sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin rohimakumul laah. Kita baru saja menyelesaikan ibadah puasa kewajiban selama satu bulan di bulan Romadhon. Puasa di bulan Romadhon itu sangat berat. Dari waktu Shubuh kita diwajibkan untuk menahan diri dari segala hal yang bisa membatalkan puasa yaitu makan, minum, dan hubungan suami-istri (jima`). Tapi selepas Romadhon ini kita akan berhadapan dengan puasa yang lebih berat dari puasa kewajiban Romadhon yaitu puasa kesadaran selama 11 bulan setelah Romadhon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa kewajiban adalah puasa satu bulan penuh di bulan Romadhon dan kita "hanya" menahan lapar, haus, dan jima`. Sedangkan puasa kesadaran adalah puasa dalam arti puasa yang seluas-luasnya yang kita lakukan di 11 bulan di luar Romadhon dan memang bukan menahan lapar, haus, dan jima`.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa kesadaran adalah puasa yang kita lakukan untuk menjaga kedekatan kita dengan Allah SWT. Puasa kesadaran adalah kita menahan diri dari segala yang diharamkan atau dilarang Allah SWT. Dan, ini pastinya bukanlah hal yang mudah. Apalagi banyak golongan yang menganggap kalau sudah keluar dari bulan Romadhon maka semua dosa bisa kembali dilakukan. Kemaksiatan bisa kembali dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jangan heran kalau tempat-tempat kemaksiatan dan pelacuran hanya tutup selama Romadhon dan buka kembali segera setelah Romadhon meninggalkan kita. Puasa kesadaran menjadi puasa yang sangat berat untuk kita jalankan karena hampir ketika semua orang bisa merasa bebas sebebas-bebasnya ketika keluar Romadhon kita justru dengan kesadaran yang kita miliki harus tetap menahan diri kita untuk tidak melakukan dosa, kemaksiatan, dan segala hal yang diharamkan oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Mohamad Istihori)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5527545826419817927?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5527545826419817927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/09/puasanya-puasa-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5527545826419817927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5527545826419817927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/09/puasanya-puasa-ii.html' title='Puasanya Puasa II'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7429553119343348217</id><published>2011-05-23T22:28:00.003-07:00</published><updated>2011-05-23T22:28:55.999-07:00</updated><title type='text'>Suami Ideal</title><content type='html'>Senin, 25 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami Ideal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama menjalin rumah tangga, siang hari ini Mat Semplur (MS) kembali bersua dengan guru besarnya, Kiai Jihad (KJ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kabar rumah tanggamu kini?" tanya KJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Al Hamdulillah Kiai sampai hari ini kami terus-menerus untuk belajar saling memahami, mengerti, dan memberi." jawab MS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MS merasa saat ini adalah merupakan saat yang tepat untuk curhat atau konsultasi kepada KJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Kiai menurut anda bagaimana sih caranya menjadi suami ideal?" tanya MS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk menjadi suami ideal itu bisa dibilang susah-susah gampang. Perbandingan susah dengan gampangnya dua banding satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan gampang-gampang susah, yang perbandingannya susahnya satu sedang gampangnya dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi emang susah jadi suami ideal itu. Butuh keluasan ilmu, kelapangan hati, dan kejembaran perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami ideal itu bukanlah seorang lelaki yang OmDo (Omong Doang) atau NATO (No Action Talk Only).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami ideal adalah pelaku utama dari setiap kebaikan dan kebenaran yang ia ajarkan kepada istri dan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami ideal adalah pihak yang merasa paling berdosa kalau ia melanggar larangan-larangan yang ia tetapkan kepada istri dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka cintailah istrimu seutuhnya. Cintailah segala kekurangannya sebagaimana kau mencintai semua kelebihannya. Terimalah ia apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah berhenti, jangan pernah menyerah, dan jangan pernah merasa lelah untuk terus-menerus belajar memahami jiwanya, keinginannya, cita-citanya, dan segala harapan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandai-pandailah berterima kasih padanya sekecil apapun kebaikan yang ia lakukan untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah untuk senantiasa memaafkan kesalahannya sebesar apapun kesalahan yang ia lakukan terhadapmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin istrimu menjadi seorang pembelajar kehidupan maka kamu haruslah yang pertama mempelajari kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa tips KJ kepada MS untuk bisa menjadi suami yang ideal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7429553119343348217?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7429553119343348217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/suami-ideal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7429553119343348217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7429553119343348217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/suami-ideal.html' title='Suami Ideal'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1446246293141289913</id><published>2011-05-23T22:28:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T22:28:23.237-07:00</updated><title type='text'>Semua Mau Jadi Orang Sholeh</title><content type='html'>Senin, 15 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Mau Jadi Orang Sholeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Ust. Taufik &lt;Disampaikan pada acara arisan malam Senin di rumah Bapak Munajat&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai anak pasti pengennya punya orang tua yang sholeh. Begitu pun orang tua yang mana sih yang tidak ingin punya anak yang sholeh/sholehah? Karena kelak kalau mereka berdua telah tiada anak yang sholeh jualah yang mendo'akan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anak-anak mereka tholeh (anonim dari sholeh) niscaya anak-anak mereka tidak akan bisa mendo'akan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai menantu kita juga pasti pengen banget punya mertua sholeh. Demikian juga setiap mertua tentu luluh hatinya ketika anak gadisnya dilamar oleh laki-laki yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami berharap istrinya menjadi istri yang sholehah. Karena sebaik-baiknya perhiasan di dunia ini adalah istri yang sholehah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi istri, pasti ia juga berharap mendapatkan suami yang sholeh, yang mampu menjadi imam/pemimpin rumah tangga di dalam mengarungi bahtera kehidupan yang penuh dengan ujian dan cobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat mengharapkan memiliki pemimpin yang sholeh agar pemimpin mereka benar-benar menjadi tool of Allah atau perpanjangan tangannya Allah di dalam memberikan kesejahteraan bagi segenap rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun dengan pemerintah/pemimpin pasti berharap mempunyai rakyat yang sholeh, yang mudah diajak kepada hal-hal yang baik, positif, dan produktif demi kemaslahatan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebelum kita mengharapkan kesalehan pada yang di luar diri kita marilah kita semua berdo'a, belajar, dan bekerja keras untuk menjadi pribadi-pribadi yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jangankan kita, para nabi dan para rosul pun berdo'a agar Allah memasukkan mereka ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Misalnya saja Nabi Sulaiman. Ia adalah pewaris kerajaan Nabi Daud yang memiliki kitab Zabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prajurit Nabi Sulaiman ini terbagi kepada tiga bagian: pertama, manusia. Kedua, jin. Dan, ketiga hewan terutama burung. Jadi selain bisa menjalin komunikasi dengan sesama manusia Sulaiman bisa berbicara dengan jin dan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan dalam penghujung surat an Naml (Semut) ayat 19  Sulaiman berdo'a kepada Allah agar dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang sholeh dengan rahmah-Nya (kasih sayang-Nya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Wa adkhilnii bi rohmatika fii 'ibaadikash shoolihiin." (...Dan masukkanlah aku dengan rahmah-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1446246293141289913?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1446246293141289913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/semua-mau-jadi-orang-sholeh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1446246293141289913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1446246293141289913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/semua-mau-jadi-orang-sholeh.html' title='Semua Mau Jadi Orang Sholeh'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8433627618394891266</id><published>2011-05-23T22:27:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T22:27:36.219-07:00</updated><title type='text'>Penjelasan Surat An Nisa: 110-111</title><content type='html'>Jum'at, 6 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Surat An Nisa: 110-111&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa may ya'mal suu-an aw yadzlim nafsahu tsumma yastagfirillaaha yajidillaaha ghofuuror rohiimaa. An Nisa: 110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Ya'mal (mengerjakan,melakukan)&lt;br /&gt;-Ya'mal berkedudukan sebagai fi'il syarat. Maka i'rob-nya di-jazamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Suu-an&lt;br /&gt;- Suu-an adalah dzanban yasuu-u bihi ghoerohu (dosa yang membuat orang lain kena akibatnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Yazlim nafsahu (menzalimi diri sendiri)&lt;br /&gt;- Misalnya: meninggalkan sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Yastaghfir (beristighfar, mohon ampun, bertaubatan nasuha).&lt;br /&gt;- Yastaghfir di sini bukan cuma sekedar mengucapkan lafadz astaghfirullah. Syarat taubat:&lt;br /&gt;Dosa yang berkaitan Allah:&lt;br /&gt;1. Nadam (menyesal): Misalnya, "Duh nyesel saya nggak sholat."&lt;br /&gt;2. Iqla (melepaskan semua dosa).&lt;br /&gt;3. 'Azam (niat kuat untuk tidak mengulangi lagi).&lt;br /&gt;Dosa yang berkaitan dengan sesama manusia:&lt;br /&gt;1, 2, 3, dan 4. Minta maaf kepada orang yang bersangkutan (roddul madzoolim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Memang baik kita meminta maaf ketika kita berbuat salah pada orang lain tapi lebih baik lagi adalah orang yang menerima maaf atau memaafkan kesalahan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Jangan pelit ah untuk ngedo'ain orang lain karena saat kita mendo'akan kebaikan bagi orang lain saat itu juga malaikat mendo'akan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Jangan marah meskipun saat itu kita punya hak dan dibenarkan untuk marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Makna hakiim adalalah:&lt;br /&gt;1. Allah Yang Maha memberikan hikmah atas setiap ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;2. Allah itu Maha Adil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8433627618394891266?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8433627618394891266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/penjelasan-surat-nisa-110-111.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8433627618394891266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8433627618394891266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/penjelasan-surat-nisa-110-111.html' title='Penjelasan Surat An Nisa: 110-111'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1629365062912530736</id><published>2011-05-23T22:26:00.003-07:00</published><updated>2011-05-23T22:26:56.338-07:00</updated><title type='text'>Para Pewaris Rosul dan Nabi</title><content type='html'>Sabtu, 14 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pewaris Rosul dan Nabi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Emha Ainun Nadjib)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah itu selain mengutus nabi juga mengutus rosul bagi kehidupan manusia di dunia. Nabi dan rosul ini masing-masing memiliki kewajiban untuk menyampaikan kebenaran baik untuk dirinya pribadi atau pun bagi umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Rosulullah Muhammad Saw diutus maka tidak ada lagi Nabi dan Rosul. Maka Muhammad Saw mendapat julukan khootamun nabiyyiin (penutup para Nabi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mengikuti pengertian baku selama ini Rosul itu adalah seseorang yang diberi wahyu atau kitab dan ia wajib menyampaikannya kepada umatnya. Sedangkan Nabi adalah seseorang yang diberi wahyu atau kitab tapi ia tidak wajib menyampaikannya kepada umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pengertian di atas tidaklah salah. Namun kita bisa mengembangkan pengertian Rosul dan Nabi dengan tetap mempelajari isyarat-isyarat Allah melalui firman-firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama rosul. Allah berfirman, "Athiiul laaha wa athiiur rosuula wa uulil amri mingkum." Taatlah kamu sekalian kepada Allah, taat kepada Rosul, dan kepada para pemimpin di antara kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ada garis antara Allah, Rosul, kemudian ulil amri. Ulil amri ini adalah pemerintah (umara) dari tingkat RT sampai Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat di atas dengan sangat tegas dijelaskan taat kepada Allah dan Rosul-Nya itu bersifat mutlak karena pada ayatnya athiiul llah wa athiiur rosul. Memakai athiiuu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan taat kepada umara atau pemerintah tidaklah mutlak karena pada ayatnya tidak memakai athiiuu tapi langsung wa uulil amri mingkum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ulil amri itu terdapat kata amri atau amr yang artinya perintah. Maka tugas ulil amri itu adalah memberi perintah atas kebaikan. Kebaikan yang sudah diperintahkan itu namanya ma'ruuf. Ya'muruuna bil ma'ruuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sekali lagi tugas pemerintah itu memberi perintah kebaikan plus mencegah kemungkaran atau amar ma'ruuf nahyil mungkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita sekarang ini berada dalam garis tugas pemerintahan berkatanya, "Saya perintahkan kepada Kapolri." Bukan, "Saya menghimbau. Saya menyarankan. Saya ajak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, nabi. Kalau nabi pewarisnya adalah ulama. Sebagaimana sabda Rosulullah Saw, "Al ulamaau waroostatul ambiyaai." Ulama itu adalah pewaris para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ulama berasal dari kata "'alima-ya'lamu-'ilman-fahuwa 'aalimun." Artinya orang yang berilmu, para pakar, atau para ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama itu dituntut untuk menyelesaikan berbagai macam masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena luasnya cangkupan yang harus diselesaikan oleh ulama ini maka harus dibagi-bagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ulama pertanian, ulama peternakan, ulama sains dan teknologi, ulama handphone, ulama fiqih, ulama sastra, dan berbagai macam ulama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau kita teliti lebih jeli di al Quran akan kita temukan istilah-istilah ulil albab, ulil abshor, dan ulin nuha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulil abshor ini adalah para cendikiawan atau ahli pikir lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulil albab misalnya MenDaGri (Menteri dalam Negeri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulin nuha adalah penjaga keamanan stabilitas sebuah organisasi, lembaga, atau negara seperti Polisi atau TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas ulama itu bukan amar ma'ruf nahyil mungkar. Tugas ulama itu dakwah khoer nahyil mungkar. Mengajak kepada kebaikan khoer dan mencegah kepada kemungkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya mengapa jalan raya di Puncak Bogor suatu saat macet dan suatu saat lancar? Mengapa bisa terjadi wabah ulat bulu di negara kita ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa musim saat ini kok berubah-ubah? Mengapa bisa terjadi pemanasan global? Apakah hukum fb-an itu? Haram? Halal? Mubah? Sunah? Makruh? Atau wajib?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu semua adalah sebagian contoh dari berbagai macam masalah atau problema yang saat ini dihadapi oleh masyarakat kita. Tugas ulamalah untuk mencari solusi dan alternatifnya untuk kemudian disampaikan kepada umara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian umara mengeluarkan perintah berdasarkan saran-saran dan masukan ulama, para ahli, atau para menterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah-istilah seperti ulil amri, ulil albab, ulil abshor, dan ulin nuha apakah semua itu sudah sampai pada kita semua pengertiannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau belum, emang sudah berapa abad Islam di Indonesia ini? Kok bisa belum sampai semua pengertian itu? Jadi menafsirkan al Quran itu adalah sebuah kegiatan yang mengairahkan. Karena ia tidak terbatas oleh batasan umur atau bangku sekolah. Baik sekolah/universitas yang formal atau yang non formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan adanya pemahaman ini kita semua menjadi merasa memiliki kewajiban untuk meneruskan tugas para rosul atau nabi apapun pekerjaan, profesi, atau kegiatan yang tengah kita geluti saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, semoga, dengan pemahaman ini pula, umaro dan ulama kita bisa bersinergi dan bekerja sama sehingga kita sebagai umat ataupun masyarakat menjadi sejahtera, merasa aman dalam bekerja dan menjalankan ibadah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1629365062912530736?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1629365062912530736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/para-pewaris-rosul-dan-nabi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1629365062912530736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1629365062912530736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/para-pewaris-rosul-dan-nabi.html' title='Para Pewaris Rosul dan Nabi'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-9215287354327718706</id><published>2011-05-23T22:26:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T22:26:25.294-07:00</updated><title type='text'>Muhadhoroh</title><content type='html'>Sabtu, 14 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhadhoroh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai muhadhoroh ini menjadi beban. Tapi jadikanlah muhadhoroh ini sebagai tantangan yang harus kita jalani sebagai sebuah usaha untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi orang yang sukses itu adalah orang yang menjadikan muhadhoroh sebagai tantangan bukan beban apalagi rintangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan merasa, "Aduh muhadhoroh lagi muhadhoroh lagi." Enjoy aja iya. Nikmati aja muhadhoroh ini karena di dalamnya kita tidak dibatasi dan sama sekali tidak terikat oleh materi atau tema tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman dibebaskan untuk saling berbagi cerita sebagaimana kita ngobrol sambil ngopi di depan Madani atau di ruang nonton TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Syahrul sendiri bilang, "Sesungguhnya cobaan itu hanya sementara. Dan, kalau kita mau bersabar maka setalah satu cobaan niscaya kita akan mendapat beribu-ribu kenikmatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bermuhadhoroh di malam Minggu wahai sahabat-sahabat Madani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-9215287354327718706?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/9215287354327718706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/muhadhoroh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9215287354327718706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9215287354327718706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/muhadhoroh.html' title='Muhadhoroh'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8202145237380154454</id><published>2011-05-23T22:25:00.003-07:00</published><updated>2011-05-23T22:25:50.578-07:00</updated><title type='text'>Kembali Belajar Berkata-kata</title><content type='html'>Sabtu, 15 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali Belajar Berkata-kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua orang mampu mengontrol dengan baik kata-kata yang ia keluarkan dari mulutnya. Tidak semua dari kita antara sistem syaraf di otaknya memiliki persesuaian dengan kata-kata yang ia ucapkan. Demikian ujar EAN dalam salah satu tausyiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pertama, biar bagaimanapun kita harus memberikan ruang dan waktu untuk siapa saja berbicara pada forum Muhadhoroh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sesama sahabat dan karena kita juga di sini sebagai sebuah keluarga Madani maka kita harus berjiwa besar dan berlapang dada untuk mendengarkan segala apa yang disampaikan oleh teman-teman kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, karena itu tadi, tidak semua orang bersesuaian antara apa yang ia pikirkan dengan apa yang ia ucapkan maka kita butuh latihan. Karena seperti pemain bola yang hebat itu bukan pemain yang terlatih melainkan pemain yang tidak pernah lelah berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bermuhadhoroh ria tiap malam minggu di Madani ini di antara maksudnya bagi saya adalah agar kita benar-benar mampu mengontrol setiap kata sebelum ia "dilahirkan" oleh mulut kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini besar kemungkinan tercapai karena dalam muhadhoroh kita belajar berkata-kata secara tertata dan tersusun rapih terutama dan tentu saja untuk menguji seberapa interaktifkah kita dalam mengkonsumsikan pemikiran, ide, gagasan, atau cerita yang sedang kita sampaikan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8202145237380154454?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8202145237380154454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/kembali-belajar-berkata-kata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8202145237380154454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8202145237380154454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/kembali-belajar-berkata-kata.html' title='Kembali Belajar Berkata-kata'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-4070658318142993025</id><published>2011-05-23T22:25:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T22:25:19.511-07:00</updated><title type='text'>Hati-hati Mati Hati</title><content type='html'>Jum'at, 20 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati Mati Hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pengajian ini, muhadhoroh, berjama'ah, zikir, dan segala aktivitas ibadah kita setiap hari bisa menjadi sebab hidupnya kembali hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati itu adalah ro-sul jawaarih atau pemimpin seluruh anggota badan. Ketika hati kita mati maka otomatis badan kita akan terasa berat untuk diajak beribadah dan beraktivitas yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang matilah yang membuat kita malas berjama'ah atau ogah zikir bareng setelah sholat bersama. Meskipun zikir cuma beberapa menit tapi karena hati kita belum hidup maka rasa zikir itu luamaa banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba teman-teman bayangkan, emang berapa jauh sih berjalan dari kamar menuju ke musholah al Madani? Coba bandingkan kalau kita mau beli rokok. Meski sudah larut malam, meski gerimis kita bela-belain itu demi bisa membeli rokok.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-4070658318142993025?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/4070658318142993025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/hati-hati-mati-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4070658318142993025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4070658318142993025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/hati-hati-mati-hati.html' title='Hati-hati Mati Hati'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1155333731267869276</id><published>2011-05-23T22:24:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T22:24:50.651-07:00</updated><title type='text'>Menghindari Kedustaan</title><content type='html'>Jum'at, 15 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghindari Kedustaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang bilang cinta al Quran tapi ia jarang membacanya itu berarti cuma di mulut saja. Itu juga berarti cintanya dusta dan bohong belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu semoga dengan kita mempelajari al Quran dan membacanya pada siang dan malam hari bisa menghindarkan kita dari kedustaan-kedustaan kita selama ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1155333731267869276?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1155333731267869276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/menghindari-kedustaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1155333731267869276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1155333731267869276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/menghindari-kedustaan.html' title='Menghindari Kedustaan'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6832920596823575924</id><published>2011-05-09T20:39:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:39:47.686-07:00</updated><title type='text'>Li Kekasih</title><content type='html'>Ahad, 24 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li Kekasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam Mat Semplur pernah diajak kekasihnya ta'ziyah ke rumah sahabat kekasihnya yang baru saja ditinggal wafat "kekasih halalnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah sahabat kekasihnya itu waktu menunjukkan sekitar pukul 13.00 WIB. Panas sangat menyengat membuat kepala kami pleng-plengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat Semplur mengira menjelang sore mereka akan kembali pulang. Ternyata kekasihnya punya rencana lain yang Mat Semplur tidak tahu (hidden agenda). Kekasihnya ingin mereka bermalam di rumah sahabat dekatnya itu. Dengan sangat terpaksa akhirnya Mat Semplur pun mengiyakan rencana kekasihnya. Mat Semplur tidur di kamar tamu sedangkan kekasihnya tidur bersama teman kekasihnya di kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 03.00 WIB Mat Semplur terbangun. Setelah berpikir sebentar ia menuju kamar mandi, buang air kecil, bersuci, kemudian berwudhu. Setelah itu ia pun melaksanakan sholat sunah tahajud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari berlalu. Saat di rumah, saat terbangun pukul 03.00 WIB Mat Semplur berpikir waktu sholat Shubuh masih lama dan akhirnya ia pun memutuskan untuk tidur lagi. Dini hari itu tidak ada dalam dirinya dorongan, motivasi, apalagi semangat untuk melaksanakan sholat Tahajud sebagaimana ketika ia bermalam di rumah sahabat kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melaksanakan sholat Shubuh pelan-pelan ia tersadar ternyata tahajudnya ketika itu bukanlah lilallahi ta'aala tapi li kekasihnya. Ia pun menangis sejadi-jadinya dan bertobat serta berjanji akan belajar bersungguh-sungguh melakukan ibadah semata-mata karena Allah SWT bukan karena orang lain apalagi hanya karena kekasihnya yang belum tentu benar-benar menjadi teman hidupnya di kehidupan yang akan datang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6832920596823575924?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6832920596823575924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/li-kekasih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6832920596823575924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6832920596823575924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/li-kekasih.html' title='Li Kekasih'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6344710206832162241</id><published>2011-05-09T20:32:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:32:53.239-07:00</updated><title type='text'>Syair Detoksifikasi</title><content type='html'>Rabu, 23-03-2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair Detoksifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat manusia itu dalam keadaan tak sadarkan diri&lt;br /&gt;Ia berbuat dan berlaku sesuka hati&lt;br /&gt;Atau dalam bahasa lain ia itu dalam kondisi disorientasi&lt;br /&gt;Karena detoksifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berjalan ke sana kemari&lt;br /&gt;Pada siang, malam, sampai pagi&lt;br /&gt;Tak sadarkan diri&lt;br /&gt;Karena detoksifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jaga capek setengah mati&lt;br /&gt;Yang dijaga mana peduli?&lt;br /&gt;Yang dijaga ketawa-ketiwi&lt;br /&gt;Yang mau jaga siapa lagi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6344710206832162241?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6344710206832162241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/syair-detoksifikasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6344710206832162241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6344710206832162241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/syair-detoksifikasi.html' title='Syair Detoksifikasi'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6772435055888026595</id><published>2011-05-09T20:30:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:30:54.756-07:00</updated><title type='text'>Percikan-percikan Pelajaran dari Surat al Baqoroh ayat 51</title><content type='html'>Sabtu, 23 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percikan-percikan Pelajaran dari Surat al Baqoroh ayat 51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kita menjadi malas melakukan kebaikan ketika tidak ada lagi orang yang menyeru untuk melakukan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menandakan bahwa kita masih sangat bergantung kepada faktor-faktor yang di luar diri kita daripada yang di dalam diri kita di dalam melakukan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengapa kok sapi yang dijadikan Tuhan oleh Musa as Samiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab pertanyaan ini kita mesti kembali di mana ada seorang yang dibunuh kemudian ia bisa hidup kambali setelah dipukulkan dengan buntut sapi betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah kemudian umat Nabi Musa, ketika Musa uzlah ke Gunung Tursina, menyembah sapi betina (al baqoroh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman sekarang pun orang kadang bertuhan kepada selain Allah. Sebagaimana umat Nabi Musa, kita sekarang kerap menuhankan sesuatu yang menakjubkan hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan itu artinya adalah yang kita nomor satukan dalam hidup kita. Kalau yang nomor satu dalam hidup kita adalah pekerjaan, maka Tuhan kita adalah pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman kita ada seorang anak kecil bernama Ponari beserta batu "ajaibnya" yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit dengan hanya mencelupkan batunya ke dalam segelas air yang dibawa para "pasiennya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang takjub akan batu Ponari sehingga meyakini dan percaya bahwa batu Ponari adalah sesuatu yang menyembuhkan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya apapun yang kita percaya untuk menyembuhkan penyakit kita yang selain Allah itu sama saja musyrik sebagaimana umat Musa. Yang menyembuhkan penyakit itu Allah yang selain Allah itu cuma mengobati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6772435055888026595?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6772435055888026595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/percikan-percikan-pelajaran-dari-surat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6772435055888026595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6772435055888026595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/percikan-percikan-pelajaran-dari-surat.html' title='Percikan-percikan Pelajaran dari Surat al Baqoroh ayat 51'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8972481452246915264</id><published>2011-05-09T20:29:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:29:24.359-07:00</updated><title type='text'>Pegawai Tuhan</title><content type='html'>Kamis, 21 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus jujur untuk mengakui kesungguhan bapak dalam menjalankan profesinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sejak awal beliau bekerja sampai hari ini menjelang masa pensiunnya saya tetap melihat kegigihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena kerjanya berhubungan dengan TNI AD atau karena memang didasari kesungguhannya di dalam menjalankan tugas-tugasnya di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi beliau selalu berangkat setiap pagi kira-kira pukul 05.00 WIB. Kalau dulu bawa mobil jemputan kini beliau berangkat kerja dengan mengendarai motor. Dan, beliau beliau selalu pulang kerja sesuai dengan jam pulang yang sudah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya memang demikianlah semestinya seorang PNS. Ia tidak boleh seenaknya dan sembarangan meninggalkan kewajibannya karena saat pelantikan ia bersaksi di bawah kitab suci untuk menunaikan segala kewajiban yang diamanatkan kepadanya. Setiap bulan pun para PNS mendapatkan gaji yang tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kebangetan banget kalo PNS pada malas-malasan kerja dan banyak bolosnya ketimbang hadir. Banyak minta tanpa berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian jugalah semestinya seorang muslim yang mukmin itu adalah seorang pegawai Tuhan. Tuhan itu sudah menentukan dan menghendaki apa saja yang sudah, sedang, dan akan terjadi atas hidup dan kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sudah melimpahkan berbagai macam nikmat-Nya kepada kehidupan kita dalam jumlah yang sedikit pun kita tidak akan memiliki kemampuan untuk menghitungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim pun kita sudah bersaksi bahwa kita hanya beribadah kepada Allah dan meyakini bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pegawai Tuhan kita harus memiliki kesadaran dan etos kerja sebagaimana kesadaran dan etos kerja yang dimiliki PNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai Tuhan harus sungguh-sungguh menepati waktu ibadah yang telah ditentukan oleh Allah sebagai kewajiban yang harus dijalani dengan penuh kesadaran, kesabaran, dan keikhlasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8972481452246915264?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8972481452246915264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/pegawai-tuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8972481452246915264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8972481452246915264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/pegawai-tuhan.html' title='Pegawai Tuhan'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1402931812112146613</id><published>2011-05-09T20:28:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:28:04.866-07:00</updated><title type='text'>Pantangan-pantangan Kehidupan</title><content type='html'>Senin, 11-04-2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantangan-pantangan Kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang hendak memiliki tubuh atletis maka ia dikenai beberapa pantangan agar apa yang ia harapkan bisa tercapai. Maka ia mulai mantang. Ia tidak boleh sembarang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala apa yang hendak masuk ke dalam perut melalui mulutnya ia diperhitungkan dengan matang demi menjaga keatletisan tubuh yang hendak ia capai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia harus rutin fitness. Nggak boleh cepat bosan sampai target tercapai. Lebih baik lagi jika ia minum susu yang sesuai untuk pembentukan tubuh yang atletis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, segala macam tetek-bengek pantangan dan disiplin harus ia jalani demi mencapai apa yang didamba-dambakan yaitu memiliki body atletis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam olahraga fitness ada pantangan-pantangan, ada "puasa" yang harus dijalani dengan penuh kesadaran dan disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mau perluas pembahasan ini semua hal dalam kehidupan ini memiliki berbagai macam pantangan agar kita bisa meraih apa yang kita targetkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini penuh dengan pantangan-pantangan dan batasan-batasan. Setiap orang yang menyadari akan hal ini pasti akan menemukan kemerdekaan dan kebebasan yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang ngejar-ngejar kemerdekaan atau kebebasan (freedom) justru akan kecele karena mereka melupakan batasan dan pantangan kehidupan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat orang yang membawa kendaraan ia harus mengikuti berbagai macam batasan dan pantangan agar ia menemukan kebebasan dan kemerdekaan berkendara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berlaku bebas sebebas-bebasnya di jalan raya justru membahayakan dirinya atau bahkan orang lain juga akan ikut celaka akibat ulahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1402931812112146613?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1402931812112146613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/pantangan-pantangan-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1402931812112146613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1402931812112146613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/pantangan-pantangan-kehidupan.html' title='Pantangan-pantangan Kehidupan'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6856732493201723316</id><published>2011-05-09T20:26:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:26:22.465-07:00</updated><title type='text'>Membaca Kehendak Allah</title><content type='html'>Sabtu, 23 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca Kehendak Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah caranya mengenali kehendak Allah terhadap kehidupan kita? Kan nggak mungkin Allah bilang langsung ke kita bla...bla...bla...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang agak mungkin kita lakukan untuk membaca kehendak Allah adalah dengan kita mengenali potensi-potensi yang ada di dalam diri kita. Entah itu namanya bakat, skill, atau kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hikmah berkata, "Man 'arofa nafsahu 'arofa robbahu." Orang yang mengenal dirinya, bakatnya, potensinya, kemampuan, atau skill-nya maka dia akan mengenal Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita sudah mengenal Tuhan dengan baik maka otomatis kita mengenal apa yang Allah kehendaki pada hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah itukan memiliki kehendak yang berbeda-beda terhadap setiap individu manusia. Ada yang dikendaki Allah menjadi seorang guru, menjadi pejabat, pedagang, konselor, penceramah, dan segala apa yang terjadi dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kehendak Allah itu ada yang bersifat permanen artinya kita tidak bisa merubahnya. Tapi ada juga kehendak Allah yang sifatnya dinamis. Artinya ia bisa kita ubah sesuai dengan seberapa keras usaha kita di dalam mengubah kehendak Allah tersebut kepada kehendak Allah yang lain yang lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kehendak Allah yang kedua inilah kita diberikan ruang diskusi yang seluas-luasnya oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berapakah umur kita sekarang? Dengan umur kita yang sekian tahun itu sudahkah kita mampu tahu, memahami, dan memaknai setiap kehendak Allah yang ada dalam hidup kita ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6856732493201723316?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6856732493201723316/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/membaca-kehendak-allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6856732493201723316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6856732493201723316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/membaca-kehendak-allah.html' title='Membaca Kehendak Allah'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8127944706152047167</id><published>2011-05-09T20:25:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:25:06.463-07:00</updated><title type='text'>Koalisi Thu`mah</title><content type='html'>Jum'at, 22 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koalisi Thu'mah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman Rosul pernah hidup seorang yang bernama Thu'mah bin Ubainiq. Suatu hari ia mencuri baju besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar nggak ketahuan sama orang lain baju besi tersebut ia sembunyikan di rumah seorang Yahudi. Dan, Yahudi itu sama sekali tidak mengetahui bahwa Thu'mah dan kaumnya telah menyembunyikan baju besi curian di rumahnya. Thu'mah dan konco-konconya pun menyusun rencana pada malam hari untuk kembali ke rumah si Yahudi nanti ketika keadaan sudah tenang dan kondusif untuk menjalankan rencananya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat Thu'mah mengambil baju besi curian tersebut ternyata orang-orang sudah tahu. Karena rencananya terbongkar sebelum pelaksanaan (eksekusi) maka sebelum semua orang mencurigainya ia pun segera menuduh bahwa si Yahudilah yang telah mencuri baju besi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Yahudi komplen dong. Kan bukan dia yang melakukan pencurian tersebut. Maka tidak ada ketika itu orang apalagi lembaga atau organisasi yang bisa dipercaya untuk memutuskan sebuah perkara hukum dan mencari keadilan kecuali Rosulullah Muhammad Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelidiki dengan teliti, hati-hati, dan detail ternyata Rosulullah mengetahui bahwa yang mencuri baju besi adalah Thu'mah bukan si Yahudi. Maka meski si Yahudi non muslim dan Thu'mah mengaku orang Islam, karena yang salah adalah Thu'mah maka Nabi memberi hukuman kepada Thu'mah yang telah mencuri baju besi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata memang yang namanya sebuah peristiwa sejarah itu selalu berulang. Cuma yang beda pelakunya saja dan oleh Allah agar jalan ceritanya tidak monoton, lebih berwarna, tidak menjemukan, dan tidak membosankan kita maka ditambah beberapa variasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia bisa kita temukan Thu'mah-Thu'mah yang mencuri uang rakyat kemudian uang curian tersebut biar aman dan agar pelakunya ini nggak ketawan maka uang curian tersebut di simpan di rekeningnya Gayus Tambunan atau rekening miliki Inong Melinda Dee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variasi ceritanya, kalau zaman Rosul si Yahudi yang rumahnya disembunyiin baju besi curian nggak tahu kalau rumahnya dijadikan tempat persembunyian barang curian oleh Thu'mah sedangkan zaman sekarang orang yang dititipin uang curian tahu kalau di rekeningnya tersimpan uang curian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh mengapa Gayus atau Melinda mau saja di rekeningnya tersimpan uang curian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya karena mereka sudah dijamin akan mendapatkan materi yang berlimpah asalkan kalau ketahuan tidak memberi tahu si penyimpan uang curian tersebut. Dan, kalau pun di penjara sebenarnya itu cuma formalitas saja. Toh mereka tetap bisa keluar penjara kapan pun mereka suka. Bisa tetap menjalankan usaha dan bisnisnya. Bisa tetap nonton pertandingan tenis ke Bali atau jalan-jalan ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua bisa terjadi karena kita belum benar-benar memiliki individu, organisasi, atau lembaga penegak hukum yang amanah, bisa dipercaya, berani menegakkan kebenaran apapun resikonya, tidak silau oleh materi yang belimpah, tidak tergoda oleh "selangkangan", dan jujur pada diri sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8127944706152047167?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8127944706152047167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/koalisi-thumah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8127944706152047167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8127944706152047167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/koalisi-thumah.html' title='Koalisi Thu`mah'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7962875024794625632</id><published>2011-05-09T20:23:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:23:27.853-07:00</updated><title type='text'>Kerewelan Seorang Bocah</title><content type='html'>Selasa, 26 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerewelan Seorang Bocah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini dalam perjalanan menuju rumah, Allah menghadirkan seorang bocah dengan ibunya kepada segenap penumpang angkot 56 jurusan UKI-Cibubur-Cileungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang awam macam kita mungkin kita akan menyebutnya anak yang rewel, bawel, banyak cing-cong, atau entah berbagai istilah lain yang mewakili kekesalan kita sebagai orang tua saat menghadapi anak yang banyak tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak bertanya tentang banyak hal. "Kok mobilnya lama banget sih Mah mangkalnya?" Tidak sampai di situ ia terus bertanya tentang hal yang bermacam-macam pada ibunya, misalnya, "Mah pak polisinya mana lagi kok nggak kelihatan-kelihatan sih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mah ini mobil siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh Mamah kok bayar sih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, banyak pertanyaan yang ia ajukan. Selain itu ia juga ingin melihat apa yang terjadi di luar mobil tanpa mengerti keadaan yang sangat sempit, berdesak-desakan, dan penuh sesak penumpang dalam angkot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua yang nggak sabaran pasti akan marah jika anaknya bertingkah dan banyak menanyakan hal-hal yang "nggak penting" sama sekali itu. Mungkin sebagai orang tua kita berkata, "Banyak banget nanya sih?" Atau, "Bisa diam nggak sih? Nanya mulu dari tadi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai orang tua menganggap kerewelan anak merupakan suatu hal yang merepotkan, menyusahkan, bahkan menyengsarakan. Padahal pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan anak kita merupakan sebuah pertanda keingintahuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita enggan meladeni kerewelan anak kita maka itu sama saja membunuh rasa ingin tahunya. Kita katanya mau punya anak pandai, cerdas, dan memiliki pengetahuan yang luas. Tapi dalam menjalani prosesnya kita kurang memiliki kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang rewel pada batasan tertentu merupakan tanda bahwa ia merupakan anak yang pandai karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Ketika kita malas meladeni kerewelan anak kita maka jangan marah kalau kemudian ia mencari sosok lain selain orang tuanya yang mampu memuaskan "kehausan" dan "kelaparan" rasa ingin tahunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya kita bersyukur kalau ia menemukan sosok yang tepat yang bisa menggantikan posisi orang tuanya sebagai tempat bertanya. Yang kita khawatirkan adalah ketika ia mendapatkan orang yang salah sebagai tempat bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka marilah semaksimal mungkin kita jawab segala apa yang anak kita tanyakan. Kalau tidak tahu maka katakan yang sejujurnya sambil kita belajar kembali, menggali, dan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7962875024794625632?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7962875024794625632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/kerewelan-seorang-bocah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7962875024794625632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7962875024794625632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/kerewelan-seorang-bocah.html' title='Kerewelan Seorang Bocah'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1689814079535635289</id><published>2011-05-09T20:21:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:21:19.785-07:00</updated><title type='text'>Kaburo Maktan</title><content type='html'>Rabu, 27 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaburo Maktan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat tidak paham mengapa ada orang yang kayaknya paling pintar dan paling benar (asa pang palingna) kalau sudah ngomong agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pada kenyataannya sehari-hari, pada praktek, dan kenyataannya ia kurang memiliki gairah dan semangat untuk beribadah. Maka jangan heran kalau teman-teman menyaksikan pribadi yang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kata pepatah kepribadian seperti itu seperti, "Tong kosong nyaring bunyinya." atau, "Air beriak tanda tak dalam."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1689814079535635289?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1689814079535635289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/kaburo-maktan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1689814079535635289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1689814079535635289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/kaburo-maktan.html' title='Kaburo Maktan'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-2241522928667546491</id><published>2011-05-09T20:19:00.001-07:00</published><updated>2011-05-09T20:19:03.626-07:00</updated><title type='text'>Ibadah Kok Dipaksa?</title><content type='html'>Ahad, 1 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah Kok Dipaksa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita nikah karena merasa terpaksa atau dipaksa sama pihak yang di luar diri kita baik itu orang tua, teman, atau siapa pun maka itu sama saja kita menjadikan mereka Tuhan. Karena yang berhak memaksa dan memerintahkan kita untuk ibadah hanyalah Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencapai usia baligh maka setiap orang sudah dewasa. Orang yang dewasa beribadah harus dengan kesadaran mereka masing-masing. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengajak orang lain atau keluarga kita untuk beribadah bukan memaksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita memaksa orang untuk nikah dengan orang yang tidak ia sukai itu berarti kita merampas hak Tuhan untuk menentukan jodohnya. Nikah dalam Islam itu ibadah maka tidak boleh ada sedikit pun paksaan dalam pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anak kecil karena kita anggap dia belum baligh dan dewasa maka kita masih boleh deh "memaksanya" untuk sholat. Tapi saat sudah dewasa keputusan untuk sholat atau pun meninggalkan sholat sepenuhnya berada padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah sekarang ini tantangannya adalah bagaimana kita memiliki kecerdasan pribadi sekaligus formula budaya yang bisa mengajak orang untuk beribadah tanpa merasa dipaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus kita lakukan sekarang adalah menumbuhkan kesadaran bahwa ibadah adalah bukti pengabdian kita dan memang juga merupakan kebutuhan hidup kita. Ibadah itu bukan beban sebagaimana anggapan kita selama ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-2241522928667546491?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/2241522928667546491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/ibadah-kok-dipaksa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2241522928667546491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2241522928667546491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/05/ibadah-kok-dipaksa.html' title='Ibadah Kok Dipaksa?'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3618950880397671661</id><published>2011-04-26T02:06:00.000-07:00</published><updated>2011-04-26T02:06:04.175-07:00</updated><title type='text'>tweet to day</title><content type='html'>tweet to day&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Airmatamu, suatu ketika akan menjelma sebuah kenangan biru mewah yang tiada memiliki wajah. Untukku berkaca ~ @cahaya_hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kesalahan terbesar manusia adalah menganggap uang adalah teman dan teman adalah sebuah alat. via @lj_wan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kebaikan membawa kemuliaan. Akan ada banyak orang yang mendoakan kita karena kebaikan yg telah kita perbuat. #pepatah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. di dalam jam dinding itu, kerinduanku berputarputar; berusaha mencarimu, di titik titik waktu. ~ @akf_akf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Keresahan kita akan hari esok akan sirna dengan sendirinya ketika kita melakukan yg terbaik utk hari ini via @MotivaTweet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selain bs untuk mencegah penyakit jantung, teh juga bisa mencegah kanker dan stroke (penelitian dr universitas wageningen, Belanda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. I've always believed that everything is better when you share it. -Oprah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Orang yg berlari sekencang apapun. Jika tidak mempunyai tujuan akan dikalahkan oleh orang yg berlari dgn tujuan. Via @NasihatSahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. “Kekerasan hanya bisa mengontrol fisik, tapi tidak bisa mengotrol pemikiran” –Dalai Lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jgn sampai hidupmu tak mempunyai tujuan. Tentukan dr skrg &amp; berusahalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Menangis memang tidak menyelesaikan masalah, tetapi terkadang air mata yg jatuh membuat kita lega dan tegar untuk bangkit kembali. #pepatah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Jangan terlalu memikirkan masa lalu, karena itu hanyalah kenangan. Tatap masa depan, karena disanalah impian dan kebahagiaan. #pepatah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Ketika 1 pintu ttp,pintu lain terbuka;namun terkadang kt melihat&amp;menyesali pintu yg tertutup terlalu lm,sehingga kt tdk melihat pintulain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Jadilah orang yg mampu memanfaatkan sbuah ksempatan dgn baik. Jauhilah sifat 'menyepelekan' sbuah ksempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. JIka tujuan Anda jelas,anda dpt mencapainya dgn mudah.*Lao Tze&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3618950880397671661?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3618950880397671661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/tweet-to-day.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3618950880397671661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3618950880397671661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/tweet-to-day.html' title='tweet to day'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-175644305576070265</id><published>2011-04-25T21:03:00.000-07:00</published><updated>2011-04-25T21:03:22.924-07:00</updated><title type='text'>Energi Sabar dan Kemajuan Teknologi</title><content type='html'>Sabtu, 09 Apil 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi Sabar dan Kemajuan Teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik segala keunggulan yang dimiliki oleh kemajuan teknologi ternyata kemajuan teknologi yang kita alami saat ini telah mengikis habis energi kesabaran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kalau dari Munjul ke Pasar Cibubur kita kuat dengan berjalan kaki. Dengan adanya kemajuan teknologi di bidang transportasi kita malah mudah mengeluh ketika misalnya macet. Ketika laptop/komputer kita lamban kita ngeluh lagi dengan ungkapan lemot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan kita semakin hari semakin bergantung kepada segala produk yang dihasilkan oleh kemajuan teknologi karena yang saat ini dibangun oleh umat manusia adalah kecanggihan eksternal seperti HP, laptop, komputer, motor, TV, mobil, atau akses internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga ketika di zaman sekarang kita belum memiliki TV atau kendaraan mewah kita merasa malu, kurang PD, dan lebih parah lagi kesuksesan hidup manusia masa kini itu diukur dari ada atau tidaknya kemajuan teknologi (kecanggihan eksternal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dalam diri setiap manusia itu ada kecanggihan internal. Kecanggihan internal itu misalnya saja adalah sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGASAH KESABARAN DENGAN WIRID&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk menumbuhkan dan mengasah sabar adalah dengan wirid/zikir. Kita duduk untuk beberapa lama sambil melafalkan kalimat-kalimat thoyyibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang belum tumbuh kesadaran dan kesabarannya niscaya tidak akan kuat duduk berlama-lama untuk wirid/zikir. Bagi mereka hal tersebut adalah pekerjaan yang sungguh-sungguh sangat amat membosankan atau ngebetein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah hal itu juga karena kita kurang mengembangkan kecanggihan internal yang telah Allah berikan kepada diri kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita wirid/zikir itu berarti kita sedang menghentikan atau memperlambat lajunya waktu. Kalau dari Masjid al Akbar sampai Pasar Munjul saja misalnya kita berjalan kaki maka kita akan menemukan banyak hal daripada kalau kita menggunakan motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita wirid/zikir kita merasa kesal maka waktu terasa sangat lama. Beda coba kalau kita menuruti hawa nafsu kita. Jika kita berfoya-foya atau bersenang-senang maka waktu berlangsung sangat cepat sehingga kita kehilangan kesempatan untuk menemukan misalnya hikmah, pelajaran, atau ilmu-ilmu tentang kehidupan lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-175644305576070265?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/175644305576070265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/energi-sabar-dan-kemajuan-teknologi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/175644305576070265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/175644305576070265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/energi-sabar-dan-kemajuan-teknologi.html' title='Energi Sabar dan Kemajuan Teknologi'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8149279944428170212</id><published>2011-04-25T20:55:00.001-07:00</published><updated>2011-04-25T20:55:03.653-07:00</updated><title type='text'>Nulis</title><content type='html'>Senin, 18 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qoute&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan memaksa untuk menulis kalau lagi nggak ada ide untuk nulis. Tapi segelah tulis idemu kapan dan di mana pun ide itu datang. Oleh karena itu sebagai pecinta ilmu kita harus selalu menyediakan minimal secarik kertas dan alat tulis atau HP untuk menuliskan ide-ide yang kadang datangnya di luar perkiraan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Mohamad Istihori)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8149279944428170212?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8149279944428170212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/nulis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8149279944428170212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8149279944428170212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/nulis.html' title='Nulis'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6461469435143614122</id><published>2011-04-25T20:49:00.001-07:00</published><updated>2011-04-25T20:49:38.365-07:00</updated><title type='text'>Para Pengumbar Nafsu dan Para Pengendali Nafsu</title><content type='html'>Jum'at, 22 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pengumbar Nafsu dan Para Pengendali Nafsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Jum'at, 22 April 2011 merupakan hari libur bagi sebagian banyak orang. Bagi seorang pengumbar nafsu saat ini merupakan kesempatan emas untuk melepas semua nafsu liar yang tertahan karena kesibukan aktivitas kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Jum'at libur maka otomatis mereka memiliki tiga hari libur. Dua yang lainnya adalah Sabtu dan Minggu. Maka dengan tiga hari libur yang lumayan panjang itu sejak Jum'at pagi para pengumbar nafsu sudah memenuhi sekitar wilayah Puncak Bogor untuk booking kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi semangat mereka bekerja adalah agar menghasilkan uang banyak untuk kemudian dihambur-hamburkan memuaskan nafsu mereka. Itulah sumber kesenangan, kebahagiaan, bahkan yang kayak gitu menjadi puncak dan tujuan dari segala kerja keras mereka bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagi para pengendali nafsu tiga hari libur merupakan kesempatan baginya untuk melakukan segala kegiatan positif yang tidak bisa mereka lakukan karena disebabkan tuntutan profesi pekerjaan mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada dalam sebuah kisah seorang Avatar yang mampu menyelamatkan dunia ini dengan menguasai empat elemen vital: air, udara, api, dan tanah. Maka saat ini kita hanya berharap akan bermunculan "Avatar-Avatar" yang bukan terutama bisa mengendalikan empat elemen vital tapi bisa mengendalikan nafsu untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam film Avatar yang menjadi musuh utamanya adalah seorang pendendali api atau raja api maka dalam kehidupan kita saat ini musuh utama kita justru adalah diri kita sendiri yang kerap kali berapi-api di dalam menuruti nafsu mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6461469435143614122?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6461469435143614122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/para-pengumbar-nafsu-dan-para.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6461469435143614122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6461469435143614122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/para-pengumbar-nafsu-dan-para.html' title='Para Pengumbar Nafsu dan Para Pengendali Nafsu'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8373189748881747527</id><published>2011-04-25T20:46:00.001-07:00</published><updated>2011-04-25T20:46:18.221-07:00</updated><title type='text'>Laporan Rutin</title><content type='html'>Senin, 18 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Rutin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap profesi dan pekerjaan yang kita lakukan kita tidak akan pernah lepas dari yang namanya laporan rutin. Laporan rutin ini berfungsi agar segenap SDM mampu mengevaluasi kinerjanya agar di kemudian hari lebih meningkat dan lebih memiliki greget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perusahaan biasanya menetapkan deadline kepada setiap SDM-nya agar menyerahkan laporannya tepat pada waktu yang telah ditetapkan jauh-jauh hari dan tentu saja sudah diketahui oleh seganap SDM yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SDM yang terlambat dalam memberikan laporan rutin ini biasanya akan mendapatkan hukuman atau sangsi bahkan sampai pada hukuman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari atasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan SDM yang selalu ontime dalam memberikan laporan biasanya diberikan apresiasi tertentu yang sesuai dengan kemampuan dan kemauan pihak perusahaan tempat di mana ia bekerja dan mengabdikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan SDM yang malas-malasan dalam menyerahkan laporan, belum juga bekerja dengan profesional, dan belum sesuai dengan kode etik yang telah disepakati bersama akan mendapatkan apresiasi yang sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dalam urusan sholat. Bagi saya sholat merupakan tool, equipment, prasarana, atau sarana yang memang sengaja Allah sediakan agar kita memiliki akses mudah untuk curhat, sharring, dan berbagi cerita. Dan, juga agar kita bisa melapor kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di kantor kita mungkin diwajibkan melapor setiap sebulan sekali tapi kepada Allah kita diwajibkan minimal lima kali dalam sehari untuk melapor kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang muslim sendiri pun sangat beragam dalam menyikapi hal ini. Ada yang sangat displin dan serius melapor. Ada yang sering telat melapor. Ada yang main-main di dalam melaporkan sampai ada yang nggak pernah melapor kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sahabat kita yang satu ini akan sangat marah bukan main kalau dibilang orang kafir. Padahal kelakuannya kayak orang kafir bahkan kelakuannya melebihi orang kafir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8373189748881747527?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8373189748881747527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/laporan-rutin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8373189748881747527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8373189748881747527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/laporan-rutin.html' title='Laporan Rutin'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1676368181259539552</id><published>2011-04-25T20:43:00.001-07:00</published><updated>2011-04-25T20:43:30.187-07:00</updated><title type='text'>Kemirisan Hati Mat Semplur</title><content type='html'>Rabu, 13-04-2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemirisan Hati Mat Semplur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat jama'ah sholat di musholah lingkungannya Mat Semplur merasa sangat miris. Sudah jumlah jama'ahnya semakin hari semakin berkurang ditambah lagi persoalan Kiai Jihad (KJ) yang akhir-akhir sangat sering datang terlambat sehingga hampir setiap sholat ia mabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang menimpa Kiai Jihad saat ini. Ia sering terlihat kurang mampu memanage, mengatur, dan mengendalikan waktu. KJ pernah bilang ke Mat Semplur akan sudah mempersiapkan diri untuk berangkat ke musholah untuk sholat berjama'ah sekitar 15 menit sebelum azan dikumandangkan muadzin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tampaknya kiai kita yang satu ini belum mampu untuk konsisten di dalam mengaplikasikan program yang telah ia canangkan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lah wong merealisasikan schedule time yang sudah ia buat saja ia belum mampu bagaimana mampu menjawab permasalahan yang sangat kompleks yang saat ini tengah membuat pusing umatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana ia mampu mengemban amanah yang telah Allah berikan dalam kehidupannya?" ujar Mat Semplur dalam hatinya ketika melihat perilaku sehari-hari KJ yang semakin hari semakin tak karuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia kan kiai di kampung ini masa berjama'ahnya kadang telat kadang di rumah. Kiai itu harus jadi penyemangat umat dalam menunaikan ibadah sholat. Kalau kiainya aja berjama'ahnya telat bagaimana dengan umatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai itu harus menjadi motivator sekaligus pelopor di dalam mempertahankan nilai-nilai kebenaran universal di tengah-tengah masyarakatnya. Dengan kata lain, kiai bukan cuma jadi motivator tapi harus menjadi pelopor di dalam melaksanakan kebenaran universal tersebut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena Mat Semplur sangat mengharapkan agar KJ kembali kepada treknya. Kalau kayak gini terus lama-lama KJ akan kehilangan para jama'ah, fans, atau pengikut setianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa-bisa KJ dimarahin Allah karena kurang sungguh-sungguh di dalam menjalankan apa yang ia pilih sebagai jalur pengabdiannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1676368181259539552?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1676368181259539552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/kemirisan-hati-mat-semplur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1676368181259539552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1676368181259539552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/kemirisan-hati-mat-semplur.html' title='Kemirisan Hati Mat Semplur'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-2707545322988438115</id><published>2011-04-25T20:40:00.000-07:00</published><updated>2011-04-25T20:40:07.700-07:00</updated><title type='text'>Alarm Internal dan Alarm Eksternal</title><content type='html'>Senin, 18 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alarm Internal dan Alarm Eksternal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih mondak di PMG, di aula saya membaca sebuah mahfudzot, "Sebesar keinsyafanmu sebesar itu pula keberuntunganmu," kurang lebih begitu. Setelah kurang lebih sembilan tahun kalimat tersebut masih terngiang-ngiang dalam diri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa kalimat tersebut hari ini kembali menggema dan membahana dalam jiwa saya. Terutama ketika siang menjelang sore sebelum azan ashar dikumandangkan saat saya bercakap-cakap dan bercengkrama dengan seorang sahabat Madani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebagai manusia kita itu sangat lemah dan rentan. Jangankan untuk menaklukkan dunia untuk menaklukkan diri kita sendiri saja, nafsu, amarah, dan ambisi kita sendiri saja kita masih sangat kewalahan dan terbukti untuk beberapa kali kita kalah terkapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena kelemahan-kelemahan kita itulah maka kita harus secara sadar menciptakan alarm, baik yang ada di dalam diri kita (alarm internal) maupun yang ada di luar diri kita (alarm eksternal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua alarm ini berfungsi sebagai pagar yang diharapkan mampu menjaga manusia dari perbuatan yang menyalahi kehendak Allah SWT. Ketika masih di Madani teman-teman banyak yang merasa sudah pantas untuk pulang. Padahal waktu mereka menjalani program transit belum mencapai tiga bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan tersebut muncul karena saat di Madani kita memiliki banyak alarm eksternal yang berupa banyaknya para konselor yang siap siaga menemani mereka selama 24 jam lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenyataannya begitu teman-teman junky kita ini berada di rumahnya dan kembali lagi ke kandang mereka keadaan menjadi berubah 180 derajat dan keadaan menjadi berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jangan kaget dan jangan heran kalau banyak di antara mereka yang relaps, banyak di antara santri yang belum maksimal dalam mengikuti program transit ketika kembali ke rumah mereka masing-masing eh mereka malah pada make narkoba lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu marilah kita sadari bahwa saat ini kita masih butuh alarm eksternal ini, kita masih butuh pihak di luar diri kita yang mendampingi kita ke mana pun kita pergi mulai dari kita bangun tidur sampai kita mau tidur kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti toh kalau sudah waktunya, kalau alarm internal dalam diri kita sudah berfungsi normal kembali, tentu saja setelah mendapat rekomendasi dari Prof. Dadang pelan-pelan dan sedikit demi sedikit kita baru mencoba melepaskan diri dari alarm eksternal dan secara mandiri benar-benar memfungsikan alarm internal yang sudah Allah karuniakan pada setiap insan di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk saat ini kalau ada perasaan-perasaan yang bagaimana gitu, yang kurang mengenakkan, yang kurang berkenan dalam diri kita karena kita merasa bete, bosan, merasa kangen sama keluarga, merasa risih kerena ke mana-meni ada ustadz yang ngintilin kita maka mari kita sadari bahwa semua itu semata-mata untuk mengaktifkan kembali alarm internal dalam diri kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-2707545322988438115?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/2707545322988438115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/alarm-internal-dan-alarm-eksternal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2707545322988438115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2707545322988438115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/04/alarm-internal-dan-alarm-eksternal.html' title='Alarm Internal dan Alarm Eksternal'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-4941585865286379709</id><published>2011-01-27T09:14:00.001-08:00</published><updated>2011-01-27T09:14:59.351-08:00</updated><title type='text'>Kiai Jihad dan Ibu Penjual Es  (Sebuah Obrolan Santai Antar Umat Beragama)</title><content type='html'>1:&lt;br /&gt;Jum`at, 28 Januari 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Jihad dan Ibu Penjual Es&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebuah Obrolan Santai Antar Umat Beragama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hayo es, es, es. Es siapa yang mau beli? Yang mau beli es, saya jamin masuk surga!” ujar seorang penjual es non-muslim yang kebetulan melewati kediaman Kiai Jihad. Teriknya panas matahari hari ini membuat Pimpinan Pondok Pesantren Al Ijtihad itu bermaksud untuk membeli es tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bu boleh dong esnya.” ujar Kiai Jihad memesan es itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pesan berapa Pak Kiai?” tanya tukang es yang memakai kalung salib di lehernya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pesan satu porsi saja bu.” kata Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Jihad menanggapi perkataan sang ibu penjual es ketika menawarkan barang dagangannya barusan, “Bu barusan ibu bilang kalau beli es ibu bakalan masuk surga iya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya benar Pak Kiai. Kalau Pak Kiai beli es ini berarti Pak Kiai telah membantu membiayai sekolah anak saya. Karena hanya dengan usaha jualan es inilah saya menafkahi dan membiayai sekolah anak saya satu-satunya. Karena Pak Kiai sudah membantu beban hidup saya maka Pak Kiai kan dapat pahala. Bukankah pahala merupakan salah satu tiket buat kita untuk masuk surga?” tanya ibu penjual es itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya tapi kan surga bagi ibu adalah neraka bagi saya. Sedangkan neraka bagi saya adalah surga untuk ibu.” ujar Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksud Pak Kiai ini apa sih? Saya nggak paham apa yang Pak Kiai ucapkan barusan.” ujar ibu itu sambil mengerutkan dahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini. Bukankah kalau ada orang Islam pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat Jum`at maka dia akan mendapatkan pahala dan dengan pahala itu bisa menjadi bekal baginya untuk &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2:&lt;br /&gt;masuk surga. Sedangkan bagaimana pendapat ibu kalau ada seorang pemuda yang satu keyakinan dengan ibu melaksanakan Jum`atan? Dia mendapat pahala atau jadi dosa bagi dia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya jadi dosalah Pak Kiai. Masa bukan orang Islam Jum`atan.” jawab sang ibu dengan penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah itukan berarti surga bagi saya adalah neraka buat ibu. Artinya ibadah yang saya lakukan merupakan sebuah dosa kalau ibu melakukan ibadah yang saya lakukan. Demikian juga misalnya kalau ibu pergi ke tempat ibu beribadah itukan berarti ibu mendapatkan pahala dan menurut keyakinan ibu, ibu bisa masuk surga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi coba sekarang ibu bayangkan kalau saya yang mengerjakan ibadah yang ibu kerjakan maka menurut keyakinan saya pun saya akan masuk neraka karena telah melakukan ibadah agama lain yang berbeda keyakinan dengan saya. Nah dalam hal ini surga bagi ibu merupakan neraka bagi saya. Bukan begitu bu?” tanya Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Benar Pak Kiai! Sekarang saya mengerti apa yang barusan Pak Kiai ungkapkan. Tapi kan sekarang urusannya beda Pak Kiai.” sanggah sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beda apa maksudnya?” sekarang giliran Kiai Jihad yang belum paham akan ucapan sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksudnya dalam hal membantu orang kan seluruh agama memerintahkan. Agama Pak Kiai memerintahkan berbuat baik kepada seluruh makhluk ciptaan Tuhan demikian juga agama saya. Jadi kalau Pak Kiai beli es saya itu berarti Pak Kiai telah menjalankan perintah agama Pak Kiai dan Pak Kiai juga akan masuk ke dalam surga yang diyakini oleh agama Pak Kiai, bukan masuk surga yang saya yakini.” jawab sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh gitu iya bu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya dong Pak Kiai memang demikianlah kebenarannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah jadi agar lebih enak sekarang adalah bagaimana kita sama-sama melakukan kebenaran secara universal (kebenaran yang diakui oleh seluruh agama) untuk kita perjuangkan bersama sesama manusia dan kita kembalikan ganjarannya kepada Tuhan kita masing-masing.” ujar Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah begitu saya sangat setuju Pak Kiai.” dukung sang ibu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-4941585865286379709?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/4941585865286379709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/01/kiai-jihad-dan-ibu-penjual-es-sebuah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4941585865286379709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4941585865286379709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/01/kiai-jihad-dan-ibu-penjual-es-sebuah.html' title='Kiai Jihad dan Ibu Penjual Es  (Sebuah Obrolan Santai Antar Umat Beragama)'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-842707477021793067</id><published>2011-01-27T07:25:00.000-08:00</published><updated>2011-01-27T07:25:01.770-08:00</updated><title type='text'>Orang Hidup yang Hidup,  Orang Hidup yang Tidur,  dan Orang Hidup yang Mati</title><content type='html'>Kamis, 27 Januari 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Hidup yang Hidup, &lt;br /&gt;Orang Hidup yang Tidur, &lt;br /&gt;dan Orang Hidup yang Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat as Sajdah (32): 8-9&lt;br /&gt;&lt;8&gt;“Tsumma ja`ala naslahu ming sulaalatim mim maaim mahiin.”&lt;br /&gt;&lt;9&gt;” Tsumma sawwaahu wa nafakho fiihi mir ruuhihi wa ja`ala lakumus sam`a wal abshooro wal afidah. Qoliilam maa tasykuruun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;8&gt; ”Kemudian Dia menjadikan keturunan Adam dari saripati air yang hina (air mani)”&lt;br /&gt;&lt;9&gt; “Kemudian Dia menyempurnakan keturunan Adam dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam tubuh keturunan Adam dan Dia menjadikan pendengaran, pengelihatan, dan hati bagi kamu sekalian. Tetapi sedikit sekali kamu sekalian bersyukur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia itu pada awalnya berasal dari tanah yang diberi nama Adam. Kemudian keturunan Adam sampai akhir zaman kelak berasal dari air yang hina, mim maaim mahiin, dari nuthfah, atau air mani. Kalau kita buang air tersebut niscaya tidak akan ada seorang pun yang mau mengambilnya. Tapi coba kalau uang Rp. 5.000,- atau Rp. 50.000,- bisa dipastikan uang tersebut diambil orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam surat as Sajdah ayat 8: “Tsumma ja`ala naslahu ming sulaalatim mim maaim mahiin.” = ”Kemudian Dia menjadikan keturunan Adam dari saripati air yang hina (air mani).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika muncul kesombongan dalam diri kita segeralah sadari bahwa kita berasal dari air yang hina dan lemah. Dan, memang sesungguhnya tidak ada alasan sedikitpun bagi kita untuk menyombongkan diri di hadapan orang lain apalagi di hadapan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat Yasin ayat 77 Allah juga berfirman mengenai hal ini: “Awalam yarol ingsaanu annaa kholaqnaahu min nuthfating faidzaa huwa khoshiimum mubiin.” = “Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata menjadi musuh yang nyata!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas berkata, As bin Wa`il datang menemui Rasulullah Saw dengan membawa tulang yang telah rapuh dimakan usia, kemudian dia meremasnya hingga hancur dan berkata, “Hai Muhammad, apakah tulang yang telah aku hancurkan ini akan dibangkitkan?” Nabi pun menjawa, “Ya, benar. Allah akan membangkitkannya. Dia akan mematikanmu, kemudian akan menghidupkanmu lagi, kemudian memasukkanmu ke neraka Jahanam.” Lalu turunlah ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita juga sebenarnya adalah makhluk yang paling mulia jika dibandingkan dengan makhluk Allah yang lain. Dalam surat as Sajdah ayat 9 Allah berfirman: “Wa nafakho fiihi mir ruuhihi” = “Dan, Allah meniupkan ruh ciptaan-Nya ke dalam tubuh keturunan Adam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ruh dalam ayat di atas dinisbatkan kepada Allah sebagai penghormatan dan menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk yang mulia. Dengan ayat ini bisa menjadi motivasi dan pembangkit rasa percaya diri saat diri kita mengalami krisis kepercayaan diri, merasa hidup di dunia tak ada lagi guna, dan saat kita kehilangan semangat hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kedua sikap ini kita bisa menjadi manusia yang tidak menyombongkan diri tapi tetap percaya diri. Ini adalah sebuah keseimbangan yang sangat penting yang harus kita miliki dalam hidup. Memang tidak mudah untuk kita raih. Namun tidak mustahil untuk kita gapai kalau kita sudah memiliki kesadaran yang cukup akan siapakah sebenarnya diri kita ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat selanjutnya yang patut kita garis bawahi adalah “Qoliilam maa tasykuruun.” = “Sangat sedikit sekali kamu sekalian yang bersyukur.” Kalau dalam ayat ini dinyatakan sedikit sekali dari kita yang mau bersyukur, maka mafhum mukholafah (makna yang ada di balik ayat ini) berarti banyak sekali kamu sekalian yang kufur(tidak mau bersyukur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan ayat ini ada tiga hal yang telah Allah anugrahkan kepada kita yang semestinya sangat kita syukuri: ❶as Sam`a (pendengaran), ❷al Abshoor (pengelihatan), dan ❸al  Af-idah (hati). Supaya kita bisa mendengar, melihat, dan memahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim sudah semestinyalah kita menggunakan ketiga unsur ini untuk taat dan beribadah sebagai sebuah ungkapan syukur kepada Allah SWT. Tidak malah menggunakan pendengaran, pengelihatan, dan hati dalam kemaksiatan dan dosa.&lt;br /&gt;Orang yang bisa menggunakan pendengaran, pengelihatan, dan hati maka dia adalah orang hidup yang hidup karena dia bisa menerima kebenaran dan bisa memberikan manfaat bagi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang baru menggunakan pendengaran dan pengelihatannya tapi hatinya belum berfungsi maka dia adalah orang hidup yang tidur. Artinya ia hanya perlu kita bangunkan agar kembali ke jalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang yang pendengaran, pengelihatan, dan hatinya sudah tidak fungsi maka dia adalah orang hidup yang mati. Dalam surat al Baqoroh ayat 18 Allah berfirman: “Shummum bukmun `umyun fahum laa yarji`uun.” = “Mereka tuli, bisu, dan buta. Sehingga mereka tidak dapat kembali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuli karena pendengaran kita tidak berfungsi. Bisu karena mereka tidak memahami apapun dalam kehidupan sehingga tidak punya pemahaman apapun tentang hakekat kehidupan. Buta karena pengelihatan kita tidak berfungsi. Maka mereka ibarat orang yang telah mati tidak akan kembali (fahum laa yarji`uun).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-842707477021793067?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/842707477021793067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/01/orang-hidup-yang-hidup-orang-hidup-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/842707477021793067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/842707477021793067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2011/01/orang-hidup-yang-hidup-orang-hidup-yang.html' title='Orang Hidup yang Hidup,  Orang Hidup yang Tidur,  dan Orang Hidup yang Mati'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7137915231660837704</id><published>2010-12-17T23:44:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:44:14.933-08:00</updated><title type='text'>Muhammad yang Jujur</title><content type='html'>Cibubur, Sabtu, 25 September 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad yang Jujur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad...&lt;br /&gt;Dari bibirmu meluncur&lt;br /&gt;Kata-kata jujur&lt;br /&gt;Dan, menghibur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7137915231660837704?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7137915231660837704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/muhammad-yang-jujur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7137915231660837704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7137915231660837704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/muhammad-yang-jujur.html' title='Muhammad yang Jujur'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1829616573919320215</id><published>2010-12-17T23:43:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:43:25.798-08:00</updated><title type='text'>Hati yang Selesai</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 24 September 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini Kiai Jihad teringat kenangan masa mudanya. Saat muda ia sudah menyelesaikan hatinya untuk bertekad dalam hati yang paling dalam untuk menjadi ustadz dan menemani para santri menemukan jati diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat muda dulu sebenarnya ia banyak mendapat masukan agar meninggalkan dunia keustadzan. Atau minimal kalau tidak meninggalkan sama sekali, namun bisa mencari kerja yang lebih banyak menghasilkan keuntungan materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena 'kerja' sebagai ustadz itu susah kayanya. Pendapatan pas-pasan, kerja nggak kenal waktu, dan banyak mendapatkan fitnah dari orang mendingan lu cari kerja lain yang lebih jelas dan yang penghasilannya oke." ujar seorang teman masa muda Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Jihad muda bukan orang yang saklek. Meski sudah sangat bertekad dengan dirinya sendiri, ia juga tetap mencoba saran teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun nasib memang menggiring Kiai Jihad ke medan dakwah dan pendidikan. Ia pun semakin menemukan jalannya untuk bertemu dengan kebenaran yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang memang dipersilahkan memilih jenis pekerjaan apa saja. Seorang pelukis bisa menemukan Tuhan melalui lukisannya. Seorang penyanyi tidak mustahil bertemu Allah melalui aktivitas dan kesibukannya sebagai penyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang politikus, konselor, budayawan, insan perfilman, guru, tukang parkir, tukang ojek, SPG, buruh migran, dan penulis bisa bertemu dengan Tuhan melalui kesibukannya asalkan ia tetap menjaga kejujuran yang berlaku di dalam dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sangat ironis, bisa saja seorang ustadz, kiai, penceramah, tokoh masyarakat/adat, atau guru agama justru menjadi musuh utama Tuhan karena merasa suci dan merasa benar sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya apapun jenis pekerjaan kita, kerjakanlah dengan sepenuh hati dan dengan hati yang selesai. Artinya tidak ada perasaan, "Ah enakan jadi ustadz, enak kerjaan santai, cuma ceramah doang dapat duit banyak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ustadz sendiri bilang, "Enak iya jadi PNS gaji pasti, dapat uang pensiunan, waktu kerja jelas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru dua contoh perasaan yang mungkin muncul dari hati manusia-manusia yang hatinya belum selesai dalam menjalani pekerjaannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1829616573919320215?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1829616573919320215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/hati-yang-selesai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1829616573919320215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1829616573919320215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/hati-yang-selesai.html' title='Hati yang Selesai'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1611526907114081348</id><published>2010-12-17T23:42:00.000-08:00</published><updated>2010-12-17T23:42:24.412-08:00</updated><title type='text'>Pembunuhan yang Tidak Sengaja</title><content type='html'>Senin, 13-12-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan yang Tidak Sengaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(TJ: 84, an Nisa: 92)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wa maa kaana limu-minin ay yaqtula mu-minan illaa khotho-aa = Dan, tidak selayaknya/tidak sepantasnya, terjadi kepada seorang mukmin membunuh mukmin yang lainnya kecuali karena tidak sengaja/karena kesalahan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan redaksi dalam ayat 92 ini memakai kata mu-min. Dengan kata lain mustahil, nggak mungkin, nggak masuk akal, atau merupakan sebuah peristiwa yang irrasional dan imposible ada orang mukmin melakukan suatu perbuatan yang sangat dilarang oleh agama dan termasuk ke dalam dosa besar yaitu kasus pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian? Karena secara derajat (kemuliaan manusia di sisi Allah) spiritualitas seorang pemeluk Islam itu ada tiga: pertama muslim. Mukmin. Dan, ketiga muttaqin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau derajat keagamaan kita dalam berislam masih pada tingkat muslim maka sangat dimungkinkan ada pertengkaran, pertikaian, perselisihan, bahkan sampai bunuh-bunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu juga jangan kaget kalau dalam Islam ada perpecahan. Dalam kemusliman seseorang masih ada potensi golongan, kelompok, mazhab, atau organisasi keagamaan tertentu yang diyakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang NU masih fanatik buta dengan ke-NU-annya dan menganggap yang selain itu keliru. Orang Muhammadiyah masih fanatik dengan ke-Muhammadiyah-annya sehingga mengira bahwa yang selain orang Muhammadiyah adalah salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah seorang muslim saling bunuh-bunuhan? Jawabannya mungkin. Dalam sebuah hadits Muhammad Rosulullah Saw bersabda, "Idzaa taqol muslimaani bisaifihimaa fal qootilu wal maqtuul fin naar = Apabila dua orang muslim bertemu dengan kedua pedang mereka berdua maka yang membunuh dan yang terbunuh di dalam neraka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada derajat mukmin tingkat toleransi dan pemikiran keagamaan meningkat satu level di atas muslim. Orang mukmin sangat menghargai keberagaman keberagamaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mungkin orang NU tapi ketika berada di tengah orang selain NU ia sama sekali tak menonjol-nonjolkan ke-NU-annya bahkan banyak orang tidak tahu kalau dia orang NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau dia mungkin jama'ah Muhammadiyah tapi begitu ia ikut Shubuh berjama'ah lalu imamnya qunut, dia memang tidak ikut qunut tapi hal itu tidak serta-merta membuat dia kapok berjama'ah Shubuh di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan derajat tertinggi adalah muttaqin (orang yang bertakwa). Makanya sangat wajar kalau Allah perintahkan untuk menjalankan ibadah puasa adalah orang beriman (mukmin) agar dia bisa meningkat derajatnya menjadi orang bertakwa (muttaqin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya wajar kalau haji yang diterima itu adalah haji mabrur. Karena kemabruran (al birr) hanyalah untuk orang yang bertakwa. Al birru manit taqoo = Kemabruran itu adalah bagi siapa yang takwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SALAH BUNUH (PEMBUNUHAN YANG TIDAK SENGAJA)&lt;br /&gt;Namun memang harus diakui bahwa orang mukmin bisa saja berbuat suatu kesalahan yang tidak sengaja dan ia sama sekali tidak memiliki maksud untuk melakukan hal tersebut seperti halnya dicontohkan dalam ayat ini, orang mukmin bisa saja melakukan kesalahan yang fatal semisal tidak sengaja melakukan pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara contoh pembunuhan yang tidak sengaja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lagi berburu, niatnya mau nembak/manah/nombak hewan buruan eh nggak tahunya kena orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seorang polisi yang niatnya mau nembak penjahat eh nggak tahunya pelurunya nyasar kena orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sedang memetik buah kelapa, duren, atau buah besar lainnya sebelum dia melempar buah tersebut ke bawah dia lihat nggak ada orang, pas dia lempar ke bawah buah itu eh pas ada orang lewat, mengenai orang tersebut sampai dia meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau dulukan orang itu di antara cara memetik buah adalah dengan cara melempar batu eh nggak tahu pas batu itu dilempar malah mengenai orang lewat sampai menyebabkan ia meninggalkan dunia (innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji'uun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Seseorang memukul orang lain dengan ukuran dan aturan pukulan tersebut secara umum, lazim, biasanya, dan ghooliban tidak akan menyebabkan seseorang meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi orang yang kita pukul tersebut malah meninggal dunia. Misalnya petinju yang memukul TKO musuhnya sampai meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu juga bedanya petinju dengan peninju. Kalau petinju itu orang yang meninju (memukul) secara profesional dengan aturan, peraturan, dan peralatan yang bisa menjaga keamanan jalannya pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SANKSI ATAS PEMBUNUHAN YANG TIDAK SENGAJA&lt;br /&gt;"Fatahriiru roqobatim mu-minatin wa diyatum musallamatun ilaa ahlihi illaa ay yushoddaquu = Maka sanksi atas pembunuhan yang tidak sengaja adalah, 1. Memerdekakan budak/hamba sahaya perempuan yang beriman. 2. Membayar diyat yang diserahkan kepada keluarga korban (ahli warisnya)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- al Mufrodaatul Yauum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Shodaro - Yashdhu(i)ru = Terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. 'Ataqo-ya'tiqu-'itqon = Membebaskan, melepaskan, atau memerdekakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nasamah = al Insaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wadaa-yaudii-wadyan-yadiyatan (al qootilul qotiil) = Membayar diyat kepada ahli waris korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Adaa-ya-dii-adyan-muaddaatan = Melunasi, membayar, memberikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1611526907114081348?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1611526907114081348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/pembunuhan-yang-tidak-sengaja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1611526907114081348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1611526907114081348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/pembunuhan-yang-tidak-sengaja.html' title='Pembunuhan yang Tidak Sengaja'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-4327329886538323799</id><published>2010-12-17T23:40:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:40:22.274-08:00</updated><title type='text'>Dari "Padi Masalah" Menjadi "Nasi Berkah"</title><content type='html'>Sabtu, 11-12-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari "Padi Masalah" Menjadi "Nasi Berkah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya masalah yang dimilikinya saat ini. Mendorong Mat Semplur untuk kembali mengevaluasi dan merenungkan permasalahan pokok yang menyebabkan masalah saat ini bisa timbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Mat Semplur sudah mengira bahwa hal ini bisa saja terjadi. Namun sebelumnya ia tidak begitu yakin akan separah ini. Sampai hal ini terjadi barulah ia yakin. Kekhawatiran Mat Semplur kemarin, hari ini telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada penyesalan terjadi sebelum suatu peristiwa itu terjadi. Tapi penyesalan itu ada setelah kejadian. Namun penyesalan yang sangat yang ia rasakan sekarang ia coba untuk mengambil hikmah yang ada di balik peristiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencoba jujur dan terbuka dengan diri sendiri Mat Semplur menyadari bahwa peristiwa pahit ini bisa terjadi semata-mata karena kelalaiannya dalam memaksimalkan anugerah waktu yang telah Allah karuniakan atas hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ia terlena dalam "La'bun wa lahwun" = dalam permainan dan sendau gurau. Sungguh permainan itu telah melalaikan Mat Semplur dalam mempersiapkan segala hal yang berkenan dengan beberapa hal yang berkenaan dengan beberapa hal yang berkaitan dengan pekerjaannya. Baik di rumah atau di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mulai saat ini Mat Semplur mulai mengi'tikadkan dalam dirinya bahwa ia tidak akan terlena, terbuai, dan tergoda lagi dengan segala hal yang melalaikan akal dan hatinya yang membuat dia menjadi seorang pemalas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bisa masuk ke dalam konsep "taubatan nasuha". Bukan tobat sambel. Bukan tobat-tobatan. Tapi tobat beneran. Mat Semplur yakin bahwa kalau Allah memiliki rahasia akan masalah ini. Tinggal bagaimana ia mengasah kecerdasan akal dan ketajaman hati saja untuk menggali hikmah yang ada di baliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat Semplur tahu mengapa Allah menimpakan masalah ini kepadanya. Tidaklah Allah memberikan suatu masalah kepada Mat Semplur kecuali Allah tahu bahwa Mat Semplur mampu memikulnya. ''Laa yukallifullaha nafsan illaa wus'ahaa'' = ''Tidaklah Allah membebani masalah kecuali yang seseorang itu mampu memikulnya.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah itu bukanlah semata-mata masalah. Masalah hanya menjadi masalah kalau kita menjadi manusia yang putus asa sehingga tidak mau menggali hikmahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah pada  awalnya adalah bagaikan padi.Kalau padi bisa kita olah dengan baik ia menjadi beras, beras yang diolah dengan tepat menjadi nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pengetahuan kita hanya pada menyikapi padi atau sampai beras maka kita menjadi orang yang makan padi/beras seperti ayam yang memang tidak punya pengetahuan untuk mengubah beras menjadi nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga masalah yang kita punya harus kita olah sedemikian rupa sehingga ia bisa menjadi berkah sebagaimana kita sebagai manusia juga sudah memiliki kecerdasan untuk mengubah beras menjadi nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mengolah ''padi masalah'' menjadi ''nasi berkah''!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-4327329886538323799?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/4327329886538323799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/dari-padi-masalah-menjadi-nasi-berkah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4327329886538323799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4327329886538323799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/dari-padi-masalah-menjadi-nasi-berkah.html' title='Dari &quot;Padi Masalah&quot; Menjadi &quot;Nasi Berkah&quot;'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1673062258223355120</id><published>2010-12-17T23:39:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:39:32.780-08:00</updated><title type='text'>Beban Dosa</title><content type='html'>Sabtu, 11-12-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beban Dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana manusia bisa hidup bahagia&lt;br /&gt;dengan beban dosa di pundaknya?&lt;br /&gt;Tidakkah pernah ia baca&lt;br /&gt;dalam kitab suci agamanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa ada pengadilan Tuhan&lt;br /&gt;yang tak ada sogokan-sogokan&lt;br /&gt;yang tak mengenal suap-suapan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1673062258223355120?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1673062258223355120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/beban-dosa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1673062258223355120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1673062258223355120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/beban-dosa.html' title='Beban Dosa'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7404121523307736730</id><published>2010-12-17T23:38:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:38:17.926-08:00</updated><title type='text'>Bapak Pluralisme</title><content type='html'>Ahad, 051210&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Pluralisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah bapak pluralisme itu?" tanya Kiai Jihad kepada para santrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gus Dur!" kata seorang santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cak Nur" jawab seorang santri lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lainnya menjawab, "Cak Nun!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ulil"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Azyumardi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Komaruddin-lah yang pantas mempersatukan dan mampu mensinergikan berbagai macam perbedaan seperti di Indonesia." ujar seorang santri daerah dengan begitu yakin dan percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta beragam jawaban lainnya. Setelah para santri kehabisan jawaban, ia melanjutkan dengan pertanyaan selanjutnya, "Kira-kira semua tokoh pluralisme yang kalian sebutkan tadi di atas bisa menghormati perbedaan secara luas atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dalam kehidupan mereka memberikan kebebasan berpikir yang seluas-luasnya dan seluwes-luwesnya atau memaksa kita untuk mengikuti pemikiran mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu siapa dong Pak Kiai, bapak pluralisme yang sesungguhnya?" tanya Mat Semplur yang merupakan salah satu santri Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak Pluralisme yang sesungguhnya itu adalah Allah SWT." ujar KJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh mengapa bisa demikian Pak Kiai?" tanya Semplur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah jelas-jelas Allah menyatakan dalam firman-Nya: Innaa kholaqnaakum syu'uubaw waqobaaila lita'aarofuu = Sesungguhnya kami telah menciptakan kamu sekalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa tidak lain hanyalah dengan alasan agar kamu sekalian bisa saling mengenal, saling mencintai, peduli, bekerja sama, gotong royong, toleransi, saling menghormati, dan rukun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan malah saling memfitnah, menjelek-jelekkan satu sama lain, saling curiga, dan berebut kekuasaan di antara kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi demikianlah Allah menjadikan kita sebagai bangsa Indonesia ini dengan berbagai suku bangsa, agama, pemikiran, dan segala perbedaan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Allah berkehendak niscaya Ia akan menciptakan seluruh yang bernyawa dan berada di dunia ini dalam bentuk/format seragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak demikian dengan Allah. Perbedaan yang ada bukanlah sebuah alasan untuk berpecah belah, saling fitnah, tawuran, dan yang parah lagi ada segolongan manusia yang merasa bahwa mereka lebih mulia dan sempurna dibandingkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah padang rumput, hiduplah di sana hewan-hewan pemakan rumput. Ada kambing, sapi, kerbau, bahkan unta. Mereka memang berbeda-beda tapi tidak akan ada cerita kambing kepengen banget menjadi sapi atau sapi kesemsem mau jadi kerbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sapi sehari-hari bergaul, bersosialisasi, dan berinteraksi dengan kerbau namun sapi tetap menjadi sapi dan kerbau tetap menjadi kerbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada sapi berjuang pengen kayak kerbau dan kerbau pengen jadi sapi karena iri hati maka kita sebenarnya belum siap menerima perbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau manusia, baru aja kenal sama teknologi eksternal dari barat, baru aja makan makanan khas Eropa kemudian memanggil perempuan yang melahirkannya dengan panggilan Mammy, menyapa bapaknya pakai istilah Daddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru tiga bulan jadi buruh migran di Timur Tengah memanggil kedua orang tuanya Abi wa Umi. Itu tandanya bangsa kita adalah bangsa yang suka masuk angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang pake baju kuning dianggap pro Golkar. Lalu karena kita anggap dia berbeda dengan kita maka kita proklamirkan bahwa mulai saat itu juga ia adalah musuh bebuyutan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dulu ada yang beda pemahaman agamanya dengan kita, ia kita bid'ah-bid'ah-kan. Sekarang kalau ada yang demikian kita kafir-kafirkan dan kita anggap ia sesat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7404121523307736730?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7404121523307736730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/bapak-pluralisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7404121523307736730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7404121523307736730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/bapak-pluralisme.html' title='Bapak Pluralisme'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6015797071771835500</id><published>2010-12-17T23:36:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:36:51.096-08:00</updated><title type='text'>Launching 3G Madani</title><content type='html'>Selasa, 07-12-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lauching 3G Madani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua lembaga, yayasan, dan organisasi yang ada memiliki niat memberikan pencerahan kepada banyak orang berani mengirarkan dan memproklamirkan diri sebagai lembaga dakwah, yayasan dakwah, atau organisasi dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kalau urusannya sudah dakwah maka ke sananya adalah ungkapan terima kasih yang seadanya plus embel-embel seikhlasnya. Maka kita tidak perlu heran ketika kita mendapatkan informasi tentang sebuah lembaga yang kita kita sebuah lembaga dakwah ternyata hanya sebuah lembaga pelatihan biasa yang merasa perlu memasang tarif untuk menjalankan perputaran roda lembaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3G Madani pun hadir sebagai sebuah jawaban akan pentingnya sebuah lembaga dakwah di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Selain tentu saja terus-menerus belajar untuk memberikan pencerahan kepada segenap masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3G itu sendiri dalam lembaga dakwah ini merupakan sebuah singkatan dari God Guidence, God Way, dan God Spot. Bimbingan Tuhan, untuk menempuh jalan Tuhan, dan kemudian pada satu titik bertemu dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangkaian acara Parenting Skill, 3G Madani pun di-launching pada Sabtu, (4/12). Ust. Fuad Salim, LC yang menjadi pembicara mengajak untuk mengenal hakikat manusia yang terdiri dari dua unsur pokok: unsur ruh (suci) dan unsur jasad (kotor). Ruh suci karena berasal dari Allah. Sedangkan jasad kotor karena berasal dari bumi/tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski gedung 3G Madani saat ini masih dalam proses finishing, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat para ustadz yang kelak akan menjalankan dan mengisi misi dakwahnya melalui lembaga dakwah 3G Madani. (MIs)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6015797071771835500?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6015797071771835500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/selasa-07-12-2010-lauching-3g-madani.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6015797071771835500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6015797071771835500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/selasa-07-12-2010-lauching-3g-madani.html' title='Launching 3G Madani'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6244179629490709361</id><published>2010-12-17T23:35:00.001-08:00</published><updated>2010-12-17T23:35:34.379-08:00</updated><title type='text'>Aku Bukan Superman</title><content type='html'>Selasa, 071210&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Bukan Superman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku bukanlah Superman&lt;br /&gt;Aku juga bisa nangis&lt;br /&gt;Bila kekasihku pergi&lt;br /&gt;Pergi meninggalkan aku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga komponen penting dalam sebuah keluarga. Ibu, anak, dan bapak. Ketiga unsur ini tidak bisa dipisahkan atau saling memisahkan diri. Mereka adalah sebuah kesatuan yang saling melengkapi antara satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah keluarga timbul ketika salah satu pihak merasa menjadi “Superman”. Merasa menjadi pihak yang paling berjasa di antara anggota keluarga yang lain. Merasa menjadi pihak yang paling memegang kuasa sehingga bisa berbuat semena-mena dan semaunya.&lt;br /&gt;Anak yang telah dewasa merasa sudah tidak lagi membutuhkan kedua orang tuanya karena ia merasa sudah tidak lagi membutuhkan kedua orang tuanya. Ia merasa sudah bisa hidup mandiri, sendiri, dan tanpa bantuan kedua orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak merasa menjadi satu-satunya orang yang bekerja keras dalam keluarga sehingga istri dan anak harus mengikuti segala kemauannya. Ibu merasa menjadi pihak yang paling banyak berkorban baik berupa waktu, tenaga, perasaan, dan materi. Apalagi ditambah kalau dia seorang wanita karir, maka waham sebagai “seorang Superman” pun semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memberikan kesadaran bahwa segenap anggota keluarga (ibu, anak, dan bapak) merupakan satu kesatuan yang tidak bisa berdiri sendiri inilah maka Yayasan Madani Mental Health Care (MMHC) mengadakan sebuah seminar keluarga “Parenting Skill” dengan tema “Aku Bukan Superman” pada Sabtu (4/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang digelar di Pendopo Madani ini dihadiri oleh Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater, segenap staf Madani Mental Health Care, para tamu undangan, dan para peserta yang terdiri dari orang tua santri dan santri Madani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pembicara kunci, dr. Aisyah Dahlan menyampaikan materi tentang mengendalikan dan mengontrol emosi. Teater 100 pecandu sendiri, selain sebagai penghibur yang menyemarakkan acara juga mengiringi dr. Aisyah Dahlan dalam menyampaikan materinya dengan alunan musik yang syahdu nan emosional. (MIs)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6244179629490709361?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6244179629490709361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/aku-bukan-superman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6244179629490709361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6244179629490709361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/aku-bukan-superman.html' title='Aku Bukan Superman'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5676281649007405048</id><published>2010-12-12T18:05:00.001-08:00</published><updated>2010-12-12T18:05:40.995-08:00</updated><title type='text'>Pengajian TJ Jum`at Malam (an Nisa: 86)</title><content type='html'>Jum`at, 29-10-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajian TJ Jum`at Malam (an Nisa: 86)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam ayat sebelumnya kita diperintahkan Allah untuk mendoakan orang lain. Kalau kita mendoakan yang baik maka malaikat akan mendoakan yang baik juga untuk kita. Begitu juga sebaliknya, kalau kita mendoakan kejelekan maka malaikat juga akan mendoakan kejelekan untuk kita kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam ayat ini kita diajarkan, kalau kita dihargai, diberi sesuatu, dan dihormati orang lain, maka akhlak yang baik adalah kita membalasnya dengan yang lebih baik atau minimal yang sederajat/sebanding. “Wa idzaa huyyitum bitahiyyatin fahayyuu biahsani minhaa aw rudduuhaa = Dan, apabila kamu sekalian diberi penghormatan, penghargaan, do`a, dan suatu pemberian maka balaslah dengan yang lebih baik atau yang semisalnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Asal kata “tahiyat” dalam budaya Arab sebelum Islam digunakan untuk ketika mereka bertemu satu sama lain mereka mengucapkan kata “hayyaka” = Semoga kamu panjang umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika Islam datang maka bangsa Arab diajarkan untuk saling mengucapkan salam yang lebih baik dengan mengucapkan: “Assalamu `alaikum wa rohmatullaahi wa barokaatuh.” Kemudian dijawab: “Wa `alaikumus salaam wa rohmatullaahi wa barokaatuh.” Sebagaimana firman Allah: “Fahayyu biahsani minhaa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Panjang umur” tidak menjamin keselamatan hidup. Beda dengan “Assalamu `alaikum wa rohmatullaahi wa barokaatuh”, mau pendek atau panjang umur yang penting adalah kita hidup selamat dan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Orang yang memulai salam mendapatkan 90 kebaikan. Sedangkan yang menjawabnya mendapat 10 kebaikan. (Hadits “Fadhilah”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari segi hukum memulai salam adalah sunah sedangkan yang menjawab:&lt;br /&gt;1. Kalau rombongan hukumnya fardhu kifayah.&lt;br /&gt;2. Kalau man to man hukumnya fardhu `ain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tahiyat secara lafdzi bisa diperluas menjadi tahiyat dalam berbagai macam bidang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mencium tangan hukumnya adalah makruh kecuali kepada orang yang kita harapkan keberkahannya seperti guru atau orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berpelukan dimakruhkan kecuali atas kerinduan yang sangat karena lama tidak bertemu atau karena suatu kegembiraan yang sangat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5676281649007405048?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5676281649007405048/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/pengajian-tj-jumat-malam-nisa-86.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5676281649007405048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5676281649007405048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/pengajian-tj-jumat-malam-nisa-86.html' title='Pengajian TJ Jum`at Malam (an Nisa: 86)'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5571772484566165904</id><published>2010-12-12T18:04:00.001-08:00</published><updated>2010-12-12T18:04:21.843-08:00</updated><title type='text'>Pengajian TJ Sabtu Pagi Hal. 58</title><content type='html'>Sabtu, 23-10-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajian TJ Sabtu Pagi Hal. 58&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yang dimaksud berpecah belah di sini terutama adalah dalam masalah akidah. (“Wa laa takuunuu kalladdziina tafarroquu” = Dan, janganlah kamu sekalian menjadi sebagaimana orang-orang yang berpecah belah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yahudi terpecah belah menjadi 71 golongan. Golongan yang satu selamat. Sedangkan yang 70 golongan lainnya lagi masuk neraka. Dalam pemahaman Islam dalam waktu yang akan datang Nabi Muhammad Saw mempredisikan umat Islam terpecah belah menjadi 73 golongan. Satu golongan selamat, sedangkan 72 golongan lainnya masuk neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Terjadinya perpecahan ini adalah setelah datangnya al Bayyinaat. “Min ba`di maa jaa-ahumul bayyinaat” = Setelah datangnya al Bayyinaat kepada mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5571772484566165904?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5571772484566165904/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/pengajian-tj-sabtu-pagi-hal-58.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5571772484566165904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5571772484566165904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/pengajian-tj-sabtu-pagi-hal-58.html' title='Pengajian TJ Sabtu Pagi Hal. 58'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1025197016974659639</id><published>2010-12-12T17:58:00.000-08:00</published><updated>2010-12-12T17:58:00.978-08:00</updated><title type='text'>Tentang Hidup  (Sebuah Terapi Mental)</title><content type='html'>Senin, 22-11-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Hidup&lt;br /&gt;(Sebuah Terapi Mental)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Siapa yang mengetahui jauhnya jarak perjalanan maka ia akan tahu kira-kira apa bekal yang harus ia persiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wa maa kholaqtul jinna wal insa illa liya`buduun = “Dan tidaklah Kami ciptakan jin dan manusia kecuali agar mengabdikan diri (ibadah) kepada-Ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hidup itu ibadah plus indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hidup itu permainan. Maka karena ia merupakan permainan maka kita harus:&lt;br /&gt;1. Sungguh-sungguh&lt;br /&gt;2. Latihan (persiapan)&lt;br /&gt;3. Professional&lt;br /&gt;4. Menjadi subyek bukan obyek&lt;br /&gt;5. Mengetahui aturan main&lt;br /&gt;6. Mengetahui posisi&lt;br /&gt;7. Mempunyai mental juara&lt;br /&gt;8. Menikmati hidup&lt;br /&gt;9. Menjalani setiap level&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Materi ini disampaikan oleh Ust. Ginanjar Maulana di Musholah al Madani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1025197016974659639?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1025197016974659639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/tentang-hidup-sebuah-terapi-mental.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1025197016974659639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1025197016974659639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/tentang-hidup-sebuah-terapi-mental.html' title='Tentang Hidup  (Sebuah Terapi Mental)'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-9086455007548022760</id><published>2010-12-12T17:51:00.000-08:00</published><updated>2010-12-12T17:51:22.660-08:00</updated><title type='text'>Fight HIV/AIDS with Faith</title><content type='html'>Senin, 15-11-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Press Realess HANI 2010 Madani Mental Health Care &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fight HIV/AIDS with Faith&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keimanan (faith) merupakan unsur utama dalam kehidupan beragama setiap manusia. Keimanan (kepercayaan) inilah yang membuat kita mampu mentaati perintah Allah SWT. Dalam perintah Allah sudah pasti tersimpan banyak hikmah. Karena Allah tidak semata-mata memberikan sebuah perintah kecuali ada pelajaran yang bisa diambil di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah mengharamkan perzinahan, pergaulan bebas, dan narkoba kita akan banyak mendapatkan manfaat kalau kita kuat menahan diri untuk tidak melanggar larangan Allah tersebut. Namun manusia yang kurang imannya akan tergoda ketika diiming-imingi oleh salah satu di antara tiga hal haram di atas. Di saat kemaksiatan dan dosa sudah menjadi “lalap” sehari-hari kita maka salah satu azab Allah di dunia adalah semakin marak dan meningkatnya penyebaran virus HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berperang (fight) melawan penyebaran dan penularan virus HIV/AIDS merupakan sebuah perjuangan tiada henti. Segenap komponen dan unsur yang ada dalam masyarakat diharapkan untuk terus memperkaya informasi tentang virus mematikan yang belum juga ditemukan obatnya ini agar bisa memahami bagaimana pencegahan dan penanganan virus serta Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madani Mental Health Care (MMHC) sebagai salah satu lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi korban skizofrenia dan narkoba, tentunya kita semua sudah sangat prihatin saat melihat jumlah ODHA yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam penyuluhan, seminar, talk show, dan berbagai macam bentuk forum diskusi dan konsultasi yang membahas tentang HIV/AIDS dan ODHA terus diselenggarakan dan digelar. Kita memang tidak boleh putus asa dan harus terus memacu tenaga, pengetahuan, keterampilan, semangat, motivasi, dan kepedulian mengenai hal ini. Karena kalau bukan kita yang mau peduli, lalu siapa lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hemat kami pencerahan keimanan merupakan salah satu metode jitu untuk “berperang” melawan virus HIV/AIDS. Meskipun patut kita semua sadari bahwa pencerahan iman ini tidak bisa berdiri sendiri. Tetap dibutuhkan berbagai macam faktor pendukung lainnya untuk menunjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa iman yang kuat manusia seperti kita cenderung berbuat nekat. Waktu kosong tanpa aktivitas apapun biasanya akan kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang berbau maksiat. Nah, perbuatan maksiat inilah yang bisa menjadi penyebab seseorang terjangkiti atau tertular penyebaran virus HIV/AIDS. Apakah itu karena seseorang suka “jajan” di luar atau karena pemakaian jarus suntik secara bergantian dengan ODHA. Di sinilah pentingnya faktor iman sebagai amunis utama untuk melawan virus HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-9086455007548022760?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/9086455007548022760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/fight-hivaids-with-faith.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9086455007548022760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9086455007548022760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/12/fight-hivaids-with-faith.html' title='Fight HIV/AIDS with Faith'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7628415960317924924</id><published>2010-11-08T10:41:00.000-08:00</published><updated>2010-11-08T10:41:13.387-08:00</updated><title type='text'>Kasus Skizofrenia</title><content type='html'>Kasus Skizofrenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus skizofrenia yang digambarkan pertama kali dengan jelas dalam literatur berbahasa Inggris mungkin terjadi pada tahun 1810 saat pasiennya John Haslam di Rumah Sakit Jiwa Bethlem (St. Mary of Bethlehem) yang bernama John Tilly Matthews yakin bahwa sebuah "mesin neraka" menyiksa dan mengendalikan dirinya. Dalam serangkaian pengungkapan, Matthews menggambarkan bagaimana mesin tersebut memecah, meledakkan dan memanjangkan otak dalam usaha untuk menundukkan dirinya. (M.H. Stone. Healing the Mind: A History of Psychiatry from Antiquity to the Present. 1997).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa pikiran dapat menyerang diri sendiri seperti pada pasien skizofrenia? Dapatkah pikiran dan terutama hidup mereka kembali ke keadaan normal seperti sediakala? Apakah yang harus dilakukan untuk mewujudkan hal itu? Tulisan-tulisan di Blog Skizofrenia ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Kita akan mulai dengan tiga contoh kasus yang kami ambil dari Dennis C. Daley &amp; Ihsan M. Salloum, Hazelden Chronic Illness Series: Clinician's Guide to Mental Illness. (2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Kasus 1&lt;br /&gt;Joe adalah siswa yang baik di sepanjang masa SMA-nya. Ia anggota tim futbol, mempertahankan ranking yang bagus dan mendapatkan pujian pada tiap semesternya.&lt;br /&gt;Ia ramah dan populer. Menjelang akhir semester pertama di maktab (college)-nya, semuanya mulai berubah. Joe tak lagi makan bersama dengan kawan-kawannya, pada kenyataannya ia mulai berkurung diri di dalam kamarnya. Ia mulai mengebaikan kesehatan pribadinya dan berhenti menghadiri kuliah. Joe mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi dan harus membaca kalimat yang sama secara berulang-ulang. Ia mulai percaya bahwa kata-kata dalam naskah bukunya memiliki makna yang khusus baginya dan dengan sesuatu cara memberitahukannya sebuah pesan untuk menjalankan sebuah misi rahasia. Joe mulai menyangka bahwa kawan sekamarnya bersekongkol dengan telepon dan komputernya untuk mengawasi kegiatannya. Joe menjadi takut jika kawan sekamarnya tahu akan pesan dalam naskah bukunya dan kini mencoba untuk menipunya. Joe mulai percaya teman sekamarnya dapat membaca pikirannya, pada kenyataannya siapapun yang ia lewati di aula atau di jalanan dapat mengatakan apapun yang ia pikirkan. Saat Joe sedang sendirian di kamarnya, ia dapat mendengar bisikan mereka yang ia percayai sedang mengawasinya. Ia tak dapat memastikan apa yang mereka katakan tapi ia yakin bahwa mereka membicarakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Kasus 2&lt;br /&gt;Roger adalah pria berusia 36 tahun yang memiliki riwayat panjang mendengar suara-suara yang menyuruhnya untuk melukai diri sendiri dan orang lain. Ia telah menuruti suara-suara itu di masa yang lalu dan akibatnya ia harus menjalani pemenjaraan karena telah mengancam seseorang dengan sebilah pisau. Ia juga takut dilukai oleh musuh-musuhnya dan hal itu mengakibatkannya tidak tidur dengan tujuan untuk melindungi dirinya sendiri. Roger secara aktif menggunakan alkohol, ganja dan kokain untuk mengatasi gejala-gejalanya. Roger telah lama berhenti minum obat dari dokternya karena pengalamannya akan ketidaknyamanan efek sampingnya. Ia melaporkan bahwa ia merasa letih dan tidak dapat berhenti melangkah. Ia pada mulanya mengalami pemulihan saat pertama kali menggunakan narkoba dan alkohol. Tapi segera setelah itu ia menemukan bahwa semakin banyak ia menggunakan narkoba dan alkohol semakin paranoid dan menjadi semakin waspada ia jadinya dan gejala-gejalanya kembali menjadi parah. Kekhawatiran Roger akan melukai orang lain dan ketakutan akan dilukai telah mengakibatkan dirinya memiliki rencana untuk bunuh diri. Ia tak mampu untuk mengetahui kaitan antara obat dari dokternya dan narkoba dengan pengendalian gejala dan pemburukan penyakitnya. Roger juga harus berjuang melawan diabetes dan ketidakmapanan gula darah karena kurang gizi dan penggunaan alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Kasus 3&lt;br /&gt;Edward menghabiskan waktunya sendirian di tempat tidur, jika ia bisa. Sebelum ia sakit, ia menikmati waktunya bersama keluarganya atau bekerja. Kadangkala ia berpikir masalah pekerjaan, dan kadang-kadang ia membuat rencana, namun ia nampaknya tak pernah mencapai tahap wawancara atau kontrak kerja. Saat ia mengunjungi orang tuanya mereka mencoba membujuknya untuk berbicara tentang masalah keluarga atau politik. Edward tak banyak berkata-kata. Walaupun ia menolak dikatakan depresi, dan ia mengungkapkan harapannya akan masa depan, ia hampir-hampir tak pernah tersenyum dan benci untuk membereskan piring sisa makan atau membereskan tempat tidurnya. Psikiater telah menanyainya tentang suara-suara, akan tetapi Edward bersikukuh bahwa ia tak pernah mendengarnya. Saat ia dirawat di rumah sakit untuk pertama kalinya, ia ingat, ia kesulitan untuk mempertahankan jalan pikirannya, dan ia tahu ia bertingkah aneh karena polisi menangkapnya saat ia keluyuran di jalanan ketika mengenakan pakaian menyelam. Tapi Edward tak dapat mengingat kenapa dan nampaknya hal itu bukan lagi merupakan masalah baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah digambarkan dalam contoh kasus di atas, skizofrenia adalah penyakit mental yang memiliki rentang yang luas. Bahkan beberapa ahli meragukan bahwa penyakit ini adalah gangguan yang tunggal. Fakta bahwa hanya ada satu kata untuk merujuk ke sesuatu penyakit tidaklah berarti bahwa penyakit itu satu (Nancy C. Andreasen. Schizophrenia: from Mind to Molecule. 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Anta Samsara&lt;br /&gt;http://skizo-friend.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7628415960317924924?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7628415960317924924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/kasus-skizofrenia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7628415960317924924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7628415960317924924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/kasus-skizofrenia.html' title='Kasus Skizofrenia'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8472998868028552811</id><published>2010-11-08T10:38:00.001-08:00</published><updated>2010-11-08T10:38:53.137-08:00</updated><title type='text'>Agama Modal Utama dalam Mendidik Anak</title><content type='html'>Dadang Hawari - Agama Modal Utama Dalam Mendidik Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari Republika online&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mendidik anak-anak mereka, pasangan Dadang Hawari dan Erny Hawari menjadikan agama sebagai bekal utama yang harus diberikan sejak dini. Sejak usia empat tahun anak-anaknya sudah dibiasakan untuk sholat berjamaah, minimal sholat Maghrib. Pada usia delapan tahun, anak-anak mereka pun telah diajari untuk menjalankan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama menurut pasangan Erny Hawari dan Dadang Hawari adalah bekal utama yang harus dimiliki anak-anaknya, karenanya dari kecil mereka sudah menanamkan nilai-nilai agama dalam mendidik anak mereka. "Anak bagi saya adalah segala-galanya, titipan Allah yang benar-benar harus saya jaga," kata Erny, isteri psikiater sekaligus guru besar tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mencatat betul betapa nilai agama sangat penting. "Bekal pendidikan agama itu perlu ditanamkan sejak dini, karena jika dibekali pemahaman agama yang benar, anak kita Insya Allah akan terjaga," kata Erny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam membekali nilai-nilai agama pada anak-anaknya, mereka mendatangkan guru mengaji ke rumah. Selain mengajari anak-anak membaca Alquran, juga menanamkan nilai-nilai agama. Ini dilakukan sejak anak pertama mereka duduk di bangku Sekolah Dasar, anak kedua berusia enam tahun, dan yang ketiga berusia tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru mengaji anak-anak mereka itu juga terus berhubungan baik hingga anak-anak mereka menikah. Sehingga sang guru mengaji seperti menjadi bagian dari keluarga sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekal ilmu agama, menurut Dadang, menjadi jaminan tersendiri dalam membesarkan anak-anaknya. Tanpa dipaksa, saat usia mereka delapan tahun, anak-anak telah mulai dilatih untuk menjalankan puasa. Bila puasa anaknya penuh, mereka tidak segan-segan untuk memberi hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian hadiah itu, kata Erny, setidaknya menjadi motivasi bagi anak-anak untuk puasa penuh lagi pada tahun berikutnya. "Sesibuk apapun, kita orang tua wajib meluangkan waktu untuk anak," tambah Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian, dengan meluangkan waktu untuk anak, tambahnya, bisa diibaratkan warisan paling berharga orang tua bagi sang anak. Karena, menurut pasangan Dadang Hawari-Erny Hawari ini, perhatian merupakan tali pengikat untuk membina hubungan psikologis antara orang tua dengan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan psikologis dengan anak dijaga betul oleh kedua pasangan yang telah 38 tahun membina rumah tangga itu. Dadang Hawari juga turut mendidik anak-anaknya secara langsung. Ini dilakukan di tengah kesibukannya di bidang kedokterannya yang ditekuninya sejak 1968. Sepekan sekali, bersama sang isteri, ia meluangkan waktu untuk anak-anaknya melakukan refreshing sekeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sekali, sejak anak pertama masih duduk di taman kanak-kanak (TK), mereka berekreasi ke luar, makan bersama, nonton bersama, atau pergi ke tempat hiburan. Ini menjadi rutinitas mingguan wajib keluarga Dadang Hawari. Hingga sekarang, walaupun ketiga anaknya telah berkelurga, kegiatan keluarga itu masih dijalaninya, walaupun tidak sesering saat anak-anak mereka masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Erny yang kini aktif di Dharma Wanita, pendidikan bagi anak sangat penting. Selain pendidikan formal, iapun memasukkan anaknya untuk mengikuti pendidikan non-formal. Ketiga anaknya, ketika kecil mengikuti kursus musik. Hanief Hawari, dengan hobinya main bola, mengikuti sekolah musik gitar dan drum ketika kelas lima SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan kedua puterinya. Irawati Hawari, puteri keduanya, masuk sekolah musik (piano) ketika berusia enam tahun. Sedangkan si bungsu, Ivone Hawari, sekolah musik ketika berusia empat tahun. Si bungsu, bahkan sukses dengan hobinya main piano. "Kini ia menjadi pengajar musik piano," kata Erny kepada Republika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menganggap anak sebagai teman, tambahnya, menjadi satu cara untuk membina hubungan psikologis yang baik dengan anak. Hal itu juga untuk membina saling keterbukaan dengan sang anak. Sehingga, bila ada masalah di sekolah ataupun masalah lainnya, sang anak selalu bercerita padanya. "Teman anak saya, bisa dibilang teman saya juga," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang sekolah semasa SMP, misalnya, Hanif sering membawa teman-temannya main ke rumah. "Dan itu membuat saya lebih senang. Dari pada anak saya main ke luar, saya lebih senang kalau teman-temannya datang ke rumah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada teman dari puteri keduanya yang mengajak nonton anaknya. Ia pun membolehkan, dan sekeluarga menonton bersama dengannya. Hal ini dilakukan, tambah Erny, untuk menjaga hubungan yang baik pula dengan teman-teman anaknya. "Teman anak saya, ya teman kami juga," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, walaupun anak-anaknya sudah tidak tinggal dengannya lagi, namun teman-teman anaknya masih suka berkunjung ke rumahnya. Hal ini tidak lepas dari sikap Erny sebagai orang tua yang juga sebagai teman dari anak maupun teman anak-anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini kedekatan dan keterbukaan itu masih terjaga. Kedekatan yang diawalinya semasa anak-anaknya kecil, dengan memberi air susu pada anak-anaknya, dirasakan benar sekarang kedekatan dengan anak-anaknya itu, meski mereka sudah berkeluarga dan tinggal terpisah dengannya. Seminggu sekali, anak-anaknya selalu meluangkan waktu untuk berkunjung ke rumahnya. "Saya tidak pernah kesepian," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang cucu dari anak yang pertamanya, yang bersekolah tidak jauh dari kediaman Erny, mampir. Kemudian, Hanief -- anak pertamanya -- datang untuk menjemput anaknya pulang. "Bahkan, setiap pagi, anak saya yang pertama, sebelum pergi ke kantor, mampir dulu untuk pamitan pada saya," ujar Erny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa anak-anaknya sekolah, wanita yang menikah dengan Dadang Hawari 14 Februari 1965 ini selalu mengantar-jemput sekolah anak-anaknya. Hal itu menjadi kesenangan tersendiri baginya selama menjalani peranannya sebagai ibu rumah tangga. Dan juga menjadi salah satu cara untuk membina kedekatan dengan anak-anaknya. Menurutnya. dengan rutinitas seperti itu, menjadi salah satu jembatan komunikasi antara orang tua dengan anak, dan anak akan merasa diperhatikan oleh orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang kasus kenakalan remaja yang sekarang ini banyak terjadi, seperti penggunaan obat-obat terlarang, Erny mengatakan kadang orang tua kecolongan oleh anaknya. Di rumah anaknya kelihatan baik, tapi si orang tua tidak mengetahui bagimana anaknya di luar. "Komunikasi yang dibangun mungkin kurang berjalan lancar. Karena itu, kembali lagi kepada bekal agama, yang menjadi modal utama dalam mendidik anak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang Hawari menambahkan, biasanya permasalahan anak sekarang ini, terutama remaja, kembali lagi pada bagaimana pola pendidikan yang diterapkan orang tua sewaktu dini. Selain itu, sejauh mana orang tua mampu mengikat hubungan psikologis dengan anaknya. Hubungan psikologis dengan anak sangat berperan dalam perkembangan pribadi sang anak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8472998868028552811?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8472998868028552811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/agama-modal-utama-dalam-mendidik-anak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8472998868028552811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8472998868028552811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/agama-modal-utama-dalam-mendidik-anak.html' title='Agama Modal Utama dalam Mendidik Anak'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8111407426686265279</id><published>2010-11-08T10:35:00.001-08:00</published><updated>2010-11-08T10:35:17.333-08:00</updated><title type='text'>Krisis Identitas</title><content type='html'>Dadang Hawari – Krisis Identitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Hammas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggugat Budaya Serba Boleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapkan generasi muda Islam yang jauh dari Islam, tapi tidak usah memurtadkannya. Generasi muda Islam yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah: pemalas dan hanya mementingkan kepuasan nafsunya. Jika itu tercapai, misi utama kalian bisa berhasil dengan maksimal” (Samuel Zweimer, Tokoh Yahudi, Direktur Organisasi Missi pada Konferensi Missionaris di Yerusalem, 1935).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gundukan tanah merah di Taman Pemakaman Umum Ar-Rahmah, Tangerang, masih basah berduka. Turut menangisi akhir tragis kehidupan Eka Wanti (20 th) dan Rani Sintami (12 th), dua kakak-beradik korban acara jumpa fans A1 (baca: Eiwan) di Mal Taman Anggrek Jakarta (18/3). Tanah merah basah itu jadi saksi suatu kesia-siaan yang hanya berujung pada gumpalan penyesalan. Selain Eka dan Rani, dua gadis remaja lainnya juga tewas dalam acara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kali ini saja para remaja ‘merelakan’ nyawa dan hidupnya demi sebuah tong kosong. Di Bandar Lampung, 19 November tahun lalu, konser Sheila On 7 (SO7), juga merenggut paksa nyawa empat remaja. Tak terbilang lagi berapa remaja yang terinjak-injak, jatuh pingsan, bahkan mengalami pelecehan seksual. Korban yang berjatuhan, bukan lagi belasan, tapi sudah puluhan bahkan ratusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang terjadi di Gelanggang Olahraga (GOR) Padjadjaran Bogor (6/3). Saat itu SO7 menggelar konser, tidak kurang dari 80 remaja jatuh pingsan. Fla Priscilla, penyiar Radio Prambors Jakarta yang kebagian tugas meliput pertunjukkan tersebut, tulang kering kakinya robek dan terpaksa dioperasi sepuluh jahitan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling anyar, konser SO7 di Cirebon (25/3) juga berujung rusuh. Belasan remaja luka-luka, bahkan satu orang tertembak kakinya oleh peluru aparat saat tindak pengamanan. Dan ini mungkin bukan yang terakhir. Kasus-kasus serupa tidak mustahil akan terulang kembali jika hal tersebut masih saja dipelihara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mau jujur, tanpa bermaksud mengecilkan arti hilangnya beberapa nyawa di atas, kasus yang membetot kesadaran tersebut sebenarnya cuma sebuah riak kecil dalam keriuhan dan kegaduhan budaya liar ekosistem yang memang teramat kompleks seperti sekarang ini. Bagaimana pun, budaya hanyalah satu kepingan kecil dari keseluruhan mosaik tata nilai yang berlaku di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chaerul Umam, pekerja seni yang kerap mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dalam film-film garapannya memandang hal itu memang bagian yang inheren dengan ‘modernisasi’ yang kini katanya tengah mengglobal. “Ini pengaruh dari sampah-sampah globalisasi yang membingungkan. Dikira positif atau modern, dan dianggap harus, maka diambil saja. Nggak diambil substansi modernisasi yang sebenarnya. Tapi sampahnya saja yang ditiru,” keluh Mamang, panggilan akrab Chaerul Umam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan Mamang, Prof. Dadang Hawari menilai, “Ini tidak lain karena pengaruh globalisasi informasi dari Barat. Semua masuk dan dalam keadaan interaksi antar budaya karena tidak ada ruang batas waktu teritorial lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dunia ini sudah terbuka, maka tata nilai kehidupan atau gaya hidup dari negara-negara yang dianggap maju tentu pengaruhnya lebih besar dari yang terbelakang seperti kita sekarang ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang Hawari menambahkan, “Yang lebih ironis lagi, kita punya pemimpin yang idolanya itu bukan Nabi Muhammad saw. Maka jadilah krisis identitas. Jadi sebenarnya, krisis kita sebagai bangsa bukan hanya remajanya saja yang krisis identitas, tapi orangtua bahkan pemimpin kita juga krisis identitas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutammimul ‘Ula, SH, sepakat jika fenomena yang menimpa kebanyakan remaja sekarang ini juga tidak bisa dilepaskan dari sikap para orangtua saat ini. “Pergaulan remaja itu berbanding lurus dengan masyarakat secara keseluruhan. Masyarakat keseluruhan itu mengalami permisivisme, cenderung serba boleh. Di satu sisi terbentuk kalangan agama, umat Islam khususnya mengalami pengentalan, nilai-nilai yang ketat dan keras. Tapi di sisi lain ada yang mengalami pengendoran nilai-nilai agama,” tutur Mas Tamim, sapaan akrabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Ketua PB-PII ini menyimpulkan, “Jadi remaja itu bagian saja, refleksi dari kehidupan masyarakat secara umum. Dia bukan sekelompok kecil yang bebas, lalu yang tua-tua itu nggak ikut andil. Mereka juga terlibat. Jadi permissivisme itu melanda sebagian besar masyarakat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seabreg sisi negatif yang diakibatkan budaya serba boleh kini memang tidak menghinggapi para remaja saja, banyak orangtua pun turut terinfeksi. Namun khusus terhadap para remaja, memang diperlukan suatu tindakan serius guna menanganinya. Sebab bukankah masa depan suatu bangsa itu terletak di tangan para generasi muda? Jika kini banyak generasi muda yang rusak, maka akan jadi apa bangsa ini kelak? Terlebih bangsa Indonesia adalah bangsa Muslim terbesar di dunia, jika asset yang sangat berharga ini rusak, siapa yang akan mengeduk keuntungan selain musuh-musuh Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dadang Hawari punya pandangan menarik. Tokoh medis yang banyak menangani kasus-kasus NAZA ini tidak percaya jika segala kerusakan ini terjadi begitu saja tanpa ada kepentingan suatu kelompok dibaliknya. “Ada upaya sistematis menghancurkan negara, bukan dengan senjata api, tapi dengan NAZA (Narkotika dan Zat Adiktif lainnya) termasuk minuman keras, yang lainnya ya merusak akidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi negara kita ini mayoritas Muslim, bagaimana akidahnya, moralnya dirusak dengan cara NAZA, jadi hancur. Keluarga yang tadinya baik-baik, jadi munkar perilakunya.” Henry Yosodiningrat, pengacara kondang yang juga memimpin LSM Granat (Gerakan Anti Narkotika) dalam sebuah acara di stasiun teve swasta juga pernah melontarkan sinyalemen ini. “Sebab bila tidak demikian, penjelasan apa yang bisa dikemukakan jika yang dijadikan sasaran utama narkotika itu adalah generasi muda, yang masih anak-anak malah,” ujarnya dengan nada tinggi.&lt;br /&gt;Penghancuran suatu bangsa atau negara lewat NAZA dan sejenisnya bukan sekadar isapan jempol. Sejarah mencatat, ketika berperang dengan Barat (Inggris), seluruh elemen masyarakat Cina—dari para politisi, tentara, hingga lapisan rakyat kecil dicekoki Barat dengan candu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka jadi lemah. Dengan amat mudah Barat berhasil memenangkan perang tersebut dan Cina dijajah. Tanah Cina yang luas itu dikapling-kapling untuk Jerman, Belanda, Itali, dan Inggris. Sebab itu, perang antara Cina lawan Barat tersebut, lebih populer dalam sejarah disebut Perang Candu (1839-1842 dan 1856-1860)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah perang Vietnam. Pasukan Marinir AS yang legendaris dan dibekali dengan persenjataan mutakhir akhirnya bertekuk-lutut di hadapan serdadu Vietkong yang lebih mirip petani dengan senjata seadanya. Walau banyak hal yang menyebabkan kekalahan Marinir AS ini, namun peranan strategi Vietkong yang terus-menerus mengumpan morfin pada tentara AS tidak bisa diremehkan. Marinir AS yang melegenda itu pada akhirnya lemah dan tunggang-langgang lari dari neraka Vietnam. Hingga detik ini, perang Vietnam masih menjadi momok menakutkan bagi warga Paman Sam tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan halnya Indonesia, Barat (yang telah dikuasai Zionis) memang amat berkepentingan untuk melemahkannya. Prof. Dadang Hawari menegaskan, jaringan Zionis memiliki banyak kepentingan dengan Bangsa Muslim terbesar di dunia ini. “Ada peran Zionis di sini. Di dunia ini, Zionis itu terkenal dengan bisnis narkotika, VCD porno, dan pelacuran,” tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Dadang Hawari sejalan dengan pandangan pakar ekonomi dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Prof. Dr. Suroso Imam Sadzuli. Dalam buku ‘Molimo’ (Hawari, 2000), Suroso menilai hubungan RI-Israel akan banyak merugikan Indonesia, baik secara ekonomi mau pun politik. Lebih jauh Suroso menuturkan jika hubungan itu terealisasi maka Indonesia akan jadi lintasan jaringan bisnis narkotika internasional, sebab Israel juga merupakan “negara shabu-shabu dan prostitusi” terkenal. “Israel bisa mengawali dengan dagang film atau VCD, lalu kemudian narkotika dan akhirnya ekspor prostitusi,” ujar Suroso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut sesungguhnya bukan barang baru lagi bagi umat Islam. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah berfirman, “Tidak akan pernah rela kaum Yahudi dan Nasrani kepadamu, hingga kamu mengikuti keyakinan mereka” (QS. Al-Baqarah:120). Maha Benar Allah dengan segala firman-NYA. Sebab itu, selama jantung orang-orang Yahudi masih berdegup, selama nafas masih dikandung badan, selama itulah mereka senantiasa memerangi kaum Muslimin di mana pun berada. Pernyataan Samuel Zweimer di atas hanyalah contoh kecil dari kebencian dan itikad buruk kaum Zionis kepada umat Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, segala serangan budaya yang dilancarkan Zionis terhadap generasi muda kita diterima dan dimamah bulat-bulat. Jadilah mereka generasi muda yang bangga dengan meniru dan menjadi pengikut, bukan pelopor. Mereka tak sadar bahwa idola massa (penyanyi, bintang film, dan sejenisnya) seperti dikatakan Horkheimer—tokoh Sekolah Frankfurt, juga bukan dalam artian sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka—idola massa itu—hanya fungsi dan sekedar iklan dari industri modal. Kebesaran dan ‘ketampanan’ mereka hanyalah perpanjangan tangan dari kebesaran dan ‘ketampanan’ teknologi kapitalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun walau demikian, di tengah kondisi yang meresahkan hati ini ternyata masih ada putera-puteri kita yang santun dalam bergaul, sekaligus taat pada Sang Pencipta. Oase yang menyejukkan di tengah padang tandus ini tengah menggeliat membentuk diri jadi kreator kehidupan. Mereka membangun budaya alternatif sebagai tandingan budaya jahili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajer Tim Nasyid Izzatul Islam, Nurkholiq Ramdhan, menyatakan, “Jika ditanya siapa sesungguhnya figur kita-kita ini, ya Rasulullah saw. Namun remaja kan butuh pula figur yang ril. Jika itu tidak didapat dari lingkungan keluarganya, entah ayah ibunya, dia akan mencari keluar rumah. Untuk inilah diperlukan suatu budaya alternatif seperti nasyid, misalnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menumbuhkan budaya alternatif, yang muncul dari tengah-tengah masyarakat sendiri tidak akan bisa maksimal jika tidak mendapat dukungan positif dari pemerintah. “Seperti filosofi wudhu, maka yang pertama mempunyai kewajiban membersihkan diri adalah pihak penguasa, setelah itu baru turun hingga ke rakyat bawah,” kata ustadz Rahmat Abdullah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak penguasa yang memiliki alat pemaksa sesungguhnya berkewajiban memilah mana budaya yang diperbolehkan dan mana yang tidak, atau minimal membuat rambu-rambu yang tegas dengan pelaksanaan hukuman bagi pelanggarnya yang sungguh-sungguh ditegakkan. Ini semua perlu dilakukan demi kemashlahatan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang Hawari mencontohkan, “Di negara-negara Islam, seperti di Pakistan dan Bangladesh, kalau ketahuan berzinah hukumannya dicambuk rame-rame. Kalau di Saudi lebih jelas lagi karena hukum Islam sudah ditegakkan sampai ada yang dihukum mati. Dan di Eropa serta Amerika, sebenarnya sudah menuju ke sana, misal, perkosaan saja itu sudah sampai ada yang dihukum mati. Jadi dalam banyak hal, kalau kita mau jujur, maka UU yang dibuat oleh manusia, baik di Eropa maupun di Amerika yang sudah maju itu, banyak hukum-hukum Islam yang dijalankan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang menambahkan, “Masyarakat AS sekarang telah membuat UU Anti Pelacuran, bahkan di Thailand UU Anti Pelacuran sudah ada sejak tahun 1996. Barangsiapa melakukan bisnis pelacuran, itu bisa dihukum penjara, karena apa? Karena pelacuran adalah eksploitasi seksual komersial atas kaum perempuan. Omset pelacuran di negara kita ini 11 trilyun, sebab itu dipelihara sekali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia harusnya malu dengan kenyataan ini. Sebagai bangsa Muslim terbesar di dunia, Indonesia seharusnya bisa lebih tahan terhadap serbuan sistem dan budaya jahili tersebut. Terlebih di balik serbuan tersebut terselip kepentingan ideologis Zionis yang bernafsu menghancurkan generasi muda Islam. Tapi apa mau dikata, mungkin sekarang belum bisa kita mengharapkan itikad baik dari pemerintah. Apalagi Presiden Abdurrahman Wahid sendiri punya hubungan kental dengan Zionis Israel? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan satu-satunya, seperti yang disepakati Ustadz Rahmat Abdullah, Dadang Hawari, dan juga Psikolog Sartono Mukadis, akan lebih mungkin adalah dengan memberdayakan ketahanan keluarga kita sendiri, baru ketahanan masyarakat sekitar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rizki Ridyasmara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8111407426686265279?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8111407426686265279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/krisis-identitas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8111407426686265279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8111407426686265279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/krisis-identitas.html' title='Krisis Identitas'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8325144376181612295</id><published>2010-11-08T10:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-08T10:33:11.707-08:00</updated><title type='text'>Pantun</title><content type='html'>PANTUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkap papan kayu bersegi,&lt;br /&gt;Sampan sakat di Pulau Angsa;&lt;br /&gt;Indah tampan karena budi,&lt;br /&gt;Tinggi bangsa karena bahasa.&lt;br /&gt;===========================&lt;br /&gt;Buah berangan masaknya merah,&lt;br /&gt;Kelekati dalam perahu;&lt;br /&gt;Luka di tangan nampak berdarah,&lt;br /&gt;Luka di hati siapa yang tahu.&lt;br /&gt;=============================&lt;br /&gt;Dari mana punai melayang,&lt;br /&gt;Dari paya turun ke padi;&lt;br /&gt;Dari mana datangnya sayang,&lt;br /&gt;Dari mata turun ke hati.&lt;br /&gt;============================&lt;br /&gt;Pucuk pauh delima batu,&lt;br /&gt;Anak sembilang di tapak tangan;&lt;br /&gt;Tuan jauh di negeri satu,&lt;br /&gt;Hilang di mata di hati jangan.&lt;br /&gt;==================================&lt;br /&gt;Kalau tuan jalan ke hulu,&lt;br /&gt;Carikan saya bunga kemboja;&lt;br /&gt;Kalau tuan mati dahulu,&lt;br /&gt;Nantikan saya di pintu syurga.&lt;br /&gt;=========================&lt;br /&gt;Halia ini tanam-tanaman,&lt;br /&gt;Ke barat juga akan condongnya;&lt;br /&gt;Dunia ini pinjam-pinjaman,&lt;br /&gt;Akhirat juga akan sungguhnya.&lt;br /&gt;==========================&lt;br /&gt;Malam ini merendang jagung,&lt;br /&gt;Malam esok merendang serai;&lt;br /&gt;Malam ini kita berkampung,&lt;br /&gt;Malam esok kita bercerai.&lt;br /&gt;========================&lt;br /&gt;jalan-jalan ke kota paris&lt;br /&gt;banyak rumah berbaris-baris&lt;br /&gt;biar mati diujung keris&lt;br /&gt;asal dapat dinda yang manis…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke cimanggis membeli kopiah&lt;br /&gt;kopiah indah kan kau dapati&lt;br /&gt;begitu banyak gadis yang singgah&lt;br /&gt;hanya dinda yang memikat hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika aku seorang pemburu&lt;br /&gt;anak rusa kan kudapati&lt;br /&gt;jika dinda merasa cemburu&lt;br /&gt;tanda cinta masih sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;darimana datangnya sawah&lt;br /&gt;dari sawah turun ke kali&lt;br /&gt;dari mana datangnya cinta&lt;br /&gt;dari mata turun ke hati&lt;br /&gt;============================&lt;br /&gt;Bau-bau jembatan tujuh,,&lt;br /&gt;tempat memungut sebuah lolah,,&lt;br /&gt;kalau adinda udah setujuh,,&lt;br /&gt;tunggulah saya tamat sekolah,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pisang nangka buat kolak&lt;br /&gt;Jambu biji diblendrin&lt;br /&gt;Kalo nona tetep galak,&lt;br /&gt;Lebaran depan ga dimaapin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menaiki kereta merknya honda&lt;br /&gt;pergi selayang kerumah hanapi&lt;br /&gt;bila cinta mekar di dada&lt;br /&gt;siang terkenang malam termimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak unta siapa yg punya&lt;br /&gt;menangis iba kehilangan ibu&lt;br /&gt;bila cinta sudah menyapa&lt;br /&gt;rindu mulai membara dikalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mulanya duka kini menjadi lara&lt;br /&gt;teman tiada hanyalah sendu&lt;br /&gt;bila rindu mulai membara&lt;br /&gt;itulah tanda cinta berpadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hati berdetik dalam cahaya,&lt;br /&gt;seperti belati menikam dada&lt;br /&gt;Cinta abadi kekal selamanya&lt;br /&gt;Musim berganti tapi wajah takkan lupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta datang tak berwaktu&lt;br /&gt;perasaan senang,sedih dan pilu tak menentu&lt;br /&gt;semua hadir tanpa permisi&lt;br /&gt;untuk mencoba mengisi hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hati-hati minum digelas&lt;br /&gt;kalau terlepas pecahlah nanti&lt;br /&gt;cinta hati selalunya ikhlas&lt;br /&gt;cinta buta yang makan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta tak memandang bulu&lt;br /&gt;cinta juga tak mengenal waktu&lt;br /&gt;rasakan cinta dihatimu&lt;br /&gt;betapa indah mengikis kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila terluka berkata begitu&lt;br /&gt;hingga terlupa cinta yang suci&lt;br /&gt;cinta manusia memanglah begitu&lt;br /&gt;cinta padaNYA cinta yang sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terluka hati karna kata udah biasa&lt;br /&gt;namun terluka karna usia sungguh asa&lt;br /&gt;bila kata dianggap tak bermakna&lt;br /&gt;tapi usia adalah segalanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang perwira&lt;br /&gt;Harus bertapa di dalam gua&lt;br /&gt;Kalau cinta kukuh di jiwa&lt;br /&gt;Biar melayang kembali jua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;papua tanah impian jiwa&lt;br /&gt;kubermimpi melayang terbang kesana&lt;br /&gt;teman sehati selalu bersua&lt;br /&gt;karena tak bisa terpisahkan begitu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;panah cinta tlah menancap…&lt;br /&gt;kedua hati pun menyatu…&lt;br /&gt;asmara semakin mendekap…&lt;br /&gt;cinta takkan berlalu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak ayam turun ke kali&lt;br /&gt;bermain air riang gembira&lt;br /&gt;betapa senangnya bisa ngejunk lagi&lt;br /&gt;memburu kata mengejar tawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;minum arak pahit rasanya…&lt;br /&gt;tidak cocok untuk anak kuliah…&lt;br /&gt;apalah daya sudah usaha…&lt;br /&gt;belum apa-apa sudah binasah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sunggulah indah si burung pipit&lt;br /&gt;terbang yang tenang si burung dara&lt;br /&gt;bila ku tahu bercinta sakit&lt;br /&gt;takkan ku mulai dari semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang palembang menanam padi&lt;br /&gt;negeri malaka negeri seberang&lt;br /&gt;putus cinta jangan bersedih&lt;br /&gt;dunia ini masih panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;burung kakatua&lt;br /&gt;hinggap dijendela&lt;br /&gt;siapa yang jatuh cinta&lt;br /&gt;pasti cemburu buta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung kakak tua udah tak berdaya&lt;br /&gt;Burung adik muda terbang ke angkasa&lt;br /&gt;Makasi kakek telah berjuang bela negara&lt;br /&gt;Sekarang adek bahagia di hari MERDEKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kucing kurus mandi dipapan&lt;br /&gt;papan nya sikayu jati&lt;br /&gt;aku kurus bukan karena kurang makan&lt;br /&gt;tetapi mikirin sijantung hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disana gunung disini gunung&lt;br /&gt;ditengah tengah gunung berapi&lt;br /&gt;kesana bingung kesini bingung&lt;br /&gt;itulah namanya jatuh hati&lt;br /&gt;=====================================&lt;br /&gt;cinta adalah buta…&lt;br /&gt;buta adalah cinta…&lt;br /&gt;ketik C spasi D…&lt;br /&gt;cape D…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ket: pantun gaya baru,pola AABB)&lt;br /&gt;===================================&lt;br /&gt;Banyak bunga di taman cuma satu kupetik&lt;br /&gt;Banyak anak perawan cuma Adik yang cantik&lt;br /&gt;=======================&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Banyak bunga di taman cuma satu kupetik&lt;br /&gt;Banyak anak perawan cuma Adik yang cantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita:&lt;br /&gt;Banyak buah semangka dibawa dalam sampan&lt;br /&gt;Banyak anak jejaka cuma Abang yang tampan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Berjuta bintang di langit&lt;br /&gt;Satu yang bercahaya&lt;br /&gt;Berjuta gadis yang cantik&lt;br /&gt;Adiklah yang kucinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita:&lt;br /&gt;Pandai Abang merayu, hatiku rasa malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Rumah atapnya tinggi terbuat dari bambu&lt;br /&gt;Cuma Adik kupilih dan yang selalu kurindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita:&lt;br /&gt;Gunung puncaknya tinggi tertutup oleh salju&lt;br /&gt;Memang Abang kupilih dan yang selalu kurindu&lt;br /&gt;=============================&lt;br /&gt;Jika tuan mudik ke hulu&lt;br /&gt;Carikan saya bunga kemboja.&lt;br /&gt;Jika tuan mati dahulu&lt;br /&gt;Nantikan saya di pintu surga.&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;Batang buluh berisi santan,&lt;br /&gt;Bunga mawar seri pengantin,&lt;br /&gt;Untung sungguh nasib badan,&lt;br /&gt;Ada penawar zahir batin.&lt;br /&gt;=============================&lt;br /&gt;rancak gagah silat pahlawan&lt;br /&gt;bertahan di kanan menyerang di kiri&lt;br /&gt;tatkala bulan dilindung awan&lt;br /&gt;mengapa pungguk berdiam diri?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8325144376181612295?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8325144376181612295/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/pantun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8325144376181612295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8325144376181612295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/11/pantun.html' title='Pantun'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5959297228722740626</id><published>2010-07-10T15:48:00.001-07:00</published><updated>2010-07-10T15:48:35.452-07:00</updated><title type='text'>Disiplin Waktu</title><content type='html'>Sukabumi, Jum'at, 9 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disiplin Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bangsa kita begitu susah untuk tepat waktu? Kalau janji pukul 07.00 WIB, paling cepat datangnya pukul 08.00. Bisa pukul 09.00. Kadang bisa sampai pukul 12.00. Tapi mengapa hal itu kita anggap biasa-biasa wae?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih menjadi salah satu penduduk PM. Darussalam saya begitu menikmati kehidupan yang tepat waktu. Kalau acara pukul 10.00, maka segenap santri sudah siap berada di tempat pukul 09.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bel besar di depan aula pertemuan (qoo'atul ijtima) menjadi semacam alarm yang menjadi "urat nadi" setiap aktivitas para santri. Waktu berganti dan berdenyut tanpa terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada sedetik waktu pun yang disia-siakan. Kami diajarkan untuk menghargai sekaligus menepati waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itulah yang saya yakini sampai sekarang yang menjadi salah satu kunci sukses pesantren besar yang berada di Ponorogo itu sehingga sampai saat ini ia masih tetap eksis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking pentingnya waktu, sampai-sampai Allah kerap bersumpah "demi waktu" dalam beberapa firman-Nya. Wal ashri, wad dhuhaa, dan wal laili idzaa saja adalah beberapa ayat yang menunjukkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah Allah dengan menggunakan waktu menunjukkan bahwa waktu memilki hal yang sangat penting. Sama halnya dengan ketika kita bersumpah demi Allah, hal itu menunjukkan bahwa Allah adalah unsur terpenting dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orang di bagian barat sana saja begitu menghargai dan menyadari betapa pentingnya waktu, maka mengapa kita tidak bisa melakukan hal yang demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kita juga bisa belajar dari mereka? Bukankah kita juga bisa belajar dari siapa saja? Bahkan dari apa saja? Asalkan apa yang kita pelajari itu bisa lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau hidup kita mau lebih maju, mulai sekarang mulailah disiplin waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5959297228722740626?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5959297228722740626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/disiplin-waktu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5959297228722740626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5959297228722740626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/disiplin-waktu.html' title='Disiplin Waktu'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1809902524921623766</id><published>2010-07-10T15:47:00.003-07:00</published><updated>2010-07-10T15:47:55.967-07:00</updated><title type='text'>Penulis Cerita Fiksi</title><content type='html'>Sukabumi, Sabtu, 10 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis Cerita Fiksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui bahwa cerita fiksi adalah cerita yang tidak sesuai dengan kenyataan, cerita yang hanya berasal dari khayalan atau imajinasi penulisnya belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara cerita fiksi yang kita kenal adalah cerita tentang Kapten Tsubasa, Rambo, atau Sundel Bolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi saya cerita fiksi bukan hanya yang seperti itu. Cerita fiksi bisa juga ditafsirkan adalah ketika si penulis sama sekali bukanlah pelaku dari hal yang ia tuliskan. Atau ia hanya mengandaikan tanpa pernah merasakan secara langsung apa yang ia tuliskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya ada orang yang menulis tentang pentingnya sholat berjama'ah, tapi ia sendiri kalau sholat tidak pernah mau berjama'ah. Hal itu berarti tulisannya tentang pentingnya sholat berjama'ah adalah fiksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga orang yang menulis tentang kejujuran. Tapi pada kenyataannya ia adalah seorang koruptor atau pembohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba ada perhatikan dengan seksama latar belakang dan kehidupan sehari-hari setiap penulis yang sok menceramahi dan mengajak pada kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mereka ternyata cuma keren doang dalam menuangkan gagasan intelektual atau saat menulikan buku tentang tema akhlak, tapi tenyata kelakuannya baragajul, maka sebut saja ia penulis cerita fiksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hal yang ia tuliskan yang fiksi, namun yang fiksi adalah dirinya yang tidak sesuai dengan kebaikan yang ia tuliskan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1809902524921623766?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1809902524921623766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/penulis-cerita-fiksi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1809902524921623766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1809902524921623766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/penulis-cerita-fiksi.html' title='Penulis Cerita Fiksi'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6774397561767509116</id><published>2010-07-10T15:47:00.001-07:00</published><updated>2010-07-10T15:47:11.099-07:00</updated><title type='text'>"Puisi Curhat" Tamu Kiai Jihad</title><content type='html'>Sukabumi, Kamis (Malam Jum'at), 8 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Puisi Curhat" Tamu Kiai Jihad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini begitu dingin. Setiap yang tidur menyelimuti tubuhnya rapat-rapat dengan selimut. Tak terkecuali Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidur nyenyaknya malam ini terganggu oleh kedatangan seorang tamu. Kiai Jihad tidak menatap wajah tamunya itu. Ia hanya mendengarkan dengan seksama "puisi curhat" yang dibacakannya dengan penuh kesungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kira-kira "puisi curhat" tamu Kiai Jihad:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batinku menangis.&lt;br /&gt;Hatiku tersiksa.&lt;br /&gt;Hasrat bercinta yang sangat ingin ku tumpahkan malam ini ternyata tak menjadi sebuah realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hanya tinggal angan kosong belaka.&lt;br /&gt;Atau hanya menjadi penghias mimpi malam ini saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin marah.&lt;br /&gt;Tapi marah sama siapa?&lt;br /&gt;Akhirnya ku ambil HP-ku.&lt;br /&gt;Ku tuliskan apa saja yang ku rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anak-anak sekolah libur pada senang.&lt;br /&gt;Tapi kalau aku sekarang sedang libur "ngeng-ngeng" tidak senangnya luar biasa.&lt;br /&gt;Kepala pusing tujuh keliling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan kesal tidak jelas juntrungannya.&lt;br /&gt;Emosi menggebu-gebu.&lt;br /&gt;Bagai merapi yang sebentar lagi akan meletus dan mengeluarkan lahar yang sangat panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai engkau mengertilah.&lt;br /&gt;Atau justru aku saja yang memang tidak tahu diri.&lt;br /&gt;Egois.&lt;br /&gt;Cuma mikirin kebutuhan sendiri saja.&lt;br /&gt;Tanpa memikirkan istri yang sudah kecapean dan pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh gusti Nu Agung.&lt;br /&gt;Kalau bukan kepada Engkau.&lt;br /&gt;Kepada siapa lagi aku tumpah semua isi hati ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zzzz..Zzzz..Zzzz..&lt;br /&gt;Aku lihat ia tertidur.&lt;br /&gt;Pulas sekali.&lt;br /&gt;Sedang aku tak bisa pulas.&lt;br /&gt;Boro-boro pulas.&lt;br /&gt;Tidur aja nggak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai mendengarkan "puisi curhat" tamunya itu Kiai Jihad berpesan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau ingin dipahami pasanganmu, pahamilah pasanganmu itu dulu. Jangan menuntut pengertian pasangan hidupmu. Pelajarilah saja ia, agar kau bisa benar-benar memahami pasangan hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah ia sepenuh hati dan jiwamu. Dan, jangan sekali-kali menuntut balas atas segala pengorbanan cintamu. Karena sesungguhnya cinta yang tulus itu tidak menuntut apa-apa kecuali kebahagiaan hati pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan merasa apalagi sampai mengklaim bahwa kamu adalah orang yang baik dan benar. Biarlah pasangan hidupmu yang memberikan penilaian objektif apakah kamu pasangan yang baik dan benar hatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang tamu pun pulang. Tinggal Kiai Jihad sendiri kini. Ia tidak mampu untuk melanjutkan tidurnya meski dingin merasuki tulang-belulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia didesak oleh segala apa yang ia dapat dari pembicaraannya dengan tamunya malam ini. Sehingga ia pun menuliskannya dengan penuh konsentrasi ditemani "234" dan segelas kopi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6774397561767509116?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6774397561767509116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/puisi-curhat-tamu-kiai-jihad.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6774397561767509116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6774397561767509116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/puisi-curhat-tamu-kiai-jihad.html' title='&quot;Puisi Curhat&quot; Tamu Kiai Jihad'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1064607835409706536</id><published>2010-07-10T15:46:00.001-07:00</published><updated>2010-07-10T15:46:14.536-07:00</updated><title type='text'>Samen</title><content type='html'>Sukabumi, Sabtu, 10 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segenap warga di kampung ini menyambut dengan antusias samen. Saya sendiri baru kali ini akan menyaksikan secara langsung acara tahunan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samen adalah acara perpisahan siswa sekolah dasar sampai menengah atas dan madrasah. Acara dimulai sekitar pukul 07.00 sampai dengan 00.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalamnya ada beberapa pagelaran dan pementasan seni juga ada karnaval. Saya beserta istri tercinta menunggu iring-iringan di depan sebuah gang di pinggir jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu beberapa menit, kami melihat rombongan sepeda motor. Dengan penumpang yang beragam. Ada yang rambutnya dicat dengan pilox, ada sepasang suami-istri, ada yang masih pacaran, dan berbagai macam jenis pengendara sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sepeda motor menggeber knalpotnya dengan suara yang sangat bising. Ada juga yang membawa bendera sangat besar dengan tiga warna: kuning, merah, dan hijau. Ada juga motor yang membawa bendera salah satu klub kebanggaan warga Jawa-Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belakang rombongan sepeda motor, ada rombongan siswa-siswi madrasah kelas satu sampai kelas enam yang menaiki mobil gandeng mirip kereta api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak semua siswa-siswi berada di dalam mobil. Sebagian dari mereka ada yang berjalan membentuk barisan dengan barisan terdepannya membawa "tanda kelas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belakangnya lagi ada segerombolan pemain drum band. Para penonton terlihat sangat antusias menyaksikan gerombolan berseragam putih-biru dengan alat musik yang amat beragam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa para pedagang menjajakan barang dagangannya kepada setiap penonton. Ada pedagang es krim, mainan anak, rujak mangga, es pisang-coklat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gerombolan pemain drum band lewat, kini giliran berbagai jenis karnaval. Ada yang berperan sebagai ibu-ibu posyandu, ada yang membawa piala dunia dengan segerombolan ibu-ibu berseragam sepak bola mengiringinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga beberapa mobil dan tak lupa Pak Polisi yang menjaga keamanan dan kelancaran acara samen kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai ke Cibaraja, seluruh rombongan kembali ke sekolah. Di sekolah inilah kemudian digelar beberapa atraksi hiburan. Seperti penampilan beberapa siswa yang melantunkan lagu Wali "Cari Jodoh" dan beberapa lagu pop lainnya dengan diringi musik drum band.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beserta istri tersayang menikmati bakso dan Pop Ice setelah kemudian kami pun kembali ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tahu acara belum selesai. Sebenarnya ada beberapa siswa yang akan menampikan pidato sampai datang waktu sholat Dzhuhur. Tapi kami terlalu lelah dan capek untuk mengikuti semua acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun sepakat akan kembali lagi nanti setelah sholat Ashar. Dan, sekarang adalah waktunya "maksiat" alias makan, sholat, dan istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETELAH ASHAR&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah kami rencanakan sebelumnya, bahwa setelah Ashar kami akan kembali ke samen. Kami pun berangkat ke samen sore ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di tujuan kami disuguhkan oleh tarian India yang penarinya adalah anak-anak kecil yang sangat lucu, imut, dan menggemaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah "penari India cilik itu", berturut-turut penari cilik dengan berbagai macam latar musik yang mengiringinya, ada lagu "Mojang Priangan", "Mr. John" versi Indonesia, "Senyum Adalah Ibadah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu hampir Maghrib, kami pun bergegas pulang. Acara tari-tarian pun selesai. Menurut sumber informasi setelah Maghrib akan ada acara pembagian hadiah dan tablighul islamiyah yang akan dibawakan oleh penceramah yang berasal dari daerah Pelabuhan Ratu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sedikit gambaran tentang acara Samen yang sudah menjadi tradisi masyarakat Sukabumi-Jawa Barat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1064607835409706536?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1064607835409706536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/samen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1064607835409706536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1064607835409706536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/samen.html' title='Samen'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-2860994910865407993</id><published>2010-07-06T07:47:00.001-07:00</published><updated>2010-07-06T07:47:51.475-07:00</updated><title type='text'>Bangun Malam</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 25 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa Allah "hampir-hampir saja" mewajibkan sholat malam kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di antara seabrek keuntungan, fadhilah, atau hikmah yang bisa kita dapatkan dengan bangun malam adalah kita memiliki banyak waktu luang untuk membaca, menulis (istilah-istilah, opini, dan berbagai macam berita), atau kegiatan positif apapun saja yang tidak bisa kita lakukan/garap di siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kegiatan yang kalau kita kerjakan di siang hari, waktu kita bisa sangat terbatas untuk menunaikannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-2860994910865407993?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/2860994910865407993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/bangun-malam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2860994910865407993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2860994910865407993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/bangun-malam.html' title='Bangun Malam'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1491692205309384371</id><published>2010-07-06T07:46:00.001-07:00</published><updated>2010-07-06T07:46:52.206-07:00</updated><title type='text'>Menyikapi Kebaikan dan Keburukan</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 25 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi Kebaikan dan Keburukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(TJ: 82/ An Nisa: 78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutan Surat An Nisa ayat 78:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Wa in tushibhum hasanatuy yaquuluu haadzihi min ingdillaah. Wa ingtushibhum sayyiatuy yaquluu haadzihi min ingdika. Qul kullum min ingdillaahi. Famaali haaulaail qoumi laa yakaaduuna yafqohuuna hadiitsaa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Dan, apabila kebaikan itu (kesuburan dan kelapangan rezeki) menimpa orang-orang munafik, mereka berkata, 'Ini adalah dari Allah'. Namun apabila nasib jelek menimpa, mereka berkata,'Ini berasal darimu wahai Muhammad.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah wahai Muhammad, 'Sesungguhnya baik yang menguntungkan maupun yang mendatangkan kerugian, seluruhnya adalah berasal dari Allah.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hampir saja mereka tidak memahami ucapan." (An Nisa:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ayat ini masih menceritakan sifat jelek orang munafik/Yahudi. Kalau Yahudi mah sudah jelas musuh orang Islam. Yang susah itu adalah ketika kita menghadapi orang munafik. Karena mereka itu bagaikan musuh di dalam selimut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bagaimanakah sikap orang munafik terhadap kebaikan dan kerugian yang menimpa mereka? Atau dengan kata lain, bagaimanakah orang munafik menyikapi keuntungan dan kerugian yang mereka dapatkan dalam kehidupan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa in tushibhum hasanatun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata hasanatun mengandung dua makna:&lt;br /&gt;1. Khoshobun: Kesuburan.&lt;br /&gt;2. Wasi'atun: Kelapangan rezeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yaquuluu haadzihi min ingdillaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang munafik atau orang Yahudi itu suka melupakan hal yang menjadi penyebab mereka mendapat kebaikan dalam kehidupan. Padahal Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW agar mereka mengenal kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun emang dasarnya kelakuan orang munafik itu kerap melupakan kebaikan Muhammad yang memberikan perubahan yang sangat signifikan terhadap kemajuan peradaban bangsa Arab ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tapi begitu mereka mendapatkan keburukan barulah mereka berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wa in tushibhum sayyiatuy yaquuluu haadzihi min ingdika."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika nasib buruk menimpa, mereka berkata, "Ini gara-gara Muhammad. Dasar manusia pembawa sial!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sikap mereka terhadap Muhammad, ketika mendapat keuntungan, melupakan jasa dan perjuangan Muhammad di dalam menyebarkan ajaran tauhid, namun ketika mendapatkan kerugian justru mereka nyalahin Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Qul kullum min ingdillaah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus berterima kasih kepada orang yang menyebabkan kita bisa mendapatkan kebaikan dan bersyukur kepada Allah. Sebagaimana Allah mengajarkan kepada Muhammad, Katakanlah wahai Muhammad sesungguhnya kebaikan dan keburukan, semuanya berasal dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah perumpamaan, ketika kita berhasil menyeberangi sungai dengan bantuan jembatan, maka sudah semestinyalah kita "berterima kasih" kepada jembatan dan bersyukur kepada orang yang telah membuat jembatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kehadiran Muhammad yang sesungguhnya telah menghadirkan keberkahan tersendiri terhadap kemajuan peradaban masyarakat Mekah dan Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas jasa Muhammad mereka bisa mengenal Tuhan yang sebenarnya dan kehidupan mereka menjadi lebih damai dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi emang dasarnya orang munafik yang benci dan iri kepada Muhammad, mereka membalikan fakta dengan mengatakan, "Haadzihi min ingdillah." "Sesungguhnya ini adalah berasal dari Allah, bukan atas perjuangan, jasa, dan pengorbanan Muhammad."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Imam Ali bin Abi Tholib (Karomallaahu Wajhahu) saja pernah berkata, "Ana 'abdunil ladzii 'allamanii walau kaana harfan." "Aku adalah hamba dari orang yang mengajarkan ilmu kepadaku walaupun hanya sebentar atau walaupun hanya satu huruf."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Famaali haaulaail qoumi laa yakaaduuna yafqohuuna hadiitsaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi nggak tahu deh, apakah mereka paham apa tidak terhadap ayat ini? Maka perkara apa bagi kaum munafik ini sehingga hampir-hampir saja mereka tidak memahami ucapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata tanya (istifham) dalam ayat ini adalah istifham lit ta'jiib atau kata tanya yang mengandung ketakjuban/keheranan atas ketidakpahaman/keacuhan/kecuekan mereka terhadap firman-firman Tuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1491692205309384371?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1491692205309384371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/menyikapi-kebaikan-dan-keburukan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1491692205309384371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1491692205309384371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/07/menyikapi-kebaikan-dan-keburukan.html' title='Menyikapi Kebaikan dan Keburukan'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-2189178658631036969</id><published>2010-06-30T06:53:00.001-07:00</published><updated>2010-06-30T06:53:31.155-07:00</updated><title type='text'>"Kamera Rekam" Rokib-Atid II</title><content type='html'>Cibubur, Kamis, 17 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamera Rekam" Rokib-Atid II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu semasa nyantri kami diajarkan bahwa nama malaikat yang bertugas mencatat amal baik adalah rokib dan yang bertugas mencatat amal jelek yaitu atid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Pak Kiai kita dulu mengatakan "mencatat"? Karena dulu kita belum mengenal teknologi yang bisa merekam suatu peristiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, kita tidak aneh lagi kalau sebuah peristiwa beberapa bulan kemarin misalnya bisa kita saksikan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemajuan teknologi tersebut, maka para kiai kita mulai mengubah istilah "mencatat amal" dengan istilah "merekam amal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan istilah "merekam amal" bukan semata-mata agar kita disebut lebih modern karena memakai istilah yang lebih kekinian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meminjam istilah "merekam", maka kita akan lebih cepat memahami dengan lebih simple atau sederhana ketimbang "mencatat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita bayangkan bersama, kalau tugas malaikat itu mencatat amal, mereka butuh berapa lembar kertas untuk mencatat gerak-gerik kita mulai dari baligh sampai meninggal dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa kecepatan menulis mereka untuk mencatat perilaku kita secara detail? Tanggal berapa? Jam berapa? Hari apa? Aduh ruwet banget deh pokoknya implikasinya kalau kita masih juga memakai "mencatat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin akan lebih sederhana penjelasannya kalau kita mengatakan bahwa malaikat rokib-atid itu adalah malaikat yang tugasnya merekam amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan dulu anda membayangkan teknologi rekamnya Allah itu sebagaimana teknologi rekam yang dimiliki manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau teknologi rekam tersembunyi milik manusia di manapun disembunyikan masih berpotensi untuk ditemukan. Karena bahan dasar alat rekam tersebut mungkin terbuat dari plastik, besi, alumunium, fiber, atau mika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau teknologi rekamnya Allah ini terbuat dari cahaya. Jadi meski sejak lahir sudah diletakkan di bahu sebelah kanan dan kiri manusia dan mulai diaktifkan sejak manusia baligh, manusia kerap tidak merasa bahwa ada kamera intai di kedua belah bahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perekam buatan manusia aja bisa menyimpan data sampai berapa KB. Dan, ada yang multifungsi lagi. Maksud saya ada alat rekam buatan manusia yang juga bisa buat ngentik, dengerin musik, nonton video, menyimpan data, sms, nelepon, nonton tv, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bikinan manusia bro. Maka bisa kita bayangkan seberapa dahsyat dan hebatnya teknologi rekam buatan Allah. Yang nggak pernah low batt sehingga nggak perlu repot-repot di-charge, nggak rusak kena hujan, fleksibel, bisa dibawa ke mana aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberi nama teknologi rekam-Nya ini Rokib-Atid. Bahan dasar keduanya dari cahaya. Dan, manusia sampai hari belum bisa mengolah cahaya menjadi teknologi perekam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-2189178658631036969?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/2189178658631036969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/kamera-rekam-rokib-atid-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2189178658631036969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2189178658631036969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/kamera-rekam-rokib-atid-ii.html' title='&quot;Kamera Rekam&quot; Rokib-Atid II'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8091637185737212487</id><published>2010-06-29T21:08:00.001-07:00</published><updated>2010-06-29T21:08:15.582-07:00</updated><title type='text'>Kamus Istilah Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA (Narkotika, Alkohol, dan Zat Adiktif)</title><content type='html'>Cibubur, Rabu, 16 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamus Istilah Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA (Narkotika, Alkohol, dan Zat Adiktif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari "Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA" Edisi Kedua Karangan Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sintesa= Turunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Perilaku Antisosial= Perilaku Maladaptif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adiksi (Addiction)= Ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dependensi (Dependency)= Ketergantungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hendaya= Impairment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gejala Putus Zat= Withdrawal Symptoms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Etiologi= Penyebab Penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Simptom= Gejala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Anestesi= Pembiusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Gunung Es= Ice Berg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Angka Kematian= Mortality Rate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Sugesti= Craving.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambuh&lt;br /&gt;=&gt;Teman&lt;br /&gt;=&gt;Sugesti&lt;br /&gt;=&gt;Faktor frustasi/stres&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Pemakai yang memakai lebih dari satu zat= Poly drugs abuser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kepribadian anti sosial= Psikopat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Kondisi keluarga yang tidak baik= Disfungsi keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Keinginan yang tak tertahankan= An overpowering desire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Pengedar= Pusher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Sistem transmisi saraf= Neuro-transmitter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Heroin= Putaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Gangguan mental dan perilaku= Mental and behavior disorder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Punitif= Hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Terapeutik= Pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Organobiologik= Susunan saraf pusat/otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Fungsi kognitif= Alam pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Fungsi afektif= Alam perasaan/emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Fungsi psikomotor= Perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Reversible= Yang dapat balik kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Fungsi analgetik= Penawar nyeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Faktor predisposisi= Faktor yang membuat seseorang cenderung menyalahgunakan NAZA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gangguan kejiwaan yaitu gangguan kepribadian (anti sosial), kecemasan, dan depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Faktor kontribusi= Kondisi keluarga yang terdiri dari tiga komponen yaitu keutuhan keluarga, kesibukan orang tua, dan hubungan interpersonal antar keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Faktor pencetus adalah pengaruh teman kelompok sebaya dan NAZA-nya itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Mengobati dirinya sendiri= Self medication.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Reaksi pelarian= Escape reaction.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Jantung berdebar-debar= Palpitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Euforia= Rasa gembira tanpa sebab dan tidak wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Halusinasi= Pengalaman panca indera tanpa adanya sumber stimulasi (rangsangan) yang menimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Halusinasi:&lt;br /&gt;- Pendengaran&lt;br /&gt;- Pengelihatan&lt;br /&gt;- Penciuman&lt;br /&gt;- Rasa, dan&lt;br /&gt;- Raba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Delusi: Suatu keyakinan yang tidak rasional meskipun telah diberikan bukti-bukti  bahwa pikiran itu tidak rasional, yang bersangkutan tetap meyakininya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Delusi paranoid: Yang bersangkutan yakin benar bahwa ada orang yang akan berbuat jahat kepadanya, padahal dalam kenyataannya tidak ada orang yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Pelebaran: Dilatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Gangguan jiwa: Psikosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Pemahaman diri= Insight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Pembicaraan cadel= Slurred Speech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Air mata berlebihan= Lakrimasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Cairan hidung berlebihan= Rhinorea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Bulu rambut dan kuduk berdiri/bergidik= Piloeraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Mulut menguap= Yawning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Jantung berdebar-debar= Palpitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Oedema= Pembengkakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Rasa gembira= Elation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Rasa harga diri meningkat= Grandiosity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Bicara yang seringkali tidak tentu ujung pangkalnya dan melompat-lompat= Flight of ideas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Overdosis= Intoksikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Gangguan mental organik:&lt;br /&gt;- Gangguan dalam fungsi berpikir.&lt;br /&gt;- Gangguan dalam fungsi berperasaan.&lt;br /&gt;- Gangguan dalam fungsi berprilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Mata jereng= Nistakmus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Hipotensi ortostatik= Tekanan darah menurun karena perubahan posisi tubuh: berbaring, duduk, dan berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Agitasi psikomotor= Yang bersangkutan berperilaku hiperaktif, tidak dapat diam, dan selalu bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Obat tidur= sedativa/hipnotika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Ketagihan tembakau= Craving.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Pencegahan= Prevensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Supply reduction= Upaya-upaya untuk mengurangi sebanyak mungkin pengadaan dan peredaran NAZA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Demand reduction= Upaya-upaya untuk mengurangi sebanyak mungkin permintaan atau kebutuhan terhadap NAZA oleh para penyalahguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Welfare= Kesejahteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Prevensi:&lt;br /&gt;- Primer=&gt; Pencegahan terhadap orang sehat.&lt;br /&gt;- Skunder=&gt; Rehabilitasi terhadap pasien NAZA.&lt;br /&gt;- Tersier=&gt; Rehabilitasi terhadap pasien pasca terapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75. Lingkungan bebas NAZA= Drugs free environment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76. Ketidaktahuan= Ignorancy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Kepribadian yang rawan= Vulnerable personality.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78. Penyakit endemik dalam masyarakat= Endemic disease in the modern society.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79. Penyakit keluarga= Family disease.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80. Bercerai= Divorce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81. Berpisah= Separation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82. Hubungan tidak harmonis= Poor marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83. Tanpa kehangatan= Low warm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84. Rasa aman= Security feeling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85. Saling mencintai dan dicintai= Love to be loved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86. "Warisan yang paling berharga yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya adalah waktu beberapa menit setiap harinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87. Kekambuhan= Relapse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88. Pendidikan pencegahan NAZA= Preventive drug education.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89. Lingkungan sekolah bebas dari NAZA= Drug free school environment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90. Disembuhkan= Curable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91. Dikendalikan/dikontrol= Controlable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92. Kewaspadaan masyarakat= Public awareness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93. Pendekatan holistik= Holistic approach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94. Racun= Toksin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95. Cannabis= Ganja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96. Psikiatri= Kedokteran Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97. Daya Nilai Realitas= Reality Testing Ability.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98. "Obat jenis major tranquilizer diberikan kepada orang yang mengalami:&lt;br /&gt;- Gangguan jiwa psikosis fungsional.&lt;br /&gt;- Gangguan jiwa psikosis organik (seperti para junkies)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99. "Penyalahguna/ketergantungan NAZA akan mengalami depresi karena yang bersangkutan akan mengalami depresi karena yang bersangkutan akan kehilangan rasa euforia manakala NAZA dibersihkan dari tubuhnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100. Rasa ingin= Craving.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8091637185737212487?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8091637185737212487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/kamus-istilah-penyalahgunaan-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8091637185737212487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8091637185737212487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/kamus-istilah-penyalahgunaan-dan.html' title='Kamus Istilah Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA (Narkotika, Alkohol, dan Zat Adiktif)'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7690764283139272761</id><published>2010-06-27T09:54:00.001-07:00</published><updated>2010-06-27T09:56:02.397-07:00</updated><title type='text'>Cerita Entong dan Kiai Rojali</title><content type='html'>TIM, Jum'at, 11 Juni 2010&lt;br /&gt;Cerita Entong dan Kiai Rojali&lt;br /&gt;(Sumber dari salah satu tokoh Betawi. Disampaikan pada Kenduri Cinta)&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan oleh Shohibul hikayat hiduplah di wilayah Betawi kala itu Entong dan keluarganya. Entong memiliki bapak preman. Kerjaan bapaknya ini kalau kagak mabok, main judi, melacur, atau merampok. Semua orang mengenal bapaknya Entong dengan citra yang sangat jelek. Namun menjelang wafatnya ia mendapat hidayah dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berwasiat kepada istrinya agar kelak, kalau ia meninggal dunia, Entong dipesantrenin di Pesantrennya Kiai Rojali. Singkat cerita, bapaknya Entong wafat. Entong pun kini, sesuai dengan wasiat sang bapak, mesantren di pesantrennya Kiai Rojali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hatinya Kiai Rojali berkata, "Alah bapak ama anak kagak bakalan jauh kelakuannya. Buah itu jatuh kagak bakalan jauh dari pohonnya. Kalau bapaknya penjahat anaknya juga pasti penjahat." Demikian yang terbesit dalam pikiran Kiai Rojali. Untuk tahap pemula Entong belum disuruh ngaji ama Kiai Rojali. Melainkan ia diberi tugas untuk menyiapkan beton (biji buah nangka yang sudah dimasak dengan cara direbus dan siap makan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari Kiai Rojali memberikan 10 buah biji nangka kepada Entong untuk dimasak menjadi beton. Setelah biji nangka itu matang dan menjadi beton, Entong pun menghidangkannya kepada Kiai Rojali. Entah bagaimana caranya beton yang ada 10 buah tersebut begitu hendak disantap oleh Kiai Rojali jumlahnya selalu menjadi sembilan. Dan, peristiwa tersebut selalu terulang setiap pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Rojali pun berkesimpulan dalam hati, "Tuh kan bener perkiraan gua. Kalau bapaknya pencuri, anaknya pasti juga pencuri." Setelah berminggu-minggu mondok di pesantrennya Kiai Rojali, Entong tidak kunjung mendapatkan pengajaran sebagaimana para santri yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia pun memberanikan diri untuk mengadukan diri kepada Kiai Rojali, "Pak Kiai masa saya nggak diajarin ngaji kayak teman-teman?" "Oke sekarang kamu ikutin kata-kata saya." perintah Kiai Rojali. "Beton ada 10 tinggal sembilan." ujar Kiai asal Betawi itu dengan lagam mirip seorang Qori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh kekhusyuan dan keyakinan Entong pun mengikuti ucapan guru ngajinya itu, "Beton ada 10 tinggal sembilan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LIBURAN TELAH TIBA&lt;br /&gt;Saatnya kini liburan. Entong dan segenap teman-teman yang mondok di pesantren Kiai Rojali diberi kesempatan pulang ke rumah mereka masing-masing. Setelah beberapa hari di rumah, Emaknya Entong berkata, "Tong di tempatnye Kiai Rojali lu udah ngaji ape aje?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan antusias Entong menjawab, "Ane udah dikasih jampe Nyak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ape tuh jampenye?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sontak di hadapan Enyak, Entong pun mengulangi jampe yang pernah diajarkan Kiai Rojali kepadanya, "Beton ada 10 tinggal sembilan." Mendengar ucapan tersebut Enyak kaget bukan kepalang. Ia pun bertanya, "Apaan tuh maksudnya Tong?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ane juga kagak tahunya. Selama ane ngaji ame Kiai Rojali baru itu doang yang diajarin." kata Entong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEMBALI MONDOK&lt;br /&gt;Entong kaget luar biasa. Begitu sampe di pondok suasana begitu sepi. Tidak ada seorang pun berada di sana. Di tengah kebingungannya itu ia melihat kakek-kakek yang sedang ngaso di depan rumahnya. Memang rumah kakek itu tidak jauh dari ponpes Kiai Rojali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entong pun menghampiri kakek itu dan bertanya, "Kek para penghuni ponpes Kiai Rojali pada ke mana iya?" "Loh emangnye lu kagak tahu Tong kalau pagi ini Kiai Rojali berangkat haji?" ujar sang kakek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nggak tahu kek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui guru yang dicintainya berangkat haji, Entong pun langsung lari menuju pelabuhan. Ia ingin sekali mencium tangan gurunya sebelum gurunya itu berangkat haji. Ia tahu bahwa ia akan berpisah dalam waktu yang sangat lama. Sekitar 2-3 bulan. Namun mau dikata apa. Entong datang terlambat. Perahu yang mengantar Kiai Rojali ke tanah suci sudah berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Entong tidak putus asa. Meskipun hatinya menangis ia tetap berusaha semampu yang ia bisa. Ia pun duduk di tepi pelabuhan. Ia ingin menunggu di situ sampai Kiai Rojali kembali ke tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil duduk dia membaca jampe yang diajarkan Kiai Rojali, "Beton ada 10 tinggal sembilan." Kata-kata itu terus ia lantunkan. Dengan izin Allah tiba-tiba Entong sudah berada di tanah suci Mekah al Mukaromah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ia tidak sadar dengan perpidahan yang tidak rasional dalam hitungan akal orang modern zaman sekarang. Kapal yang mengangkut jama'ah haji dari  Indonesia itu pun telah tiba. Entong yang mengenali kapal air yang ditumpangi gurunya itu langsung bersiap-siap menyambut gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu Kiai Rojali turun dari kapal, Entong langsung mencium tangan dan memeluk gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat datang kembali guru." ujar Entong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat si Entong ada di hadapannya, Kiai Rojali sangat terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh kok lu bisa ada di sini Tong?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya juga nggak tahu Pak Kiai. Yang saya tahu begitu perahu yang membawa kiai pergi menuju tanah suci, saya duduk di tepi pelabuhan. Pokoknya saya bertekad mau nunggu Pak Kiai sambil membaca jampe yang Pak Kiai ajarkan pada saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sontak Kiai Rojali menyadari bahwa Entong adalah memang seorang yang sangat ta'dzim terhadapnya. Ia pun merasa sangat malu dan nggak enak sama Entong. Karena ia sudah berprasangka jelek/buruk (negative thingking/su'udzon).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Entong berangkat dari Indonesia ke Mekah dengan menggunakan jampe yang diajarkan Kiai Rojali, begitu pulang dari Mekah ke Indonesia pun ia memakai jampe tersebut. Setelah sampai di tanah air, Kiai Rojali pun menyadari kesalahannya. Kini ia menyadari kesungguhan Entong untuk belajar ilmu darinya. Akhirnya Entong diajarin ngaji sebagaimana para murid yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7690764283139272761?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7690764283139272761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/tim-jumat-11-juni-2010-cerita-entong.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7690764283139272761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7690764283139272761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/tim-jumat-11-juni-2010-cerita-entong.html' title='Cerita Entong dan Kiai Rojali'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3327230780404746118</id><published>2010-06-18T23:27:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T23:27:57.775-07:00</updated><title type='text'>"Kamera Rekam" Rokib-Atid</title><content type='html'>Cibubur, Senin, 14 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamera Rekam" Rokib-Atid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah tersebarnya rekaman sebuah video di dunia saja sudah sangat menghebohkan kehidupan sehari-hari kami. Bagaimana kalau tiba-tiba Engkau menyebarkan rekaman dosa kami, mulai dari kami baligh sampai hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sesungguhnya Engkau memiliki teknologi rekaman yang lebih canggih daripada teknologi rekaman kami yang manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekaman-Mu itu merknya Rokib dan Atid. Dalam teknologi kami Rokib dan Atid itu semacam CCTV. Rokib Kau letakan di bahu kanan kami untuk merekam prilaku positif dan Atid Kau taruh di bahu kiri kami untuk merekam prilaku negatif kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan dasar "kamera rekam" Rokib-Atid bukan dari plastik, besi, fiber, atau yang lainnya. Bahan dasarnya adalah cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kalau manusia tidak rajin mengasah kepekaan cahaya hatinya maka dia tidak akan merasa di bahu kiri dan kanannya ada "kamera pengintai" super canggih made in Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh rahmat dan kasih sayang Engkau tutupi dosa dan kesalahan kami. Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan karena Engkau masih memberikan kesempatan kepada kami untuk bertobat dan tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah (sebagaimana ucapan kekasih-Mu, Abu Nawas) kami ini memang sangat tidak layak masuk ke dalam surga-Mu. Tapi kami juga tidak sanggup masuk ke dalam pedihnya siksa neraka-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ya Allah. Ampunilah kami. Ampunilah kami. Ampunilah kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3327230780404746118?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3327230780404746118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/kamera-rekam-rokib-atid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3327230780404746118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3327230780404746118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/kamera-rekam-rokib-atid.html' title='&quot;Kamera Rekam&quot; Rokib-Atid'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3818996734863248785</id><published>2010-06-18T23:26:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T23:26:54.275-07:00</updated><title type='text'>Bulan Madu Tiap Waktu</title><content type='html'>CBS, Kamis, 27 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Madu Tiap Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh benar-benar telah aku temukan diriku dalam dirimu.&lt;br /&gt;Sebagaimana kau telah menemukan dirimu dalam diriku.&lt;br /&gt;Cinta kita tidak terpisah oleh ruang dan waktu.&lt;br /&gt;Itulah sejatinya hakikat kemesraan cinta kau dan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu.&lt;br /&gt;Setiap malam kita adalah bulan madu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh kok bisa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa tidak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu bagaimana caranya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tidak usah tanyakan padaku bagaimana caranya. Karena setiap kali hendak mendarat ke 'bulan' aku selalu minum madu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulannya bukan yang seperti yang ada dalam benak atau bayanganmu.&lt;br /&gt;Bulanku bulan yang ada di "langit ke tujuh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh kirain 'bulan' yang kepanjangannya adalah 'buka pelan-pelan'?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan bulan (buka pelan-pelan). Tapi bulan yang ku maksud adalah yang kepanjangannya adalah bualan dan rayuan."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3818996734863248785?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3818996734863248785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/bulan-madu-tiap-waktu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3818996734863248785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3818996734863248785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/06/bulan-madu-tiap-waktu.html' title='Bulan Madu Tiap Waktu'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6789550310533185955</id><published>2010-03-12T02:23:00.000-08:00</published><updated>2010-03-12T02:24:54.383-08:00</updated><title type='text'>Sesosok Pribadi yang Masih Misteri?</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 12 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesosok Pribadi yang Masih Misteri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah gerangan ia sesosok pribadi yang selalu kita rindukan? Yang kalau kita jauh dengannya kita selalu mengharapkan pertemuan dengannya? Yang kalau kita sudah bertemu dengannya kita sangat enggan berpisah sama dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah gerangan ia pribadi yang selalu bisa menghibur duka hati kita? Yang memahami muatan isi kalbu kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang diam-diam menangisi kesedihan yang kita alami, namun selalu tampil ceria saat bersama kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita menemukan sosok itu pada pasangan hidup kita? Pada pribadi pemimpin bangsa kita? Pada guru-guru kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah ia? Di manakah gerangan kini ia berada? Sudahkah kita menemukan sosoknya pada orang-orang dekat kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang-orang yang berada di ruang lingkup kehidupan kita? Pada orang-orang yang mengaku cinta pada kita? Atau pada orang-orang yang kita cintai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah kalau kita sudah menemukannya. Bersabarlah kalau kita belum menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yakinlah kita pasti akan menemukannya. Karena setiap kita pasti memiliki belahan jiwa. Punya soulmate. Yang kita menemukan diri kita di dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin rajin kita mengasah akal dan hati, maka kita akan semakin cepat dan banyak menemukan sang belahan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang hidupnya merasa kesepian ditengah hiruk-pikuk kehidupan ini adalah karena ia belum menemukan belahan jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga ia kebingungan mau curhat ke mana? Nggak tahu mau minta nasihat sama siapa? Dan, ketika punya masalah ia merasa, bahwa ia sendiri yang punya masalah seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kalau ia punya teman sharing, pasti ia akan tahu bahwa lebih banyak orang yang punya masalah seperti dia. Bahkan lebih banyak lagi orang yang masalahnya lebih besar dan kompleks daripada masalah yang ia hadapi saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6789550310533185955?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6789550310533185955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/sesosok-pribadi-yang-masih-misteri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6789550310533185955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6789550310533185955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/sesosok-pribadi-yang-masih-misteri.html' title='Sesosok Pribadi yang Masih Misteri?'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5636346416076546544</id><published>2010-03-11T09:16:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T09:17:41.219-08:00</updated><title type='text'>Berinteraksi dengan Duri dan Nasi</title><content type='html'>Cibubur, Kamis, 110310&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berinteraksi dengan Duri dan Nasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah babak kehidupannya, Muhammad saw pernah berkata bahwa menyingkirkan duri yang ada di tengah jalan merupakan sebuah kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita gali dari sini? Duri menusuk siapa saja. Duri menusuk tak pandang bulu. Orang Islam, orang Kristen, atau orang Yahudi yang lengah akan ditusuk duri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emangnya pernah apa duri bertindak diskriminatif dengan, misalnya, cuma nusuk kaki orang Islam doang? Terus orang Kristen atau orang Yahudi yang nginjek duri nggak tertusuk gitu? Iya nggak kayak gitu lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita bisa lebih pahami bahwa ketika menyingkirkan duri yang ada di tengah jalan itu kita telah melakukan suatu kebaikan yang sangat universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menyingkirkan duri yang ada di tengah jalan hal itu menunjukkan bahwa dalam melakukan suatu kebaikan kita nggak usah susah-susah dan berpusing ria memikirkan dia agamanya apa. Islam, Kristen, Budha, Konghuchu, atau bahkan atheis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dengan duri, berinteraksi dengan nasi juga bisa sangat berpotensi memperdalam keimanan kita kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana duri yang menusuk siapa saja, nasi juga sangat bersedia dimakan siapa saja dan apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasi mengikhlaskan dirinya untuk mengenyangkan perut setiap orang tanpa peduli dia orang Islam, Kristen, atau Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emangnya pernah gitu nasi pilih kasih dengan hanya, misalnya, kalau yang makan nasi orang Islam nggak kenyang? Terus kalau orang Kristen atau orang Yahudi yang makan nasi perutnya akan kenyang? Ternyata tidak demikian wahai saudara-saudaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau duri dan nasi saja bisa berinteraksi dengan seluruh makhluk Allah, apalagi manusia yang diberi akal dan hati oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya justru manusialah yang sangat diskriminatif dalam berinteraksi dengan sesamanya dan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Islam kadang hanya mau tolong-menolong dengan sesama orang Islam. Dan, enggan menolong orang yang berbeda agama dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kayak gitu model pergaulan dan silaturahmi kita, kapan Islam menjadi agama yang rahmatan lil 'aalamiin? Mimpi aje kali ye?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5636346416076546544?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5636346416076546544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/berinteraksi-dengan-duri-dan-nasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5636346416076546544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5636346416076546544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/berinteraksi-dengan-duri-dan-nasi.html' title='Berinteraksi dengan Duri dan Nasi'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-639449556046904347</id><published>2010-03-11T03:49:00.001-08:00</published><updated>2010-03-11T03:49:50.158-08:00</updated><title type='text'>Manusia "Gelas Kosong"</title><content type='html'>CBS, Kamis, 110310&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia "Gelas Kosong"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berinteraksi dengan makhluk Allah yang lain memiliki keasyikan tersendiri. Melalui interaksi kita bisa mengenal berbagai macam karakter dan kepribadian seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap karakter dan kepribadian itu, misalnya, memiliki berbagai macam hobi. Ketika kita berinteraksi dengan orang yang punya hobi musik, kita bisa belajar musik darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berinteraksi dengan para penggila bola (gibol), kita bisa belajar memahami dunia sepak bola dan bisa kita lanjutkan dengan mengkiaskannya kepada kehidupan yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini agar pengenalan kita terhadap dunia sepak bola tidak berhentinya hanya pada, contohya, bagaimana kedahsyatan Manchester United (MU) dalam menaklukan kesebelasan bermental juara Liga Eropa (AC Milan) dini hari tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita bergaul dengan mereka yang hobi (senang atau gemar) mempelajari tentang agama, kita bisa ikut juga belajar agama dengannya. Dan, sekaligus memperdalam pemahaman agama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja terkadang bergaul dengan mereka yang concern memperdalam agama kita terkena imbasnya. Maksudnya kita yang bukan ustadz atau kiai jadi diustadz-ustadzkan atau dianggap kiai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berinteraksi dengan orang yang suka bongkar-pasang komputer, hp, laptop, atau motor kita juga bisa ikut mempelajari tentang benda-benda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti atau kunci interaksi dengan sesama manusia bagi saya adalah kita menempatkan diri sebagai manusia "gelas kosong".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya kita menempatkan diri sebagai orang yang ingin selalu belajar mengenai berbagai hal sehingga selalu ada input pengetahuan baru yang bisa terus meng-up date mesin ilmu berpikir kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-639449556046904347?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/639449556046904347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/manusia-gelas-kosong.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/639449556046904347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/639449556046904347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/manusia-gelas-kosong.html' title='Manusia &quot;Gelas Kosong&quot;'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3505330366381622044</id><published>2010-03-09T04:34:00.000-08:00</published><updated>2010-03-09T04:35:17.507-08:00</updated><title type='text'>Amanat, Bukan Amanah</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 05 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanat, Bukan Amanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(An Nisa: 58/Tafsir Jalalain I)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi ayat ini adalah perintah agar kita selalu memberikan amanat dan menghukumi antar manusia dengan adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan ayat ini bukan pada asbabun nuzul-nya. Tapi pada umumnya lafadz. Ayat ini berlaku secara umum bahwa kita harus memberikan amanah kepada ahlinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Idzaa wusidal amru ila ghoiri ahlihi fantadziris saa'ah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sebuah amanah diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah waktu kehancurannya. (Muhammad saw).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Innallaaha ya-murukum an tuaddul amaanaat. (Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu sekalian agar mengemban amanat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang telah diberikan amanat (berbagai macam amanah) harus menjalankannya dengan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanat hanya dipikul oleh umat manusia. Ketika Allah menawarkan kepada makhluk-makhluk-Nya yang lain mereka dengan terang-terangan menyatakan tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak menjalankan amanatnya maka orang tersebut berarti khianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam redaksi ayat di atas memakai kata jama' yakni amanat. Bukan amanah. Hal tersebut berarti ada berbagai macam amanah yang diemban oleh setiap manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ia rosul amanatnya bernama risaalah. Jika ia nabi amanatnya bernama nubuwwah. Jika ia kholiifah amanatnya bernama khilaafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia pada umumnya dijadikan khalifah Allah di dunia. Maka amanat yang kita emban adalah khilaafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun amanah itu sendiri terbagi menjadi tiga macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Beribadah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jalan takwa. Yakni dengan cara menjalankan semua perintah Allah (imtitaalu awamirillah) dan menjauhi segenap larangan-Nya (waj tinabun nawaahi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka beribadah kepada Allah adalah suatu amanah yang harus dilakukan oleh setiap umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nikmat yang telah Allah berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmat dari Allah merupakan sebuah amanah. Maka janganlah sekali-kali kita mengolah dan mempergunakan nikmat tersebut menuju hal-hal yang dibenci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya mata. Ia merupakan nikmat yang sangat tak terhingga nilainya. Jika kita menggunakan mata kita untuk melihat hal-hal yang dilarang oleh Allah berarti kita khianat kepada Allah karena tidak mampu menggunakan mata sesuai dengan yang telah diamanahkan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Amanah berupa hak sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya hak tetangga untuk tenang, hak anak mendapatkan pendidikan yang layak dari kedua orang tuanya, dan hak guru dengan murid-hak murid dengan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib kepada seluruh manusia untuk menjalankan amanat secara mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian daripada itu, dari ketiga amanat yang telah disebutkan di atas, maka amanat terbagi lagi menjadi tiga bagian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Amanah berupa ucapan (amanah qouliyyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh amanah berupa ucapan misalnya membaca al Quran dan titip salam. Jika ada teman kita yang menitipkan salam kepada seseorang, maka kita wajib menyampaikan salam tersebut kepada yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Amanah berupa perbuatan (amanah fi'liyyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya menjaga titipan-titipan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Amanah i'tiqoodiyyah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya tauhid (mengesakan Allah atau mengunakan segala yang Allah berikan kepada kita untuk semata-mata digunakan kepada apa saja yang diridhoi oleh Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah berupa i'tikad yang kedua adalah berbaik sangka kepada orang lain. Karena setiap individu memiliki hak untuk disangka baik oleh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa idzaa hakamtum bainan naasi an tahkumuu bil 'adl. (Dan, jika kamu sekalian menghukumi antar manusia. Maka hukumilah dengan adil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adil adalah wadhu'u syaiin fii mahallihi. Meletakkan sesuatu pada tempatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3505330366381622044?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3505330366381622044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/amanat-bukan-amanah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3505330366381622044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3505330366381622044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/amanat-bukan-amanah.html' title='Amanat, Bukan Amanah'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-9102911224717799616</id><published>2010-03-03T23:21:00.000-08:00</published><updated>2010-03-03T23:23:17.885-08:00</updated><title type='text'>Semakin Ku Kenal, Semakin Ku Menyesal</title><content type='html'>Cibubur, Rabu, 030310&lt;br /&gt;Semakin Ku Kenal, Semakin Ku Menyesal&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;Saba: 27&lt;br /&gt;- (Qul aruunii) Katakanlah wahai Muhammad, perlihatkanlah kepadaku oleh kamu sekalian wahai orang-orang yang kafir.&lt;br /&gt;“A'lamuunii” (Tafsir Jalalain/TJ) Beritahukanlah kepadaku oleh kamu sekalian wahai orang-orang yang dengan terang-terangan menolak kebenaran.&lt;br /&gt;Apa yang dipinta Nabi kepada orang-orang kafir agar diperlihatkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (Alladziina alhaqtum bihi syurokaa-a) Nabi meminta agar orang-orang kafir tersebut memperlihatkan berhala-berhala yang mereka sembah, yang mereka hubung-hubungkan dengan Allah sebagai sekutu Allah.&lt;br /&gt;“Fil 'ibaadati” (TJ) Dalam hal ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (Kalla) Sekali-kali tidak akan mungkin. Sekali-kali tidak akan bisa.&lt;br /&gt;"Roda 'a lahum 'an 'i-tiqoodi syariiki lahu” (TJ). Muhammad tidak akan mungkin mampu menghalangi atau mencegah mereka dari keyakinan untuk menyekutukan Allah. Hati mereka sudah tertutup untuk menerima kebenaran.&lt;br /&gt;Sehingga percuma saja kalau memberi mereka peringatan dengan ancaman azab Allah yang sangat pedih itu. Alih-alih merasa takut, pada ayat selanjutnya, mereka justru menantang Rosul agar segera mendatangkan azab yang telah beliau janjikan, jika memang Rosul itu adalah orang yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (Bal huwallaahul 'aziizu) Tetapi, Dialah Allah Yang Maha Perkasa.&lt;br /&gt;"Al ghoolibu 'ala amrihi” (TJ) Yang selalu menang atas urusan-Nya. Makna al aziiz bisa juga berarti bahwa tidak ada satu makhluk pun yang mampu mengalahkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- (Al hakiimu) Yang Maha Bijaksana. Bisa juga bermakna yang paling menguasai ilmu hikmah.&lt;br /&gt;“Fii tadbiirihi li kholqihi falaa yakuunu lahu syariikun fii mulkihi” (TJ) Di dalam mengatur dan mengurus makhluk-Nya. Maka tidak ada sekutu bagi Allah di dalam kerajaan-Nya atau di wilayah kekuasaan-Nya.&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Saba: 28&lt;br /&gt;-  (Wa maa arsalnaaka illaa kaaffatan) Dan tidaklah Aku mengutusmu Muhammad kecuali kepada seluruh (manusia).&lt;br /&gt;“Haalun minan naas qudima lil ihtimaam” (TJ) Lafadz kaaffaatan menjadi hal bagi lafadz an naas. Pada asalnya adalah wa maa arsalnaaka illaa lin naasi kaaffaatan, namun menjadi wa maa arsalnaaka illa kaaffaatan lin naasi dengan tujuan untuk memperlihatkan kedudukannya yang sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (Lin naasi basyiiron) kepada (seluruh) manusia sebagai pembawa kabar gembira.&lt;br /&gt;“Mubasysyiron lil mu-miniina bil jannah” (TJ) Memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dengan janji bahwa mereka akan masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (Wa nadziiron) dan memberi peringatan.&lt;br /&gt;“Mundzaron lil kaafiriina bil ‘azaab” (TJ) Memberikan peringatan kepada orang-orang kafir dengan siksaan.&lt;br /&gt;-  (Wa laakinna aktsaron naasi) Tetapi mayoritas manusia.&lt;br /&gt;“Ay kuffaarol makkata” (TJ) Yaitu orang-orang kafir yang ada di Mekah saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (Laa ya’lamuun) Mereka tidak mengetahui, atau sebenarnya mereka tahu hanya saja mereka tidak mau tahu dengan pengetahuannya tersebut. Memberitahu orang yang memang benar-benar tidak tahu akan terasa lebih mudah ketimbang kita memberitahu orang yang sudah tahu tapi dia tidak mau tahu akan apa-apa yang telah ia ketahui itu.&lt;br /&gt;“Dzaalika” (TJ) Terhadap kabar gembira masuk surga dan azab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Saba: 29&lt;br /&gt;-  (Wa yaquuluuna mataa haadzal wa’du) Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Eh Muhammad emangnya kapan janji...?”&lt;br /&gt;“Bil ‘azaabi” (TJ) Datangnya azab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  (In kuntum shoodiqiin) “...kalau memang kamu itu adalah orang yang benar?"&lt;br /&gt;Jadi mereka bukannya takut terhadap peringatan azab yang Nabi sampaikan kalau mereka kufur, eh mereka malah menantang Nabi agar segera mendatangkan azab tersebut kalau memang Nabi itu memang benar dengan janjinya tersebut.&lt;br /&gt;Hal ini tentu saja bertolak belakang dengan pengetahuan mereka. Karena ketika masa mudanya Muhammad, sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rosul sudah dikenal sebagai pemuda yang dipercaya. Bahkan Rosul mendapat julukan al amiin (orang yang dapat dipercaya).&lt;br /&gt;Dan, julukan al amiin itu bukannya Rosul yang mengklaim bahwa dirinya patut dipercaya. Tapi itu adalah pengakuan publik atau masyarakat ketika itu. Padahal Muhammad muda mah nggak peduli apakah dia dianggap orang yang pantas dipercaya atau dia adalah pemuda yang suka berbohong.&lt;br /&gt;Bahkan ketika sudah menjadi Rosul pun yang percaya bukan hanya orang-orang yang mencintai beliau. Musuhnya pun sebenarnya percaya pada beliau. Suatu contoh misalnya, ketika ada dari golongan mereka yang hendak pergi jauh, mereka kerap kali menitipkan barang dagangan mereka kepada Rosul.&lt;br /&gt;Karena kalau mereka menitipkan barang dagangannya tersebut kepada kaumnya sendiri, mereka khawatir barang dagangannya tersebut akan berkurang atau hilang. Namun setelah mereka kembali dan mereka mengambil lagi barang dagangannya yang mereka titipkan itu dari Rosul mereka berkata, “Ya Muhammad terima kasih sudah menjaga barang dagangan saya. Sekarang saya mau mengambil barang dagangan saya dan kita bermusuhan lagi.”&lt;br /&gt;Mana ada pemimpin saat ini yang seperti itu. Jangankan oleh musuh-musuhnya. Oleh golongannya sendiri saja beberapa pemimpin kita masih kurang dipercaya. Kalau Rosul itu, semakin orang kenal beliau, maka orang akan semakin respect dan semakin cinta beliau.&lt;br /&gt;Beda banget iya dengan pemimpin di Indonesia? Kalau di Indonesia mah, semakin kita kenal pemimpin kita maka kita akan semakin nyesel udah mengamanatkan suara kita sama mereka. Maka sebagian ngegerundel dalam hatinya dengan berkata, “Oh tahunya dia orangnya begitu toh. Nyesel banget kenapa dulu gua milih dia sebagai pemimpin. Kalau dari dulu gua tahu dia orangnya seperti itu mana mungkin gua akan memilihnya sebagai pemimpin.”&lt;br /&gt;Untungnya rakyat Indonesia adalah manusia yang besar jiwanya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-9102911224717799616?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/9102911224717799616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/semakin-ku-kenal-semakin-ku-menyesal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9102911224717799616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9102911224717799616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/semakin-ku-kenal-semakin-ku-menyesal.html' title='Semakin Ku Kenal, Semakin Ku Menyesal'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-7146090342508902005</id><published>2010-03-02T06:07:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T06:08:35.157-08:00</updated><title type='text'>Berkenalan dengan Allah Via FB</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 19 Pebruari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenalan dengan Allah Via FB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An Nisa: 55&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Faminhum (maka sebagian orang-orang yang hasad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Man amana bihi (ada orang yang beriman kepada Muhammad saw.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa minhum man shodda 'anhu (dan sebagian lagi menghalang-halangi orang lain untuk beriman kepada Muhammad saw.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata: "Kalo emang bener Muhammad itu nabi, masa dia sibuk dengan urusan perempuan? Masa istrinya banyak banget?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa ada nabi makan dan minum? Masa nabi ke pasar? Jualan? Kerja? Nyari penghidupan dunia? Nabi macam apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emangnya nggak ada apa dari golongan malaikat yang bisa dijadikan rosul akhir zaman yang bisa konsentrasi ngurusin kebutuhan umat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa kafaa bijahannama sa'iiroo (dan cukuplah bagi orang-orang yang menghalangi itu Neraka Jahanam yang apinya berkobar-kobar karena saking panas.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An Nisa: 56&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Innalladziina kafaruu biaayaatinaa (sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kufur adalah menolak mentah-mentah kebenaran. "Ah saya mah nggak wajib sholat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan orang yang maksiat, biasanya mereka berkata, "Emang sih saya mah nggak sholat. Tapi saya tahu bahwasanya sholat itu memang wajib."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi orang beriman yang maksiat mah masih ada perasaan bahwa yang ia lakukan adalah salah dan berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja ia memang belum memiliki kemampuan dan kemauan yang kuat untuk melaksanakan perintah Allah secara utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain selain sholat misalnya: hukum qishos, hukum poligami, dan lain-lain yang kerap orang tidak melakukannya bukan karena menolak kebenaran namun mungkin karena keadaan di mana ia tinggal kurang mendukung untuk menegakkan hukum-hukum Allah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Saufa nushliihim (kelak mereka akan Kami masukan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Naaron (ke dalam neraka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kullamaa nadijat juluuduhum (tatkala Kami bakar kulit-kulit mereka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Baddalnaahum juluudan ghoirohaa (maka Kami ganti kulit-kulit mereka dengan kulit-kulit yang baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa hal itu dilakukan oleh Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Liyadzuuqul 'azaaba (adalah agar mereka benar-benar merasakan azab/siksaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu terbakar mereka mati mah mereka tidak terlalu merasakan siksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ini mah begitu kulit mereka hangus terbakar, dalam waktu yang cepat kulit mereka tergantikan dengan kulit yang baru sehingga mereka kembali merasakan pedihnya terbakar api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Innallaaha kaana 'aziizan hakiimaa (sesungguhnya Allah adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Aziiz bisa juga berarti bahwa tidak ada satu pun makhluk yang mampu mengalahkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hakiim juga berarti bahwa Allah adalah Sang Ahli Hikmah. Maksudnya adalah pasti selalu ada sesuatu di balik segala apa yang Allah ciptakan dan perintahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma terkadang manusianya saja yang belum mampu menghikmahi ciptaan dan perintah Allah sehingga kita kerap menganggap ada yang sia-sia nggak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya nyamuk. Ada orang yang menganggap bahwa nyamuk nggak ada manfaatnya. Padahal apapun yang telah Allah ciptakan tidak akan ada yang sia-sia. Hanya manusia-lah yang kerap menyia-nyiakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pihak yang menganggap beberapa kecanggihan teknologi seperti facebook misalnya adalah sesuatu yang tidak berguna bahkan banyak madarat-nya (banyak dampak negatifnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini contoh lain dari orang yang tidak memiliki ilmu hikmah. Karena pada dasarnya semua kecanggihan teknologi itu adalah netral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecanggihan TI itu ibarat pisau bermata dua. Kalau dipake untuk masak atau motongin sayuran itu adalah baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau dipake buat motong orang, maka pisau menjadi suatu hal yang sangat menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang salah adalah orang yang menyalahgunakannya. Itu karena ia masih punya syahwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga sesuatu yang berpotensi punya manfaat besar seperti FB, di tangan orang tersebut menjadi disimpangkan kepada hal-hal yang merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada orang yang melarang atau bahkan sampai mengharamkan FB atau kecanggihan teknologi informasi lainnya, itu hanya menunjukkan ketidakmampuan dia dalam mendidik dan mengajak orang lain agar menghikmahi kecanggihan TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kecanggihan TI yang tidak bisa kita bendung dan yang pastinya akan terus berkembang menuju kecanggihan demi kecanggihan ini menjadi lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-7146090342508902005?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/7146090342508902005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/berkenalan-dengan-allah-via-fb.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7146090342508902005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/7146090342508902005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/03/berkenalan-dengan-allah-via-fb.html' title='Berkenalan dengan Allah Via FB'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8814770627975133406</id><published>2010-02-28T14:33:00.000-08:00</published><updated>2010-02-28T14:34:09.963-08:00</updated><title type='text'>Iman dan Amal Sholeh</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 26 Pebruari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman dan Amal Sholeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(TJ: 79)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana Allah memberikan ancaman kepada orang-orang yang kufur, biasanya Allah memberikan janji kepada orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wal ladziina aamanuu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fondasi iman itu ada enam sebagaimana yang tersurat dalam rukum iman. Tapi cara mengaplikasikannya ada banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ulama berpendapat ada 60 cara. Di antaranya dengan tersenyum kepada orang lain, menyingkirkan duri atau batu di jalan, menjaga kebersihan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa 'amilush shoolihaati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman dan amal sholeh adalah dua komponen batin yang saling menyempurnakan. Iman ibarat badan dan amal sholeh adalah pakaiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya setelah kita beriman kita pasti senantiasa termotivasi untuk beramal sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sanudkhiluhum jannaatin tajrii min tahtihaal anhaar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah janji Allah terhadap orang-orang yang beriman sekaligus beramal sholeh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanudkhiluhum= mereka nanti akan dimasukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini memakai redaksi sanudkhiluhum. Sa itu artinya nanti. Nudkhiluhum adalah fi'il mudhore yang memiliki makna sekarang atau akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini fi'il mudhore tersebut bermakna akan datang. Maka artinya "nanti akan". Artinya masih sangat jauh peristiwa tersebut terjadi tapi pasti terjadi dan tak diragukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jannaatin= ke dalam surga. Tajrii= yang mengalir. Min= dari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahtihaal anhaar= bawah surga (sekeliling surga) ada sungai-sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud tahtihaa bukan berarti ada sungai tepat di bawah surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi maksudnya adalah sungai-sungai itu ada di sekeliling surga dan letak surga lebih tinggi daripada sungai-sungai tersebut. Sehingga nggak akan ada cerita surga kebanjiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Khoolidiina fiihaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan orang-orang yang ada di dalam surga adalah abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Abadan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama-lamanya. Bukan lama. Sebab kalau lama mah akan ada akhirnya. Tapi kalau di surga mah nggak bakalan ada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lahum fiihaa azwaajun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penduduk surga akan memiliki pasangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Muthoh-harotun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang suci dari haidh, nifas, dan segala macam kotoran. Bersih badan dan batinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa kita memiliki pasangan yang bersih dan mulus badannya tapi hatinya kotor?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orang masih ada kotoran di dalam hatinya, dia akan suka ngedumel, ngomel-ngomel, ngoceh nggak karu-karuan, dendam, sakit hati, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa nudkhiluhum dzillan dzoliilaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di surga mah nggak ada matahari. Sehingga kita merasa teduh. Kalau nggak ada matahari berarti di surga gelap dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi matahari itukan:&lt;br /&gt;1. Sebagai penunjuk waktu.&lt;br /&gt;2. Sebagai penerang.&lt;br /&gt;3. Sebagai pengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus bagaimana dengan di surga? Gelap dong? Nggak kenal waktu? Dan, basah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di surga tetap terang karena penduduk surga akan diterangi oleh cahaya yang berasal dari arasy. Karena letak surga itu tepat berada di bawah arasy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits Rosulullah bersabda bahwa ada tujuh golongan yang mendapat teduh-teduhan dari Allah di saat tidak ada teduh-teduhan kecuali teduh-teduhan yang berasal dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemimpin yang adil (imaamun 'aadil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang ingat Allah. Dia menyendiri (kosong) dan mencucurkan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang bersahabat: bertemu dan berpisah karena Allah. (tahabbab billaahi wa tafarroq billaahi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bersahabatlah dengan siapa saja tanpa pandang bulu. Karena Allah kerap kali menyembunyikan kekasihnya di antara umat manusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pemuda yang ditawarkan berzina oleh seorang wanita yang cantik dan memiliki kedudukan sosial yang tinggi namun ia mampu menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seterusnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8814770627975133406?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8814770627975133406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/iman-dan-amal-sholeh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8814770627975133406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8814770627975133406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/iman-dan-amal-sholeh.html' title='Iman dan Amal Sholeh'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-4585953572169573226</id><published>2010-02-28T02:34:00.000-08:00</published><updated>2010-02-28T02:45:46.999-08:00</updated><title type='text'>Suasana Surga dan Ahzab</title><content type='html'>Cibubur, Selasa, 16 Pebruari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir Jalalain Halaman 205&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana Surga dan Ahzab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matsalul jannatil lati wu'idal muttaquuna tajrii min tahtihaal anhaaru ukuluhaa daaimun wa dzilluhaa tilka 'uqbal ladziinat taqow wa 'uqbal kaafiriinan naaru wal ladziina aatainaahumul kitaaba yafrohuuna bimaa unzila ilaika wa minal ahzaabi man yunkiru ba'dhohu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Matsalul jannatil lati wu'idal muttaquuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surga itu dijanjikan untuk orang-orang yang bertakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tajrii min tahtihal anhaaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sifat surga yang digambarkan dalam ayat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Di surga mengalir sungai-sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al anhaar adalah bentuk jamak dari kata nahrun (sungai). Hal ini mengindikasikan bahwa surga memiliki banyak jenis sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya ada sungai susu, kopi, jus, madu, arak, sirup dengan berbagai macam rasa, dan minuman apa saja yang diinginkan oleh penduduk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ukuluhaa daaimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dalam hal makanan (buah-buahan) tidak mengenal musim. Semua jenis buah selalu ada kapan saja kita menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa dzilluha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cuacanya selalu sejuk dan kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tilka 'uqbal ladziinat taqow. Wa 'uqbal kaafiriinan naar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak musyrik tapi enggan beramal sholeh akan memperoleh serendah-rendahnya surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surga tertinggi bisa dicapai oleh orang yang tidak musyrik, beramal sholeh, dan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wal ladziina aatainaa humul kitaaba yafrohuuna bimaa unzila ilaika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alif-lam pada lafadz alladziina adalah alif-lam lil jinsi (artinya alif-lam yang menunjukkan jenis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini menunjukkan jenis keyakinan. Baik itu Islam, Kristen, atau Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Nasrani bergembira mendapatkan kitab sucinya yang bernama Injil. Begitu juga orang Yahudi bersuka ria memiliki kitab suci mereka yaitu Taurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, begitu Nabi Muhammad diutus membawa kitab suci al Quran yang menjadi penyempurna bagi seluruh kitab suci yang ada sebelum al Quran, tidak semua pihak menerimanya dengan lapang dada dan dengan jiwa yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Rosul ada seorang sahabat bernama Abdullah bin Salam dan kawan-kawannya yang non-muslim. Abdullah bin Salam berserta cs-nya, begitu Muhammad diutus mereka langsung iman kepada beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Nasrani dan Yahudi yang setia terhadap kitab sucinya masing-masing, pasti bergembira menyambut Rosul dan segala ajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini karena ayat tersebut menyiratkan segala apa yang ada di dalam al Quran ternyata klop dan sesuai dengan apa yang ada di dalam Taurat dan Injil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wa minal ahzaabi man yunkiru ba'dhohu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahzab adalah orang-orang yang hanya menerima al Quran yang hanya sesuai dengan nafsu mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika yang ada di dalam al Quran itu tidak sesuai dengan keinginan, mereka pun menolaknya mentah-mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah-lah yang mengetahui makna dari ayat yang saya bahas ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-4585953572169573226?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/4585953572169573226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/cibubur-selasa-16-pebruari-2010-tafsir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4585953572169573226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4585953572169573226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/cibubur-selasa-16-pebruari-2010-tafsir.html' title='Suasana Surga dan Ahzab'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-4598653330260226025</id><published>2010-02-16T05:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T05:03:29.305-08:00</updated><title type='text'>Derita Kaum Saba</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 29 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saba (34): 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derita Kaum Saba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faqooluu robbanaa baa'id baina asfaarinaa wa dzolamuu anfusahum faja'alnaahum ahaadiitsa wa mazzaqnaahum kulla mumazzaq. Inna fii dzaalika la-aayaatil likulli shobbaarin syakuur. (Saba: 19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faqooluu robbanaa baa'id=&gt; "Maka para penduduk Saba berkata, "Wahai Robb kami jauhkanlah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asfaarinaa=&gt; "...Jarak perjalanan kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk Saba sangat mengharapkan agar perjalanan dagang mereka, dari Saba (Yaman) ke Syam (Suriah) itu menempuh perjalanan yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh mengapa demikian? Mengapa Kaum Saba memilih dan sangat berharap kepada Allah agar Allah menjadikan jarak antara Saba (Yaman) dengan Syam (Suriah) jauh?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan, kan kalau orang hendak pergi jauh untuk berdagang mereka akan membutuhkan banyak bekal dan membutuhkan banyak persediaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau para pedagang ini membutuhkan perbekalan, air, atau penginapan maka mereka bisa membuka toko atau warung yang menyediakan kebutuhan para pedagang dan bisa juga membuka penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentu saja akan menjadi lahan pekerjaan dan secara tidak langsung bisa menambah kesejahteraan para penduduk mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mereka sangat berharap agar perjalanan antara Saba dengan Syam bisa menempuh perjalanan sejauh mungkin. Bukan dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, mereka juga tahu karena sepanjang perjalanan niaga (Saba-Syam) ini sangat aman. Sehingga sangat memungkinkan bagi mereka untuk membuka usaha rumah makan atau penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa dzolamuu anfusahum=&gt; Dan, limpahan SDA dan perekonomian yang melaju sangat pesat itu tidak mampu mereka sikapi dengan tepat, maka semua rezeki itu membuat mereka berbuat zalim dan aniaya terhadap diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang dimaksud dengan zalim? Zalim adalah wadh'u syai-in fii ghori mahallihi (meletakkan sesuatu yang tidak pada tempatnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturankan kalau mereka diberikan nikmat melimpah mereka bersyukur. Eh ini mah bukannya bersyukur malah kufur. Itu namanya menganiaya diri sendiri. Disebabkan mereka tidak mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan kata zalim adalah adil. Adil adalah wadh'u syai-in fii mahallihi (meletakkan sesuatu pada tempatnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faja'alnaahum ahaadiits=&gt; Maka kami jadikan mereka ahadiits atau bahan omongan, buah bibir, buah mulut, dan ejekan orang-orang setelah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kata ahaadiits ini kita bisa mendapatkan beberapa pelajaran. Pertama, kata ahaadiits menunjukkan bahwa kelakuan mereka hanya menjadi bahan pembicaraan orang-orang setelah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatnya setelah peradaban kaum Saba dihancurkan dengan jebolnya bendungan yang menghancurkan dan menenggelamkan kebun-kebun dan harta benda mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tak ada satu orang pun saat itu yang berani untuk membicarakan kekufuran Kaum Saba. Apalagi untuk merubah, membicarakan saja mereka tidak berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kekufuran kolektif. Tidak ada satu orang pun yang berinisiatif mengubah keadaan mereka yang kufur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka oleh karena itulah...wa mazzaqnaahum kulla mumazzaq...Dan kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inna fii dzaalika...Sesungguhnya pada yang demikian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La-aayaatin...Sungguh terdapat ayat atau pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Likulli shobbaarin...Pertama, (yang bisa mengambil pelajaran itu) adalah bagi orang yang sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syakuur...Kedua, orang yang bisa mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut adalah orang yang bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat la-aayaatin, bisa kita ketahui bahwa Allah memberikan ayat atau bisa juga kita sebut sebagai firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ayat/firman Allah adalah ada tiga: 1. Manusia dan segala perilakunya. 2. Alam dan semua gejalanya. Dan, 3. Al Quran dan Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian yang menimpa Kaum Saba adalah firman Allah berupa manusia dan alam. Dan, orang yang bisa mengambil pelajaran dari firman Allah tersebut adalah pertama orang-orang yang sabar (shobbaar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosulullah saw bersabda, ash shobru 'inda shodmatil uwlaa, "Sabar itu terletak pada peristiwa yang pertama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau suatu hari, kaki kita terinjak orang lain, baik sengaja atau tidak, terus kita marah terhadap orang tersebut. Lalu ada orang yang mengingatkan kita, "Sabar pak! Sabar!" Lalu kita sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu mah bukan sabar atau belum termasuk sabar. Karena sabar itu 'inda shodmatil uwlaa, saat peristiwa pertama menimpa kita. Bukan setelah itu atau bukan setelah ada orang yang mengingatkan dan menasehatkan kita agar bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Rosulullah berkunjung ke Thoif, beliau dilempari batu hingga keningnya berdarah dan dilempari kotoran unta. Tindakan apa yang pertama kali dilakukan beliau? Apakah Rosulullah marah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah beliau mengabulkan permintaan Malaikat Jibril yang sakit hati melihat Rosul dilempari batu dan kotoran unta sehingga ia hendak membalikkan tanah Kota Thoif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Yang pertama kali dilakukan Rosul adalah justru mendo'akan mereka dengan do'a: Allahummahdii qoumin fainnahum laa ya'lamuun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah berilah mereka (penduduk/kaum Thoif) ini hidayah-Mu atau petunjuk-Mu. Mereka melakukan ini kepada aku semata-mata karena mereka tidak mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kalau kita memang mau mengambil pelajaran dari peristiwa Kaum Saba ini maka bersabarlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hanya dengan sabarlah satu persatu dan sedikit demi sedikit, peristiwa yang terjadi kita akan mendapatkan hikmah, pelajaran, atau ayat dari semua peristiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik peristiwa yang langsung menimpa kita atau peristiwa-peristiwa yang dialami umat sebelum kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat kedua dari orang yang bisa mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah adalah orang-orang yang bersyukur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-4598653330260226025?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/4598653330260226025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/derita-kaum-saba.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4598653330260226025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/4598653330260226025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/derita-kaum-saba.html' title='Derita Kaum Saba'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-19149872672839097</id><published>2010-02-14T06:11:00.000-08:00</published><updated>2010-02-14T06:12:37.985-08:00</updated><title type='text'>Al Hamdulillah Jangan ke-GR-an Ah!</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 30 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hamdulillah, Jangan Ke-GR-an Ah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sebenarnya yang terkandung dalam lafadz hamdalah (al hamdulillah)? Al Hamdulillah artinya segala puji adalah milik Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji itu sendiri ada empat macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Puji qudus 'alal qudus: puji Allah kepada diri-Nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Puji qudus 'alal qadim: puji Allah kepada makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Puji qodim 'alal qadim: puji makhluk kepada makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Puji qodim 'alal qudus: puji makhluk kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah seluruh puji di atas atau empat jenis puji tersebut semuanya adalah milik Allah. Dan, terus-menerus, tetap, abadi, dan selamanya adalah milik Allah yang permanen yang tidak bisa diganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kalau ada orang yang memuji kemudian kita mengucapkan lafadz al hamdulillah, itu bukan berarti kita menerima pujian tersebut. Melainkan kita mengembalikannya kepada yang memiliki segala jenis pujian yaitu Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya jadi orang itu jangan suka GR mas. Baru dipuji sedikit aja ama orang lain udah girangnya minta ampun. Eh giliran nanti kita mendapat pengkhianatan dari orang yang dulu memuji kita maka sakit hatinya pun akan terasa sakit minta ampyun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-19149872672839097?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/19149872672839097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/al-hamdulillah-jangan-ke-gr-ah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/19149872672839097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/19149872672839097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/al-hamdulillah-jangan-ke-gr-ah.html' title='Al Hamdulillah Jangan ke-GR-an Ah!'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8698251016870804068</id><published>2010-02-14T03:47:00.000-08:00</published><updated>2010-02-14T03:48:01.952-08:00</updated><title type='text'>Sangkaan Iblis</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 12 Februari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangkaan Iblis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa laqod shoddhaqo 'alaihim ibliisu dzonnahu fat-taba'uuhu illaa fariiqom minal mu-miniin. (Saba: 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya Iblis telah membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap orang-orang kafir. Maka orang-orang kafir itu pun mengikuti Iblis kecuali sebagian dari orang-orang yang beriman." (Saba: 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal Allah menciptakan manusia (Nabi Adam As.) Iblis memang sudah memprediksikan bahwa dengan godaan yang dimiliki, Iblis sangat yakin mampu menjadikan manusia sebagai budaknya. Sehingga manusia mengikuti segala apa yang diinginkan dan diperintahkan Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah ketika Allah memerintahkan Iblis untuk sujud kepada Adam, Iblis menolaknya. Dan, semakin hari kita semakin tahu mengapa ketika itu Iblis menolak untuk sujud kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin hari manusia semakin sangat mudah terperosok ke dalam godaan Iblis. Bahkan semakin hari Iblis semakin nyantai, karena sekarang ia sudah tidak perlu lagi turun tangan langsung untuk menggoda manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pengikut Iblis bukan hanya dari golongan jin. Dari golongan manusia pun pengikut Iblis sudah tersebar di segenap penjuru dunia. Termasuk di Indonesia. Tak di kota. Tak di desa. Semua sama memiliki potensi kerasukan Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Iblis dan para pengikutnya yang setia dari golongan jin dan manusia itu tidak perlu turun tangan. Iblis cukup menyediakan perangkap saja manusia sekarang sudah sangat memungkinkan untuk terperosok, terperangkap, terjerembab, terjerumus, terpenjara, bahkan sampai ada yang terkunci dalam perangkap Iblis sampai hari kiamat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kasian banget orang yang kayak gini. Mau lepas nggak bisa-bisa. Tobatnya tobat sambel. Hari ini tobat, besok udah kembali maksiat. Kita kira Tuhan bisa kita kibulin. Kita sangka Allah bisa kita boongin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja kita belum menjadi pengikut Iblis. Semoga saja kita semakin sadar bahwa godaan Iblis itu ada di mana-mana. Godaan Iblis ada di setiap langkah kita. Kalau kita tidak hati-hati dan waspada, tidak mustahil kita tergoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja kita masih tetap bisa konsisten dengan keimanan dan kepercayaan kita terhadap Tuhan dan hari kiamat. Karena hanya imanlah yang bisa kita andalkan untuk menjadi penangkal dari godaan Iblis la'natullah 'alaih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8698251016870804068?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8698251016870804068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/sangkaan-iblis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8698251016870804068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8698251016870804068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/sangkaan-iblis.html' title='Sangkaan Iblis'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-309357575146191285</id><published>2010-02-06T13:28:00.000-08:00</published><updated>2010-02-06T13:29:39.972-08:00</updated><title type='text'>Menjaga Pikiran Agar Tetap Fresh</title><content type='html'>CBS, Sabtu, 30 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga Pikiran Agar Tetap Fresh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bagian Keperawatan di Madani Mental Health Care (MMHC) Ust. Sugeng Haryadi, ada beberapa cara untuk menjaga pikiran kita agar tetap fresh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu status FBnya Ugenk-demikian ia biasa disapa-menuliskan, pertama olah raga yang teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua makan yang cukup. Jangan makan terlalu kenyang, tapi juga jangan suka menunda-nunda rasa lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang udah waktunya makan maka segeralah makan. Tapi ingat berhentilah sebelum kenyang. Makanya kalo nyendok nasi janga terlalu banyak. Sedik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang menganggap makan sebagai suatu aktivitas yang bisa menghilangkan stres, jenuh, atau BT. Tidak terlalu salah memang tapi jangan sampai terlalu bergantung sama makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud saya jangan sampai, stres dikit makan. Jenuh saeutik makan. BT dikit makan. Kalau sudah begini, makan bukan lagi obat stres, jenuh, dan BT malah bisa menjadi pemicu ketiga hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad Saw bersabda, "Makanlah kamu ketika lapar dan berhentilah sebelum kenyang." Nah kalau seperti ini baru dengan makan pikiran kita bisa jadi fresh bukan stres.  &lt;br /&gt;Ketiga perhatian (care). Memperhatikan merupakan suatu hal yang sangat menyegarkan pikiran. Dengan memperhatikan kita bisa memahami segala yang kita perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemahaman kita bisa mengerti. Orang yang mau memperhatikan otomatis dia akan menjadi orang yang pengertian. Karena dia paham atas yang terjadi padanya atau atas apa yang terjadi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan orang yang cuek bebek. Dia tidak akan mau ngertiin orang lain. Gimana dia mau jadi orang yang pengertian kalau dia saja tidak perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah letaknya betapa pentingnya perhatian. Perhatian membuahkan pemahaman. Dan pemahaman melahirkan pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa adanya proses saling memperhatikan maka orang akan saling mengalami salah paham atau mis komunikasi. Orang yang tidak peduli dan tidak perhatian dengan sesamanya akan selalu salah memahami. Dan, hal ini bisa menjadi pemicu depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan orang yang perhatian. Pikirannya akan selalu fresh. Karena ia mengerti mengapa suatu peristiwa bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, keempat bercerita. Bercerita menjadikan orang lebih kaya akan bahasa, kosakata, atau istilah. Selain itu, dengan bercerita, pikiran kita akan menjadi lebih fresh (segar).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-309357575146191285?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/309357575146191285/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/menjaga-pikiran-agar-tetap-fresh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/309357575146191285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/309357575146191285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/menjaga-pikiran-agar-tetap-fresh.html' title='Menjaga Pikiran Agar Tetap Fresh'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3584312787389354024</id><published>2010-02-06T13:24:00.000-08:00</published><updated>2010-02-06T13:25:33.248-08:00</updated><title type='text'>Mencegah Virus Kebencian</title><content type='html'>Cibubur, Rabu, 03 Februari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencegah Virus Kebencian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah itu nggak pernah sedikitpun berbuat zalim terhadap hamba-Nya. Kalau kita merasa ada yang salah dalam hidup maka jangan buru-buru nyalahin Allah. Cobalah introspeksi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali atau pada suatu momen tertentu kita butuh menyalahkan diri kita atas suatu kegagalan yang kita alami. Jangan serta-merta menyalahkan orang lain, lingkungan, apalagi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita pernah ditinggal kawin oleh seseorang yang kita sangat yakini bahwa dia adalah jodoh kita maka jangan sampai terburu nafsu membencinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bisa saja karena memang kita kurang mampu mencintainya dan kurang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, kebutuhan lahirnya, dan kebutuhan batinnya sehingga sangat wajar dong kalau seseorang yang sudah kita yakini jodoh kita itu lebih memilih mengakhiri masa lajangnya dengan orang lain daripada dengan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alah pokoknya mah yuk kita cari alasan-alasan positif sebanyak mungkin atas "kemalangan-kemalangan hidup" yang menimpa kita untuk mencegah masuknya "virus kebencian" ke dalam hati, aliran darah, dan hati. Soalnya kalau virus kebencian ini sudah masuk akan sangat susah untuk ditangani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun ada juga saudara-saudara kita yang begitu mudah dan easy going melupakan kesalahan dan kekhilafan orang lain dalam jangka waktu yang sangat singkat. Bahkan sesakit apapun hatinya tidak pernah terbesit niat untuk balas dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh iya Allah kayaknya zaman sekarang sudah sangat sulit mencari manusia yang kayak gini. Kita kan rasanya badan pada pegel kalau seharian nggak ribut dan bertengkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita cari-cari dan korek-korek kesalahan orang lain agar mendapatkan alasan pembenaran melakukan pembalasan. Bahkan yang lebih parahnya lagi kita mencari makan dengan cara mengumbar kejelekan orang lain. Naudzubillahi min dzaalik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3584312787389354024?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3584312787389354024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/mencegah-virus-kebencian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3584312787389354024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3584312787389354024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/02/mencegah-virus-kebencian.html' title='Mencegah Virus Kebencian'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5507034289428497148</id><published>2010-01-26T09:34:00.000-08:00</published><updated>2010-01-26T09:35:39.127-08:00</updated><title type='text'>Akuilah Aku Seorang Jablay!</title><content type='html'>Kampung Rambutan, Selasa, 26 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akuilah Aku Seorang Jablay!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya heran mengapa anak muda zaman sekarang, terutama pemudinya, sangat marah kalau dibilang jablay." ungkap Kiai Jihad dalam obrolan santainya dengan Mat Semplur malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lah jelas marahlah Pak Kiai! Emang Pak Kiai nggak tahu apa artinya jablay?" tanya Mat Semplur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya tahulah. Karena tahu artinya itulah mengapa saya jadi heran. Bukankah artinya jablay itu jarang dibelay Plur?" Kiai Jihad tanya balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar Pak Kiai!" jawab Semplur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah bagi sepasang kekasih yang masih pacaran kalau dipanggil jablay semestinya berterima kasih dong atau harusnya merasa senang dong? Jangan malah marah!" ujar Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mana ada orang dipanggil jablay ngancungin jempol Pak Kiai. Wajar aja dong dia marah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh semestinya yang masih pacaran mah jangan marah dong dipanggil jablay. Kalau memang jablay itu artinya jarang dibelay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan saat pacaran mah emang sudah semestinya kita jarang dibelay. Malah harusnya jangan dibelay. Bukan lagi jarang dibelay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa masyarakat kita justru memutar balikkan fakta ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud Pak Kiai?" tanya Semplur belum paham. Wajar memang Mat Semplur tidak segera paham ucapan Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ucapan Kiai Jihad itu hanya bisa langsung dipahami oleh orang yang CPU akalnya minimal sudah Pentium 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang macam Semplur yang CPU akalnya masih Pentium 1 tidak akan bisa langsung mencerna. Paling bisa mencerca. Atau paling tidak kembali bertanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya sambil tersenyum Kiai Jihad berkata, "Mengapa jablay justru diidentikan dengan Pekerja Seks Komersil (PSK) atau pelacur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat tidak rasional menyamakan jablay dengan pelacur. Jablay itu kepanjangan dari jarang dibelay sedangkan pelacur itu serblay!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Serblay? Apaan tuh serblay? Baru dengar tuh saya Pak Kiai." tanya Mat Semplur si pemilik CPU akal Pentium 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Serblay itu kebalikan dari jablay. Serblay itu sering dibelay. Bukankah yang sering dibelay oleh yang bukan muhrimnya itu adalah pelacur." ujar Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lebih dari sering dibelay kali Kiai?" Mat Semplur menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah genengan kamu tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Atau mungkin juga budaya kita zaman sekarang yang merasa bangga kalau saat pacaran sudah bisa membelay atau dibelay oleh pacar kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kalau ada orang yang bilang kita jablay (jarang dibelay) kita merasa terhina bukan main. Sehingga kita merasa harga diri dan kehormatan kita telah terinjak-injak olehnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mungkin kebanggaan dan kehormatan anak muda zaman sekarang adalah semakin sering dibelay atau membelay pacarnya maka ia semakin memiliki harga diri dan kehormatan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya juga iya Kiai?" Mat Semplur mulai sedikit paham akan arah pembicaraan Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi mulai sekarang berbangga dong iya Pak Kiai, bagi pasangan yang masih pacaran atau yang belum menikah, baik laki-laki apalagi perempuan, kalau ada orang yang memanggil kita jablay?" tambah Semplur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan lagi berbangga Plur. Malah, sebagaimana tadi saya bilang harusnya kita berterima kasih pada yang mengucapkan dan bersyukur sama Allah karena kita tetap kuat dan konsisten dalam menjaga kehormatan dan kesucian kita dan pasangan kita." kata Kiai yang pernah patah hati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, bagi yang masih pacaran atau yang masih jomblo mari kita ucapkan bersama: "Hidup jablay! Hidup jablay! Hidup jablay!" ujar Semplur dengan semangat yang membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah kalau yang sudah nikah baru harus serblay. Baru harus sering membelay atau dibelay pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau dengan kata lain, bagi yang sudah nikah akan menjadi masalah kalau masih juga jarang dibelay atau jarang membelay (jablay).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, bagi yang sudah nikah, wajar ia marah kalau dipanggil orang lain dengan sebutan jablay. Karena itu menunjukkan mereka belum merupakan pasangan suami-istri yang harmonis." ujar Kiai Jihad menyudahi obrolan santainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lay..lay..lay..&lt;br /&gt;Panggil aku si Jablay&lt;br /&gt;Abang jarang pulang&lt;br /&gt;Aku jarang dibelay."&lt;br /&gt;Demikian terdengar sayup-sayup lagu dangdut yang berasal dari warung kopi tempat Kiai Jihad dan Mat Semplur ngobrol.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5507034289428497148?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5507034289428497148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/akuilah-aku-seorang-jablay.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5507034289428497148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5507034289428497148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/akuilah-aku-seorang-jablay.html' title='Akuilah Aku Seorang Jablay!'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5875248473558880686</id><published>2010-01-26T08:25:00.000-08:00</published><updated>2010-01-26T08:26:52.069-08:00</updated><title type='text'>Pemimpin Indonesia Sejati di Manakah Engkau Kini?</title><content type='html'>Kampung Rambutan, Selasa, 26 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Indonesia Sejati di Manakah Engkau Kini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah gerangan ia pemimpin Indonesia sejati? Adakah ia kini? Kalau memang ada, di manakah kiranya ia kini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana figur dan sosok yang mampu merangkul semua kelompok, semua golongan, semua warna, semua agama, semua suku, dan seluruh kepentingan bangsa Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia yang bukan yang hanya diterima oleh partai politiknya. Atau karena memang ia bukan orang yang turun ke dunia politik praktis. Bukan hanya dielu-elukan oleh aliran pemahaman agamanya. Bukan hanya dibangga-banggakan oleh sukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa perlu kita sewa seseorang yang entah dari negara mana untuk memimpin bangsa dan negara Indonesia? Apakah sudah tidak ada lagi seseorang di negeri ini yang bisa kita andalkan untuk dijadikan pemimpin di negara tercinta ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ia mungkin saat ini ada, tapi mengapa kita tidak menyediakan ruang dan waktu untuknya untuk memimpin bangsa ini hanya karena, misalnya, ia bukan orang partai? Atau ia punya cacat fisik tertentu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau karena ia tidak memiliki latar belakang pendidikan formal? Padahal ia sangat diterima oleh segenap bangsa ini. Mengapa kita masih saja memperdebatkan masalah-masalah formal yang sangat tidak penting seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan telah nyata fakta di depan mata kepala kita, bahwa orang yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi belum tentu sanggup memimpin Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa orang yang cacat secara fisik bisa saja lebih sehat jiwanya daripada kita yang sehat secara fisik namun penuh borok di sana-sini dalam jiwa dan rohani kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah harapan bangsa ini untuk dipimpin oleh pemimpin sejati yang berasal dari negara ini hanya sebuah impian yang tidak "terbeli"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang bisa "dibeli" berapakah "ongkosnya"? Tidak cukupkah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dan para pendiri bangsa ini "mengongkosi" lahirnya pemimpin sejati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita lebih memilih penguasa daripada pemimpin? Mengapa yang kita ke depankan hanya kepentingan golongan kita? Partai politik kita? Syahwat berkuasa pribadi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisakah pemimpin saat ini mengikhlaskan dirinya untuk mempersiapkan lahirnya pemimpin baru yang sejati dengan mengendapkan nafsu pribadinya untuk terus-menerus mempertahankan kepemimpinannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sudah nyata dalam beberapa dekade ia terbukti gagal menjalankan janji-janji politiknya yang ia gembar-gemborkan sejak kampanye dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emangnya gampang apa mimpin rakyat Indonesia yang begitu majemuk dan plural? Yang terdiri dari berbagai macam suku, bangsa, bahasa, dan agama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita selalu memilih pemimpin yang berambisi untuk menjadi pemimpin? Padahal, kata orang bijak, "janganlah kau serahkan kepemimpinan kepada orang yang masih memiliki ambisi untuk memimpinmu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mungkin kita masih terlalu buruk untuk dipimpin oleh orang baik? Apa mungkin kita masih belum siap dipimpin oleh orang yang jujur karena berbohong, berdusta, dan korupsi masih menjadi budaya kita sehari-hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mungkin kita masih terlalu hina untuk dipimpin oleh orang yang mulia? Apa mungkin kita masih terlalu serakah untuk sehingga sangat enggan untuk dipimpin oleh orang yang berkualitas namun ia tampil apa adanya (low profile high product)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Indonesia adalah sebuah cita-cita dan semangat untuk hidup bersama di tengah segala perbedaan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia bukanlah kemarin. Indonesia adalah sebuah cita-cita yang sampai hari ini kita, sebagai bangsa, belum juga bersungguh-sungguh untuk mengenal dan menafsirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu hari datanglah sebuah pemahaman dan ideologi dari suatu golongan yang hendak menyeragamkan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengatasnamakan agama Tuhan. Ada juga yang mengatasnamakan kepentingan keluarga besarnya untuk memonopoli kekayaan alam yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah harus ikut langsung untuk mencoblos pada Pemilu 2014 nanti agar kita tidak salah lagi untuk memilih pemimpin yang sejati bagi negara kita ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah rasanya Tuhan nggak perlu repot-repot kayak gitu kali. Saya masih yakin kita masih memiliki nurani untuk tidak salah lagi memilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin kita masih memiliki akal sehat untuk membedakan mana pemimpin dan mana maling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5875248473558880686?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5875248473558880686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/pemimpin-indonesia-sejati-di-manakah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5875248473558880686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5875248473558880686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/pemimpin-indonesia-sejati-di-manakah.html' title='Pemimpin Indonesia Sejati di Manakah Engkau Kini?'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-2369669961285585468</id><published>2010-01-25T15:18:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T15:19:29.096-08:00</updated><title type='text'>Lelaki dan Wanita yang Semestinya</title><content type='html'>Ciputat, Rabu, 06 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki dan Wanita yang Semestinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki seharusnya mampu menahan nafsu syahwatnya (melampiaskannya) ketika ia berada di hadapan wanita yang bukan muhrimnya. Sekalipun wanita itu adalah pacarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kalau lelaki tidak mampu mengendalikan nafsu menyimpangnya itu maka hancurlah harga dirinya di hadapan wanitanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat kalau sudah menikah, ketika lelaki itu menasehati wanitanya bisa-bisa wanitanya itu ngeles sambil berkata, "Alah lu pake nasehatin gua segala lagi. Prilaku lu selama pacaran sama gue aja udah nggak bener.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mintanya yang aneh-aneh melulu. Kalo nggak dikasih ngancam mau mutusin lah. Bilang kalo gua nggak cinta lah. Nggak care lah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau konteksnya zaman sekarang, lelaki juga semestinya tidak harus selalu nurutin kemauan wanitanya. Mentang-mentang cinta apa pun dilakukannya. Entar kalo ditinggal kawin baru tau rasa dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita semestinya jangan terlalu mudah juga mengabulkan apa yang dimaui lelakinya. Apalagi kalau cuma kemauan pacarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau wanita dengan gampang-gampang saja mengiyakan apa yang dimaui lelakinya maka hancurlah semua harga dirinya sebagai wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau kita bicara permasalahan sekarang, wanita juga jangan sampe minta apalagi sampe nuntut lelakinya untuk mencapai segala apa yang ia harapkan. Sungguh, alangkah sengsaranya lelaki yang memiliki wanita semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki dan Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki dan wanita semestinya saling mengimbangi. Bukan malah saling bersaing apalagi memanfaatkan dan mencurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau karakter lelaki kita seperti gas, yang maunya ngebut terus maka kita sebagai wanitanya harus mampu mengambil peranan sebagai rem. Agar lelaki kita itu tidak nabrak-nabrak terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau lelaki kita nge-rem terus nggak mau nge-gas-nge-gas maka kita sebagai wanitanya harus seumpama gas yang mampu memberikan spirit dan semangat bagi segala aktivitas kerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga sebaliknya, kalau wanita kita maunya nge-gas aja nge-gas maka kita sebagai lelakinya harus mampu menjadi rem baginya agar wanita kita itu tidak terus terperosok dalam jurang kehancuran dan kehinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau wanita kita nge-rem, nggak sanggup narik gas untuk melangkahkan kakinya menuju masa depan yang lebih baik maka kita sebagai lelakinya harus mampu memberikan suntikan semangat tanpa kenal menyerah sampe wanita kita semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah memang semestinya lelaki dan wanita. Saling mengisi dan mengimbangi. Adanya lelaki adalah karena wanita. Dan, adanya wanita dicipta adalah karena lelaki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-2369669961285585468?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/2369669961285585468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/lelaki-dan-wanita-yang-semestinya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2369669961285585468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/2369669961285585468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/lelaki-dan-wanita-yang-semestinya.html' title='Lelaki dan Wanita yang Semestinya'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1580355323945662182</id><published>2010-01-25T15:17:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T15:18:24.166-08:00</updated><title type='text'>Menangis Mengemis-ngemis</title><content type='html'>CBS, Senin, 25 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis Mengemis-ngemis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat ia menangis&lt;br /&gt;Minta sesuatu sampai mengemis-ngemis&lt;br /&gt;Bukan minta di-kiss&lt;br /&gt;Atau bukan karena suatu perbuatan sadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan itu sudah sangat mendesak&lt;br /&gt;Ia pun menangis tersendak-sendak&lt;br /&gt;Kemauan itu sudah sangat amat&lt;br /&gt;Permintaan yang datang setelah hari Jum'at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia minta hal itu siang-siang&lt;br /&gt;Khayalannya memang sudah melayang-layang&lt;br /&gt;Akan suatu aktivitas yang baginya nikmat bukan alang-kepalang&lt;br /&gt;Tapi semua hanya bayang-bayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dikabulkan salah&lt;br /&gt;Dikabulkan keadaan akan semakin parah&lt;br /&gt;Keadaan semakin tak terarah&lt;br /&gt;Semakin didiamkan ia semakin marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tak berpikir cepat&lt;br /&gt;Kondisi pasti gawat&lt;br /&gt;Kalau bertindak telat&lt;br /&gt;Akan ada "nyawa yang lewat"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1580355323945662182?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1580355323945662182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/menangis-mengemis-ngemis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1580355323945662182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1580355323945662182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/menangis-mengemis-ngemis.html' title='Menangis Mengemis-ngemis'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3467687397084182903</id><published>2010-01-25T15:16:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T15:17:21.092-08:00</updated><title type='text'>Menerima dengan Cara Menolak</title><content type='html'>Cibubur, Senin, 25 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima dengan Cara Menolak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah Kiai Jihad benar-benar terkejut pagi ini. Entah mimpi apa dia semalam. Hatinya terus bertanya-tanya apa gerangan yang membuat seorang wanita cantik, perawan lagi, datang ke rumahnya sebelum matahari pagi bersinar pada hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat Kiai Jihad lebih kaget lagi, bahkan ia hampir pingsan adalah ketika wanita itu mengutarakan maksudnya hendak melamar Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai miskin itu kaget alang-kepalang. Ia mulai meraba-raba pikirannya sendiri dan berkata dalam hati, "Apakah ini yang dinamakan emansipasi wanita? Wanita datang ujug-ujug mau melamar pria pilihan hatinya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dulu Siti Khadijah melamar pemuda Muhammad melalui perantara. Tidak dengan wanita yang datang ke gubuk reot Kiai Jihad dini hari menjelang pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya rasa saya bukanlah lelaki yang cocok untuk anda jadikan pendamping hidup." ujar Kiai Jihad menanggapi pinangan wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya adalah lelaki miskin dengan pendapatan kecil yang tidak menentu setiap bulannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penghasilan dan keadaan seperti ini saya tidak akan sanggup membelikan segala apa yang menjadi konsumsi wajib wanita masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, kalau nanti kita sudah menikah dan dikaruniai anak, untuk mensekolahkan anak-anak sampai perguruan tinggi." ujar Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi saya cinta anda Pak Kiai." ujar wanita cantik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduh anda kok ngomong cinta. Zaman sekarang udah nggak waktunya ngomongin cinta. Emang kamu mau ngasih makan anak-anak pake cinta apa?" kata Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berpakaian agak rapat itu sangat kaget mendengar segala apa yang ia dengar dari Kiai Jihad. Selama ini diam-diam ia mempelajari dan mengikuti pengajian Kiai Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita kita ini tidak menyangka kalau ternyata ia mendengar statement seperti itu dari Kiai Jihad. Ia mulai bertanya-tanya dalam hatinya, "Hal apa gerangan yang membuat Kiai Jihad memiliki pemikiran seperti itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah memang gaya berpikir Kiai Jihad. Sangat sulit ditebak. Kadang ia menerima seseorang dengan cara menolak. Dan, di saat lain ia menolak seseorang dengan cara menerima dan merangkulnya menjadi sahabat dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya wanita itu belum memahami benar pemikiran Kiai Jihad. Yang baru ia pelajari baru dhzahir kata yang diucapkan Kiai Jihad, belum substansinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3467687397084182903?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3467687397084182903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/menerima-dengan-cara-menolak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3467687397084182903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3467687397084182903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/menerima-dengan-cara-menolak.html' title='Menerima dengan Cara Menolak'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-6602542125035995027</id><published>2010-01-22T14:31:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T14:32:39.095-08:00</updated><title type='text'>Yang Menyebabkan Kita Boleh Tayamum</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 18 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TJ: 77&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Menyebabkan Kita Boleh Tayamum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa ingkungtum mardho aw 'alaa safarin aw jaa-a ahadum mingkum minal ghooithi aw laamastumun nisaa-i falam tajiduu maa-ang fatayammamuu sho'iidang thoyyibang famsahuu biwujuuhikum wa aydiiyakum innallaha kaana 'afuwwan ghofuuroo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang memperbolehkan kita untuk tayamum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, wa ingkungtum mardho, dan jika kamu sekalian dalam keadaan sakit. Yang sakit itu menjadikan kita tidak boleh kena air sesuai dengan resep dokter, maka dalam keadaan seperti ini kita diperbolehkan untuk tayamum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, aw 'alaa safarin, atau dalam perjalanan, yang dalam perjalanan itu kita tidak menemukan air maka dalam keadaan seperti ini kita juga bisa tayamum kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Aw jaa-a ahadum mingkum minal ghooithi, atau telah datang salah seorang dari kamu sekalian dari buang air besar. Kalau setelah buang air kita tidak menemukan air untuk bersuci kita bisa menggunakan batu (isti-jar), daun yang buahnya tidak dimakan, tisu, atau benda lain yang kasat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bersih barulah kita bisa tayamum sebagai pengganti wudhu akibat keadaan ketika itu yang memang sedang tidak ada air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, aw laamastumun nisaa-a, atau ketika kamu sekalian menyentuh wanita maka tayamumlah jika memang ketika itu juga tidak ada air untuk berwudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuh yang membatalkan wudhu adalah ketika kita menyentuh kulit wanita. Sedangkan kalau kita menyentuh rambut, kuku, dan gigi itu sama sekali tidak membatalkan wudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang dimaksud di sini adalah wanita yang memang bukan muhrim. Kalau wanita muhrim yang kita sentuh kulitnya mah itu sama sekali tidak membatalkan wudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara wanita muhrim (wanita yang haram untuk kita nikahi) oleh sebab nasab adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang tua&lt;br /&gt;2. Anak&lt;br /&gt;3. Cucu&lt;br /&gt;4. Emak&lt;br /&gt;5. Nenek&lt;br /&gt;6. Adik&lt;br /&gt;7. Kakak, dan&lt;br /&gt;8. Keponakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentuhan yang membatalkan wudhu juga disebabkan karena dua duanya sudah pada baligh dan tanpa penghalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuh dubur atau kubul anak kecil juga membatalkan wudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuh dubur atau kubul hewan tidak membatalkan wudhu. Cukup dicuci saja karena najis. Karena dubur atau kubul hewan itu bukan aurat, maka tidak wajib ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau ada orang yang merasa tidak wajib menutup aurat yang wajib ditutupi itu sama saja ia menurunkan derajatnya yang tinggi dan mulia menjadi setara dengan derajat hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Falam tajiduu ma-an fatayammamuu sho'iidang thoyyiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jika kamu sekalian tidak menemukan air, maka tayamumlah dengan debu yang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak diperbolehkan tayamum sebelum masuk waktu sholat. Kecuali tayamumnya untuk membaca al Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayamum itu hanya untuk satu paket. Kecuali ibadah yang memang satu paket seperti qobliyah, fardhu, dan ba'diyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Famsahuu biwujuuhikum wa aydiyakum. Innallaha kaana 'afuuwan ghofuuroo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota wudhu itu cuma ada dua bro. Pertama wajah dan kedua tangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-6602542125035995027?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/6602542125035995027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/yang-menyebabkan-kita-boleh-tayamum.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6602542125035995027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/6602542125035995027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/yang-menyebabkan-kita-boleh-tayamum.html' title='Yang Menyebabkan Kita Boleh Tayamum'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-334776835803493444</id><published>2010-01-22T14:29:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T14:30:03.095-08:00</updated><title type='text'>Sifat-sifat Yahudi</title><content type='html'>Cibubur, 08 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat-sifat Yahudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini yang akan kita bahas adalah Tafsir Jalalain tentang surat an Nisa lanjutan ayat 46. Dalam ayat tersebut disebutkan sifat-sifat jelek bangsa Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, yuharrifuunal kalima 'am mawaadhi'ihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengubah maksud suatu kalimat (ayat Allah) dari pengertian sebenarnya. Hal ini dilakukan oleh mereka hanya untuk mencari pembenaran bukan mencari kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pembenaran inilah maka mereka merasa tidak berdosa melakukan segala kemaksiatan dan kezaliman karena merasa melakukan suatu pekerjaan berdasarkan perintah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, wa yaquuluuna sami'naa wa 'ashoynaa. Gua dengerin tapi nggak bakalan gua taatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa law annahum qooluu sami'naa wa atho'naa wasma' wandzurnaa lakaana khoral lahum wa aqwama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mah jangan sampai memiliki sifat-sifat kayak gitu. Yang harus kita miliki adalah sifat-sifat sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, sami'naa wa a-tho'naa. Mendengar dan mentaati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idkhoolus suruur ilas shuduur. Memasukkan kegembiraan ke dalam hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah seorang anak yang sedang bisulan dengan bapaknya. Suatu hari seorang anak yang sudah lama tidak pulang, kembali ke rumah orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di rumah sang bapak dengan sangat senangnya menyambut anaknya tersebut. Sampai-sampai ia memukul pantat anaknya tersebut tanpa ia sadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dipukul, sang anak berteriak kesakitan. "Aduh!" teriak sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh kenapa wahai anakku? Apa yang terjadi gerangan dengan kamu sesungguhnya?" tanya sang bapak keheranan melihat anaknya kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak gimana sih pantat saya kok ditepak kenceng banget. Emang nggak tahu apa pantat saya lagi bisulan?" ujar sang anak dengan penuh kekesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh pantat kamu lagi bisulan toh? Kenapa kamu nggak bilang-bilang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gimana saya bisa bilang orang bapak aja nggak nanya-nanya dulu. Main tepak aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah di atas, siapakah yang patut untuk disalahkan? Bapak yang nggak nanya anaknya? Atau justru anaknya yang tidak segera memberitahukan dan curhat pada bapaknya bahwa pantatnya bisulan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua (sifat yang harus kita miliki), wasma'. Perhatikan bukan malah minta perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, wandhzurnaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sudah banyak ajaran, teori, rumus, nasihat yang datang menghujam kepada kita tapi masih saja kita tetap mendapatkan laknat dari Allah? Hal ini semua dikarenakan "kekufuran kita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang kalau ditanya dan pasti selalu bercita-cita mau jadi orang benar. Tapi mengapa kok masih ada saja orang yang nggak benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa laakil la'anahumullahu bikufrihim falaa yu-minuuna illa qoliilaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf ba pada kalimat bikufrihim adalah ba sababiyah. Maka maksud ayat di atas adalah: adanya laknat Allah yang menimpa mereka disebabkan kekufuran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dilanjutkan falaa yu-minuuna illa qoliilaa, yang artinya maka mereka itu tidak beriman kecuali sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka beruntunglah orang-orang atau golongan yang sedikit. Makanya tidak aneh kalau Rosul berdo'a: allahummaj'alnii minal qoliil. Ya Allah jadikan dan masukkanlah aku termasuk dari yang sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dalam al Quran sering disebutkan aktsaruhum laa yu-minuun atau aktsaruhum laa yatafak-karuun. Kebanyakan mereka tidak beriman, kebanyakan mereka tidak berpikir, dan kebanyak-kebanyakan yang lainnya lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-334776835803493444?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/334776835803493444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/sifat-sifat-yahudi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/334776835803493444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/334776835803493444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/sifat-sifat-yahudi.html' title='Sifat-sifat Yahudi'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-499535975395124081</id><published>2010-01-22T14:16:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T14:17:54.093-08:00</updated><title type='text'>Malaikat Penjaga</title><content type='html'>Cibubur, Rabu, 23 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TJ: 202&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Penjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia, baik muslim maupun kafir, disertai malaikat. Inilah kelebihan dan keutamaan manusia jika dibandingkan dengan makhluk Allah yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara malaikat yang menjaga manusia adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lima malaikat malam dan lima malaikat siang yang bertugas menjaga manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu malaikat sebelah kanan mencatat kebaikan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu malaikat sebelah kiri mencatat kejelekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu malakaikat mewakili/menjaga ubun-ubun manusia. Kalau manusia merendahkan hatinya terhadap sesama makhluk, maka malaikat tersebut akan mengangkat derajat orang tersebut di hadapan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sebaliknya, kalau ia menyombongkan diri/takabur maka malaikat tersebut akan merendahkan derajat orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu malaikat menjaga kedua mata manusia dari berbagai macam penyakit mata. Hal inilah yang menyebabkan kelopak mata kita selalu reflek/spontan menutup ketika ada benda asing yang hendak masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu malaikat menjaga mulut manusia. Terutama ketika kita mangap saat tidur. Kan bisa aja kalau nggak ada yang jaga saat kita tidur bisa masuk lalat, nyamuk, atau hewan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teori kedokteran, mengapa hewan tidak masuk ke dalam mulut kita saat kita sedang tidur? Karena mulut kita menyebarkan bau mulut saat tidur. Itu menurut riwayat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut riwayat yang sholeh. Ada 10 malaikat yang menjaga kita saat malam. Dan, 10 malaikat lagi yang menjaga kita saat siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun rincian 10 malaikat yang dimaksud adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berada di sebelah kanan&lt;br /&gt;2. Berada di sebelah kiri&lt;br /&gt;3. Berada di depan&lt;br /&gt;4. Berada di belakang&lt;br /&gt;5. dan 6. Berada pada kedua mata&lt;br /&gt;7. dan 8. Pada kedua bibir&lt;br /&gt;9. Pada mulut&lt;br /&gt;(menjaga manusia yang istiqomah membaca sholawat), dan&lt;br /&gt;10. Pada ubun-ubun&lt;br /&gt;(bila manusia merendahkan hati maka malaikat akan mengangkat derajatnya. Dan, begitu juga sebaliknya, kalau manusia malah sombong maka malaikat akan merendahkan derajatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Rokib dan Atid yang mencatat semua kebaikan dan kejelekan. Maka satu orang dijaga 22 malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 malaikat tersebut berkumpul pada saat Shubuh dan Ashar. Shubuh adalah pergantian dari malaikat malam ke malaikat siang. Sedangkan Ashar adalah pergantian dari malaikat siang ke malaikat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jagalah baik-baik Ashar dan Shubuh kita. Namun tanpa menafikan tiga sholat wajib yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, Haafidzuu 'alash sholawaati wash sholaatil wushthoo, "Jagalah sholat-sholat dan terutama sholat wushtoo (sholat Shubuh dan Ashar)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ashar, malaikat siang yang tugasnya sudah digantikan oleh malaikat malam naik. Ketika bertemu Allah ia ditanya, "Kaifa taroktum 'ibaadii?"  "Dalam keadaan yang bagaimana kau tinggalkan hamba-Ku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan mabuk, sholat, zina, sholawat, berdusta, atau lagi ngaji?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para malaikat ini tidak akan meninggalkan manusia sampai kita meninggal dunia. Kalau kita sudah meninggal, selesailah penjagaan malaikat terhadap manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian muncul pertanyaan, "Allah kan tahu terhadap gerak-gerik seluruh makhluknya terutama manusia, tapi kok kenapa Allah masih saja membutuhkan bantuan malaikat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mengandung hikmah. Bukan artinya Allah tidak tahu. Tapi hikmahnya adalah Allah memberi kemuliaan kepada manusia dibandingkan malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saking mulia-mulianya manusia sampai dikawal malaikat. Sedangkan malaikat sendiri nggak ada yang ngawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa laqod karromnaa banii aa-dama. (al Aayah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH JAWABAN MALAIKAT ATAS PERTANYAAN ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa Allah bertanya kepada malaikat, Kaifa taroktum 'ibaadii?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ditanya oleh Allah adalah sholat/amal sholeh. Yang diangkat ke langit hanya amal sholeh. Maka bila manusia beramal sholeh mereka mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ukuran kemuliaan manusia adalah terletak pada amal sholehnya. Setelah itu barulah turun rahmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, rahmat Allah ini diberikan kepada manusia secara umum. Dan semua itu adalah min amrillah. Min di sini bermakna bi. Jadi biamrillah sehingga artinya adalah oleh sebab perintah Allah-lah maka turun rahmat kepada seluruh manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-499535975395124081?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/499535975395124081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/malaikat-penjaga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/499535975395124081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/499535975395124081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/malaikat-penjaga.html' title='Malaikat Penjaga'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-5551155358002345083</id><published>2010-01-22T14:14:00.001-08:00</published><updated>2010-01-22T14:14:47.090-08:00</updated><title type='text'>"Berniaga dengan Allah"</title><content type='html'>CBS, Kamis, 210110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berniaga dengan Allah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hikmah Dhuha Pak Heria Widya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat yang dibahas Pak Wid pagi ini adalah surat as Shoof (61): 10, 11, 12, dan 13:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 10:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa ayyuhalladziina aamanuu hal adullukum (aku tunjukan kepada kamu sekalian) 'alaa tijaarotin tunjiikum (yang menyelamatkan kamu sekalian)  min 'adzaabin aliim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menawarkan kepada orang-orang beriman dua jenis "perniagaan" yang bisa menyelamatkan seorang mukmin dari azab yang sangat pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bisa mengambil tawaran ini adalah orang yang beriman. Orang yang levelnya baru muslim tidak akan sanggup untuk menjalankan dua "perniagaan" yang Allah tawarkan berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 11:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tu-minuuna billaahi wa rosuulihi wa tujaahiduuna fii sabiilillahi biamwaalikum wa anfusikum. Dzaalikum khoerullakum in kuntum ta'lamuun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perniagaan pertama adalah agar kita beriman kepada Allah dan Rosul-Nya (Muhammad saw). Dan, perniagaan kedua adalah jihad (kombinasi antar perjuangan pemikiran dengan perjuangan hati) di jalan Allah dengan harta dan jiwa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah perniagaan yang paling baik yang bisa dijalankan oleh orang mukmin yang tahu dan mau tahu akan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita udah tingkat mukmin tapi tidak tahu maka kita tidak akan melaksanakan kedua atau salah satu dari dua peniagaan yang ditawarkan oleh Allah di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 12:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaghfirlakum dzunuubakum wa yudkhilkum jannaatin tajrii min tahtihal anhaaru wa masaakina thoyyibatan fii jannaati 'adn. Dzaalikal fauzul 'adziim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan dari kedua perniagaan di atas adalah pertama Allah akan mengampuni dosa-dosa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Allah akan memasukan kita ke dalam surga 'Adn (yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan ada tempat-tempat yang nyaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 13:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa ukhroo tuhibbuunahaa. Nashrum minallahi wa fathun qoriib. Wa basysyiril mu-miniin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, (keuntungan bagi orang beriman yang menjalankan perniagaan dengan Allah) adalah mendapat pertolongan langsung dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, mendapatkan kemenangan dalam jangka waktu yang sangat dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berilah kabar gembira kepada orang-orang beriman agar segera mengadakan perniagaan tersebut dengan Allah agar mendapatkan empat keuntungan yang telah disebutkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-5551155358002345083?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/5551155358002345083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/berniaga-dengan-allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5551155358002345083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/5551155358002345083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/berniaga-dengan-allah.html' title='&quot;Berniaga dengan Allah&quot;'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-400623282210293123</id><published>2010-01-22T14:03:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T14:04:06.687-08:00</updated><title type='text'>Apa Sih Emang Ruginya?</title><content type='html'>Cibubur, Jum'at, 201109&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TJ: 77&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Sih Emang Ruginya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa maadzaa 'alaihim lauu aamanuu billahi wal yaumil aakhiri wa anfaquu mimmaa rozaqohumullahu wa kaanallohu bihim 'aliimaa. Innallahoha laa yadzlimu mitsqoola dzarrotiw wa in taku hasanatay yudhoo'ifhaa wa yu-ti milladunhu ajron 'adziimaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa maadzaa 'alaihim lauu aamanuu billahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih ruginya beriman kepada Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istifham di sini adalah istifham ingkar. Artinya adalah nggak bakal rugi beriman kepada Allah. Atau istifham taubih untuk memperolok-olok orang yang nggak beriman. Yang justru rugi adalah orang yang tidak beriman kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wal yaumil aakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih ruginya iman kepada hari akhir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa angfaquu mimmaa rozaqohumullahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang apa sih ruginya menginfakan sebagian dari rizki yang telah Allah berikan? Bukan menginfakan seluruh harta loh. Cuma sebagian doang kok yang Allah perintahkan agar dibelanjakan di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta yang kita miliki sekarang adalah milik Allah. Bahkan diri kita sendiri pun bukanlah miliki kita tetapi adalah milik Allah jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus Allah meminta milik-Nya agar kita mengembalikan sebagian milik-Nya tapi kok kita malah menahan-nahannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hak kita menahan harta Allah yang telah Allah titipkan kepada kita ketika kita masih hidup di dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita emang makhluk yang sangat nggak tahu diri. Masa Allah nitipin harta sama kita, eh pas Allah mau mengambilnya kita malah ngakuin barang-barang tersebut? Aneh banget bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh lucunya tingkah laku manusia yang kayak gini. Kucing pun pasti tertawa termeong-meong kalau tahu kelakuan manusia kayak gini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Laa dhororo fiihi wa innamadh dhororu fiimaa hum 'alaihim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak akan ada kemadharatan dalam iman dan infak. Justru mereka yang enggan beriman dan berinfak itulah seseungguhnya orang-orang yang rugi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-400623282210293123?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/400623282210293123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/apa-sih-emang-ruginya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/400623282210293123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/400623282210293123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/apa-sih-emang-ruginya.html' title='Apa Sih Emang Ruginya?'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-9013089816730038537</id><published>2010-01-18T08:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T08:37:13.096-08:00</updated><title type='text'>Poin-poin "Kembali Membumi" Bagian III</title><content type='html'>KJD, Ahad, 03 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin-poin "Kembali Membumi" Bagian III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...masih sangat kurang berkualitas. Hal itu karena mereka menjadi guru bukan karena memang benar-benar mau menjadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjadi guru bukan karena memang pilihan hidup mereka untuk mengabdi menjadi seorang guru. Tapi kita menjadi guru karena memang sudah tidak ada pilihan lain lagi kecuali menjadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahwat adalah segala sesuatu yang bersifat melampiaskan, segala hal yang berlebih-lebihan, dan segala yang tidak atau melewati batasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakah yang mestinya memimpin dalam diri kita? Kan di dalam diri kita itu ada tiga komponen:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, akal. Merupakan segala sesuatu yang sifatnya regulasi. Kita mau makan apa? Banyaknya seberapa? Kapan? Dan di mana? Itu yang menentukan adalah akal kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, hati (fuad). Sabda Rosul hati kita inilah yang mestinya menjadi pemimpin dalam hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, syahwat. Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Syahwat itu seperti api. Sebagaimana api, syahwat itu harus diatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehancuran bangsa Indonesia selama ini karena membiarkan hidupnya diatur oleh syahwat dan tidak memiliki kekuatan, kearifan, dan strategi untuk mengatur syahwat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita perhatikan, orang-orang yang hidupnya diatur oleh syahwat pasti hidupnya hanya akan menunggu kehancuran. Fir'aun memiliki syahwat terhadap kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking besar syahwat kekuasaannya dia sampai-sampai mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan. Maka Allah menghancurkan hidupnya. Ia mati tenggelam di lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qorun atau dalam lidah orang Indonesia disebut Karun diatur hidupnya oleh syahwat terhadap hartanya yang berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan syahwat kekayaan dia merasa bahwa kekayaan yang ia dapat tidak ada campur tangan Tuhan. Maka ketika diminta untuk membayar zakat ia enggan dan menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Allah menghancurkan hidupnya. Ia dikubur hidup-hidup oleh Allah bersama dengan seluruh kekayaannya. Maka ketika kita menemukan harta dalam tanah kita menyebutnya harta Karun atau harta Qorun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi coba kita pelajari orang-orang yang menjadikan hati sebagai pengatur hidupnya. Seperti para Rosul, Nabi, para wali, atau para kekasih Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun mereka telah wafat mereka tetap hidup di dalam hati orang-orang yang mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contonya Nabi Muhammad. Orang yang selama hidupnya diatur oleh hati. Beliau tidak sedikit pun membiarkan syahwat mengatur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika kita sholat kita membaca sholawat dalam setiap tahiyatul akhir, "Assalaamu 'alaika." "Ka" itukan dhomir untuk orang yang masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau beliau sudah wafat kan seharusnya "Assalaamu' alaihi" bukan "Assalamu 'alaika."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka idelnya hati memang harus menjadi pemimpin dalam hidup kita. Akal sebagai mentri atau penasehat bagi hati. Dan syahwat kita jadikan sebagai anak buah atau pembantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhadhoroh itu artinya kehadiran bukan hadir. Wajah kita bukan hadir tapi wajah hanyalah alat untuk menghadirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana gitar juga tidak hadir. Gitar merupakan salah satu alat untuk menghadirkan suara ke tengah-tengah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu adalah mesin. Sedangkan pengetahuan adalah isi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali RA sangat sayang kepada mertuanya yang bernama Muhammad saw. Maka setiap kali Rosul mengisi pengajian Ali selalu berada di samping beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dilakukan oleh Ali agar Rosulullah tidak langsung menghirup asap rokok Umar dan Utsman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi rokoknya Umar dan Utsman tidak berbentuk seperti rokok pada zaman sekarang. Rokok ketika itu masih berbentuk akar-akaran yang dibakar sebagaimana rokok zaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pengajian Rosulullah "iseng" kepada Ali. Beliau menghabiskan seluruh makanan yang ada di depan beliau. Kurma, kacang, dan semua beliau habiskan. Maka di depan Rosul pun bersih. Tak ada sebiji kacang dan kurma satu pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kulit kacang dan biji kurmanya Rosul letakkan di hadapan Ali. Setelah itu Rosul berkata, "Para hadirin sekalian tahukan kalian siapakah orang yang rakus itu? Ia adalah yang di depannya ada biji kurma dan kulit kacang karena semua telah ia makan seluruhnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat yang hadir ketika itu melihat bahwa di depan Ali sudah bertumpuk biji kurma dan kulit kacang. Maka secara tidak langsung Rosul menganggap bahwa Ali adalah manusia paling rakus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali tidak mau kalah begitu saja. Sambil berguyon Ali berkata, "Para hadirin sekalian tahukan kalian siapakah manusia yang rakus itu? Ia adalah orang yang di depannya tidak ada apapun karena bukan hanya kurma dan kacang yang telah ia habiskan tapi biji kurma dan kulit kacang pun sampai habis ia makan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat kali ini melihat ke depan Rosul. Ternyata tak ada satu pun biji kurma dan kulit kacang yang tersisa. Maka ketika itu Rosul menjadi manusia yang "paling rakus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rosul pun berkata, "Inilah yang menjadi alasan mengapa saya sebut Ali adalah orang yang pandai."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali tidak merasa gr dengan pengakuan Rosul tersebut. Maka Ali pun berkata, "Wahai para sahabat, kalau kalian ke kota ke manakah kalian hendaknya pergi kecuali ke kota itu setelah melewati gerbang atau pintu kota?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketahuilah aku ini hanya pintu ilmu (baabul 'ilmi) dan Rosul adalah kota ilmu (madiinatul 'ilmi)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rosul pun bersabda, "Ana madiinatul 'ilm wa 'aliiyu baabuhaa." "Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa akrab dan harmonisnya hubungan antara Ali dan Rosul. Bahkan mereka berdua tidak canggung-canggung dan tidak jaim untuk bercanda dan guyon di hadapan para sahabat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-9013089816730038537?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/9013089816730038537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/poin-poin-kembali-membumi-bagian-iii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9013089816730038537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/9013089816730038537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/poin-poin-kembali-membumi-bagian-iii.html' title='Poin-poin &quot;Kembali Membumi&quot; Bagian III'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3876443540413897294</id><published>2010-01-18T08:13:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T08:14:35.081-08:00</updated><title type='text'>Poin-poin "Kembali Membumi" Bagian II</title><content type='html'>KJD, Ahad, 03 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin-poin "Kembali Membumi" Bagian II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Tapi hal itu cuma sekedar teori yang tidak membumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hidup itu memang berat maka ia harus diperjuangkan dengan penuh keseriusan. Dan, perjuangan itu membutuhkan pengorbanan. Maka berkorbanlah. Tapi ingat jangan malah jadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketahuilah bahwa pengorbanan itu akan terasa ringan kalau kita selalu bersama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dua Tipe Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam metode pendidikan terdapat dua tipe. Tipe pertama adalah tipe gentong. Dan, kedua adalah pendidikan tipe ceret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu yang dimaksud dengan pendidikan tipe gentong? Pendidikan tipe gentong adalah tipe pendidikan di mana murid (orang yang memiliki kehendak) datang ke rumah gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terjadi terutama ketika zaman peradaban dunia pendidikan Islam mengalami kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seseorang hendak menguasai ilmu Fiqih misalnya. Maka dalam pendidikan tipe gentong, seseorang mendatangi guru yang memang mumpuni di bidang Fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ketika ia sampai di rumah sang guru, maka sang guru bertanya kepadanya, "Apakah kamu sanggup belajar Fiqih di sini selama minimal dua tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti setelah kamu saya nilai cukup kamu boleh pergi untuk mencari guru lain yang menguasai ilmu yang sesuai dengan kehendakmu ingin menguasai ilmu apa lagi setelah ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau si murid menyatakan sanggup maka proses belajar mengajar pun di mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ketika orang-orang Barat masih berada di zaman kegelapan atau kebodohan, mereka mengirim utusan-utusan mereka untuk belajar ilmu dan pengetahuan kepada orang-orang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah orang-orang Barat ini belajar dari dunia Islam yang sedang dalam era kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat pesat ketika itu, mereka pun kembali ke negara mereka masing-masing dan memberikan ilmu yang mereka dapat dari dunia Islam dengan menggunakan tipe pendidikan ceret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya mereka menuangkan ilmu kepada sesama mereka dalam suatu ruangan yang kini kita kenal dengan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sangat aneh kalau sampai hari ini kita sebagai orang Islam yang dulu pernah ngajarin orang Barat tentang segala bidang ilmu pengetahuan malah tetap mempertahankan tipe pendidikan ceret bukan mengembangkan tipe pendidikan gentong sebagaimana yang digunakan generasi sebelum kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan sampai hal ini malah membuat kita menjadi benci sama yang namanya sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus tetap kembali ke sekolah. Tapi sekolah harus tetap terus-menerus bersedia untuk memperbaiki dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mesin Ilmu dan Gerobak Pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak kita sekarang yang diisi gerobak ilmunya doang. Tapi mesin ilmunya nggak dibenerin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang apa sih bedanya ilmu sama pengetahuan? Ibarat sebuah gerobak, ilmu itu adalah mesin yang ada pada gerobak. Sedangkan muatan yang mengisi gerobak inilah yang disebut pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama inikan kita cuma disibukkan untuk mengisi gerobak dengan pengetahuan. Tapi kita tidak pernah memperbaiki atau memperbarui mesin gerobak berpikir kita yang bernama ilmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jangan heran kalau terjadi kebobrokan, kebejatan mental, kesenjangan sosial, dan menyebarnya virus mematikan dan memalukan yang bernama korupsi di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emangnya para pejabat kita yang duduk di Senayan sana kurang pengetahuan apa? Mereka pada kuliah bahkan ada yang S2, ada juga yang profesor, ada lagi yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jago ngaji, bisa Bahasa Arab, jago cas-cis-cus dengan Bahasa Inggris dan berbagai bahasa asing lainnya. Gelarnya bukan satu atau dua gelar yang mereka miliki. Di depan dan di belakang namanya berjejer gelar akademis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mengapa masih aja pada korupsi? Masih ada aja yang memanipulasi UU dan peraturan yang sudah disepakati bersama hanya untuk mendapatkan keuntungan dan kekayaan pribadi dan keluarga besarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mengapa ada yang sampai terlibat skandal seks dengan pelantunwati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini karena mesin berpikir kita yang bernama ilmu tidak pernah kita perbarui dan tidak pernah kita perbaiki. Maka jadi begini hancurnya deh keadaan hidup bernegara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Kamu mau bolos sekolah?" tanya seorang bapak kepada anaknya yang mau bolos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya pak." ujar sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silahkan kamu bolos tapi beri alasan kenapa kamu harus bolos."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak "mati kutu". Ia tidak mampu memberikan argumentasi yang meyakinkan, sebagaimana lihainya beberapa saudara kita yang dipanggil Panitia Khusus Angket Bank Century.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia pun tak pernah bolos sekolah lagi. Kecuali bapaknya tidak mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar anak malas. Dasar bocah yang sangat nggak tahu diri. Disuruh sekolah malah bolos melulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang dia nggak tahu apa, banyak banget saudara-saudara kita yang kurang beruntung yang pengen banget sekolah tapi sampai hari ini nggak kesampean karena dulu orang tuanya tidak mampu membiayai sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika seorang anak murid di suatu sekolah di daerah Papua bertanya kepada gurunya. Ia bertanya, "Bu kenapa kok matahari itu cuma ada satu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu guru yang tidak siap dengan pertanyaan muridnya itu menjawab sekenanya, "Kamu matahari satu aja udah hitam apalagi dua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi guru bagi kita apakah sebuah pilihan hidup atau pilihan pekerjaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya bagi setiap guru, menjadi guru merupakan sebuah pilihan hidup. Namun yang banyak terjadi saat ini justru, menjadi guru karena pilihan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya setelah kita mencari berbagai macam pekerjaan yang kita anggap memiliki penghasilan besar namun tak kunjung kita dapatkan akhirnya dengan sangat terpaksa kita menjadi guru karena memang tidak ada lagi pekerjaan lain selain menjadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya jangan heran kalau sampai saat ini kualitas guru di Indonesia..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3876443540413897294?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3876443540413897294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/poin-poin-kembali-membumi-bagian-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3876443540413897294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3876443540413897294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/poin-poin-kembali-membumi-bagian-ii.html' title='Poin-poin &quot;Kembali Membumi&quot; Bagian II'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-3957710227763772282</id><published>2010-01-18T06:01:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T08:39:41.110-08:00</updated><title type='text'>Poin-poin "Kembali Membumi"</title><content type='html'>KJD, Ahad, 03 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin-poin "Kembali Membumi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keintiman seluruh pakaian harus dilepaskan. (Kiai Budi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan artikan ucapan ini secara makna konkretnya saja. Jangan hanya mengintip sehingga pikiran kita sempit. Keluarlah dari ruang bahasa formal di mana selama ini kita terkunci di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara luas jika sebuah hubungan silaturahmi hendak dijaga kualitas keintiman dan keakrabannya maka "seluruh pakaian" harus dilepaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik pakaian gelar, jubah prestasi politik, selendang kebesaran, baju pangkat, kemeja promosi kenaikan jabatan, dan segala hal yang menutupi kemesraan hubungan silaturahmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dengan manusia saja kita harus "telanjang, setelanjang-telanjangnya", apalagi dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau bawa pangkat, gelar, kecantikan, ketampanan, prestasi akademis, keturunan, dan hal-hal yang bersifat duniawi ke hadapan Tuhan. Karena hal percuma saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas semua "pakaianmu" itu, maka kita akan merasakan bahwa sebenarnya Tuhan itu amat dekat dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ada dalam keseharian hidup kita. Kita saja yang kurang mengakrabi dan menyapa-Nya sehingga selama ini kita selalu merasa jauh dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian kebesaran keduniaan telah menghalangi keintiman, kemesraan, kedekatan, dan keakraban hubungan kita dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Laki-Rabi (istri) --&gt; Liqooi robbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sekian banyak jalan untuk bertemu dengan Tuhan (liqooi robbi) bagi seorang laki-laki adalah menyayangi dengan setulus hati "rabinya" (istrinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun begitu juga sebaliknya. Jika seorang wanita hendak bertemu Tuhannya cukup dengan mencintai suaminya sepenuh hati, apapun kekurangan dan kelemahan suaminya, itu bisa ia jadikan untuk bertemu dengan Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Seluruh makhluk yang ada di alam ini adalah keluarga-Ku. Maka jangan sekali-kali kau menyakiti mereka. Karena jika kau menyakiti mereka, itu sama saja kau menyakiti Aku. Karena mereka juga adalah anggota keluarga-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sesakit apapun hatimu oleh prilaku mereka yang tidak berkenan di hatimu, maafkanlah kesalahan mereka. Jadilah samudera cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kesalahan mereka hanyalah setitik kotoran yang jatuh ke dalam samudera cintamu. Dan, ketahuilah bahwa setitik kotoran tidak akan mampu merubah kejernihan samudera cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah dari Muhammad. Ketika ia ke Thoif ia dilempari batu sehingga keningnya berdarah. Kotoran unta pun "mampir" ke wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah ia marah? Apakah kemudian ia menerima tawaran Malaikat Jibril untuk membalikan tanah sehingga mereka mati semua?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak. Tidak wahai saudara-saudaraku sesama anggota keluarga Tuhan. Muhammad tidak marah. Tidak ada setitik pun kebencian dalam samudera hatinya yang dipenuhi cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau justru berdo'a untuk mereka yang "menghadiahkan" beliau batu dan kotoran onta, "Allahummahdi qouumin fainnahum laa ya'lamuun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah berikanlah kaumku itu petunjuk karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui betapa besar cintaku pada mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa luas hati Muhammad. Kalau memang mereka tetap kafir seperti itu, Muhammad berharap semoga anak-cucu mereka bisa mendapat petunjuk sehingga tidak lagi melakukan perbuatan yang menyakiti hati dan perasaan saudaranya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau merasa benar sendiri, apakah itu bukan merupakan berhala yang abstraksi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakinah, Mawaddah, dan Rohmah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita mendengar terutama setiap kali ada saudara kita yang menikah kata-kata sakinah, mawaddah, dan rohmah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih sebenarnya maksud dari ketiga kata tersebut? Kita ini kan seringnya mendengar saja, tapi kurang memiliki kemauan untuk menggali sendiri secara lebih mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat bayi mah kita maunya disuapin terus. Males untuk nyendok nasi dan lauk-pauk sendiri dan sangat enggan untuk nyuapin sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakinah adalah cinta yang berhamburan dalam skala rumah tangga atau keluarga kecil di mana di sana terdapat suami, istri, dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita berhasil menangkap cahaya cinta sakinah yang bertaburan di dalam rumah kita sendiri, maka kita akan bertemu cinta yang lebih luas yaitu cinta mawaddah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu cinta dalam ruang lingkup lingkungan sekitar. Seperti RT, RW, kelurahan, atau kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana kita bisa jeli untuk menangkap dan mengerti apalagi menyebarkan cahaya cinta mawaddah kalau di rumah kita sendiri saja kita tidak mendapatkan cinta skala rumah tangga yaitu cinta sakinah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana di lingkungan tempat kita tinggal mau bertebaran cahaya cinta mawaddah kalau cahaya cinta sakinah saja tidak kita dapatkan di rumah kita sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, lebih luas lagi adalah cinta rohmah. Adalah cinta yang bertebaran sealam semesta. Cinta tanpa batas. Cinta yang tidak bisa dibatasi ruang, waktu, dan segala perbedaan yang bisa kita temukan dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya Islam itu dikenal dengan rahmatan lil'alamin. Artinya Islam merupakan agama yang menebarkan cahaya cinta rohmah kepada seluruh alam. Kepada siapa dan apa saja yang bertemu dan bersinggungan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya tidak semua orang Islam memahami hal ini. Sehingga ada beberapa golongan yang mengaku beragama Islam bukannya menebarkan cinta dan ketentraman bagi yang lain, malah menyebarkan keresahan dan menebar teror serta ketakutan di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mari kita kembali membumi. Dalam konteks ini, kita benahi kembali keluarga kita. Agar keluarga menjadi awal tersebarnya cinta mawaddah di lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur-syukur bisa menyebar ke ruang lingkup yang lebih luas yaitu menjelma menjadi cinta rohmah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bicara Tentang Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mereka berdebat tentang teori-teori pendidikan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan dunia pendidikan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-3957710227763772282?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/3957710227763772282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/kjd-ahad-03-januari-2010-poin-poin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3957710227763772282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/3957710227763772282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/kjd-ahad-03-januari-2010-poin-poin.html' title='Poin-poin &quot;Kembali Membumi&quot;'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1790919516193597791</id><published>2010-01-17T04:08:00.000-08:00</published><updated>2010-01-17T04:09:27.072-08:00</updated><title type='text'>Menikmati Kebersamaan Hidup</title><content type='html'>Cibubur, Sabtu, 04 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikmati Kebersamaan Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, pada di musim haji yang bisa menikmati kebersamaan hanya orang-orang Islam yang mampu secara fisik dan pesak untuk berangkat haji ke Mekah al Mukarromah dan Madinah al Munawwaroh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi coba kalau di Indonesia, kita tidak harus menunggu datangnya musim haji. Kita tidak hanya bisa menikmati kebersamaan, kemesraan, keharmonisan, dan kedamaian dengan sesama orang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan agama manapun di Indonesia kita bisa menikmati indahnya kebersamaan dan kemesraan hidup sebagai sesama makhluk Tuhan. Itulah bagi saya yang dinamakan Islam itu sebagai agama yang rahmatan lil 'alamiin. &lt;br /&gt;Cinta itu memiliki tiga cakupan. Cakupan dasar dan awal adalah cinta sakinah, yaitu cinta dalam cakupan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua cinta mawaddah atau cinta yang cakupannya sudah menyebar pada lingkungan sekitar kita. Dalam cakupan RT, RW, kelurahan, atau kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketiga cinta rohmah atau cinta dengan cakupan paling luas yang meliputi seluruh alam. Cinta yang tidak dibatasi ruang, waktu, dan perbedaan apa saja yang bisa kita temui dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya sangat pantas kalau Islam itu sebagai agama yang rahmatan lil 'alamiin. Bukan agama yang sakinatan lil 'alamiin atau bukan juga mawaddatan lil 'alamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya menjadi sangat heran kalau ada orang yang mengaku beragama Islam tapi tidak punya kekuatan hati untuk mencintai dan hidup bersama dengan orang yang berbeda agama, pemikiran, suku, partai, dan perbedaan-perbedaan lainnya yang sudah pasti akan kita temui dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngakunya beragama Islam tapi kok kerjaannya menciptakan kerusuhan, tawuran, berantem, konflik, fitnah, dusta, bahkan dendam berkepanjangan sampai tujuh turunan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam macam apa yang tidak mau mencintai keluarganya sendiri? Tafsir Islam yang bagaimana yang setelah tetangganya bertamu ia langsung ngepel lantai rumahnya karena saudaranya sendiri dianggap najis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan Islam macam apapula yang tidak mau berjama'ah dengan sesama saudaranya yang muslim hanya karena beda ideologi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Islam itu luas dan bisa digunakan sebagai bahasa komunikasi untuk modal bersilaturahmi dengan siapa saja dan apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang menganutnyalah yang kerap mempersempit, mengkotak-kotakkan, dan memisahkan Islam dari kebersamaan hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1790919516193597791?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1790919516193597791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/menikmati-kebersamaan-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1790919516193597791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1790919516193597791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/menikmati-kebersamaan-hidup.html' title='Menikmati Kebersamaan Hidup'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-75869620686417030</id><published>2010-01-14T07:39:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T07:40:11.142-08:00</updated><title type='text'>Tamu yang Paling Ditunggu-tunggu?</title><content type='html'>Jakarta, Jum'at, 8 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamu yang Paling Ditunggu-tunggu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak guru kita yang menyampaikan bahwa takwa itu adalah melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Di antara ciri orang bertakwa adalah percaya pada hal yang gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang dimaksud dengan yang gaib itu? KH. Nana Juhana dalam khutbah Jum'atnya menerangkan bahwa yang dimaksud dengan yang gaib adalah segala sesuatu yang belum kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan yang kita ketahui, yang tidak kita ketahui itu lebih banyak. Itu artinya sesuatu yang gaib itu lebih banyak jumlahnya daripada yang tidak gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sekian banyak hal gaib yang kita kenal adalah kematian, akhirat, surga, neraka, dan lain-lain. Dan, kematian merupakan tamu gaib terdekat yang paling patut untuk kita persiapkan sekarang juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian datang nggak bilang-bilang. Dia menjemput manusia tanpa mengenal usia. Pokoknya kalau memang sudah waktunya siapa saja dibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kalau ada tamu berkunjung ke rumah, tentunya kita pasti akan mengadakan persiapan untuk menyambutnya maka "tamu kematian" pun harus kita sambut. Dan, sebelum ia datang kita harus mempersiapkan dan berbekal diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perhitungan tahun hijriah sekarang kita telah memasuki tahun 1431 hijriah. Sedangkan menurut perhitungan masehi kita telah berada pada tahun 2010 masehi. Secara hitungan angka memang bertambah. Namun secara hitungan jatah hidup kita sebenarnya berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu juga artinya waktu kita untuk berbekal semakin sempit dan berkurang. Maka tak ada alasan bagi kita kecuali terus-menerus memperbaiki diri, melakukan evaluasi, dan yang terutamanya lagi berbekal sebelum mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, kullu nafsin dzaaiqotul mauut. Setiap manusia pasti akan merasakan maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata dzaaiqotul berasal dari kata dzaaqo-yadzuuqu-dzaaiqoh. Artinya merasakan. Yang namanya merasakan bisa rasa pahit, manis, atau asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan orang yang sedang merasakan sakarotul maut. Ada yang merasakan nikmat dan ada juga yang merasakan sengsara. Semua sangat bergantung dari bekal dan amal perbuatan yang kita lakukan selama hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah sering menemani saudara, teman, atau mungkin orang tua kita yang sedang menghadapi sakarotul maut. Cobalah pegang punggungnya, pasti berkeringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang berkeringat itu mengindikasikan beberapa hal: pertama mungkin ia merasa sangat lelah. Kedua merasa sakit. Ketiga panas. Atau keempat merasa haus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga orang yang sedang merasakan sakarotul maut. Ada yang merasa sangat capek, lelah, tersiksa, sakit, kepanasan, atau kehausan. Atau ada juga yang tidak merasakan semua itu. Tapi itu hanya bagi orang-orang tertentu saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-75869620686417030?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/75869620686417030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/tamu-yang-paling-ditunggu-tunggu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/75869620686417030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/75869620686417030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/tamu-yang-paling-ditunggu-tunggu.html' title='Tamu yang Paling Ditunggu-tunggu?'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-649248798584828420</id><published>2010-01-05T08:18:00.001-08:00</published><updated>2010-01-05T08:18:48.051-08:00</updated><title type='text'>Taufik-Hidayah</title><content type='html'>Jati Negara, Senin, 04 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufik-Hidayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa para kiai, guru-guru, atau penceramah dalam setiap penutup ceramahnya selalu mengatakan billahit taufiq wal hidaayah?" ujar Muhammad Ainun Nadjib dalam pada suatu malam saat acara "Kenduri Cinta (KC)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang low profile high product itu mencoba menerangkan kepada Jama'ah KC tentang "mengapa dalam setiap penutup ceramah para penceramah selalu mendahulukan ucapan taufik baru kemudian hidayah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan taufik itu adalah petunjuk yang didapatkan oleh seseorang tanpa bantuan dan keterlibatan orang lain. Sedangkan hidayah tidak akan didapat seseorang kecuali melalui pergumulan seseorang dengan makhluk Allah yang lainnya. Terutama dengan manusia selain dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang tidak juga akan mendapatkan hidayah kalau ia tidak setia terhadap taufik yang telah ia dapatkan. Atau dengan kata lain kita juga bisa mengatakan bahwa taufik itu bersifat individual sedangkan hidayah petunjuk yang bersifat kolektif dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke sidang pembaca sekalian, akhirul kalam, bilaahi taufiq wal hidayah. Wassalammu'alaikum wa rahmatullahi wa barokaatuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-649248798584828420?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/649248798584828420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/taufik-hidayah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/649248798584828420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/649248798584828420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/taufik-hidayah.html' title='Taufik-Hidayah'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8447200842065422103</id><published>2010-01-05T07:56:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T07:58:22.091-08:00</updated><title type='text'>Meraih Dua Surga?</title><content type='html'>Sabtu, 02 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meraih Dua Surga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lama Pondok Pesantren (Ponpes) Ijtihad berdampingan dengan warung 24 jam. Pemilik warung tersebut beragama Kristen. Kebanyakan santri ketika sedang istirahat ngaji, memilih warung tersebut sebagai tempat ngobrol sambil ngopi di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang tua wali menyarankan agar warung tersebut dibeli saja oleh pihak ponpes dan kemudian digantikan dengan Koperasi Pesantren yang dikelola secara swadaya oleh para santri sebagaimana yang dilakukan ponpes-ponpes lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Kiai Jihad, sebagai pimpinan Ponpes tersebut menolak usulan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada hak sedikit pun bagi pihak pesantren untuk melarang siapa saja berjualan di sekitar pesantren. Selama mereka memang tidak menganggu aktivitas yang ada di sini." demikian ujar Kiai Jihad di hadapan beberapa orang tua wali santri dan juga beberapa warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam begitu dingin. Hujan di luar turun dengan sangat hebat lebatnya. Mat Semplur, sebagai salah satu santri Ponpes Ijtihad, merasa sangat kedinginan dengan suasana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk mengusir dinginnya malam ini, Mat Semplur berinisiatif untuk beli kopi susu dan rokok ke warung 24 jam sebelah pondok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata antara Mat Semplur dengan penjaga warung tersebut sudah sangat akrab. Mereka selama ini menjalin persaudaraan antar manusia yang universal tanpa sekat pembatas agama dan embel-embel apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bang beli kopi dan rokok dong." ujar Mat Semplur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berapa?" kata Bobby penjaga warung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kopi X dua bungkus dan rokok Y-nya setengah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kopi dua bungkus dua ribu. Rokok setengah lima ribu. Jadi semuanya tujuh ribu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo tujuh ribu semua yang ada di sini saya bawa boleh nggak? Hehehe." ujar Semplur bergurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua? Boleh! Apa sih untuk Mat Semplur yang nggak boleh?" timpal Bobby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jelas ada dong yang nggak boleh sama kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang nggak boleh oleh kamu untuk saya lakukan adalah pergi ikut kamu ke gereja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok bisa gitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya lah kalo saya ikut kamu ke gereja juga maka nanti saya akan memperoleh dua surga. Surga untuk orang Islam dan surga untuk orang Kristen."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah kamu ini. Ade-ade aje."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat Semplur pun kembali ke pesantren Ijtihad. Pesantren yang oleh manusia zaman sekarang disebut sebagai Pesantren Plural. Padahal sudah sejak puluhan tahun lalu para santri dengan berbagai aliran kepercayaan sudah menjalin silaturahmi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-8447200842065422103?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/8447200842065422103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/meraih-dua-surga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8447200842065422103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/8447200842065422103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/meraih-dua-surga.html' title='Meraih Dua Surga?'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-1742344951554765617</id><published>2010-01-01T07:08:00.001-08:00</published><updated>2010-01-01T07:08:54.123-08:00</updated><title type='text'>Air Mata Junkie</title><content type='html'>Cibubur, 28 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Mata Junkie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari&lt;br /&gt;Datang seorang junkie&lt;br /&gt;Kepada seorang kiai,&lt;br /&gt;"Pak Kiai saya mau tobat, insyaf, dan saya nggak akan mabuk-mabukan lagi." demikian ia berjanji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah untuk yang ketiga kali&lt;br /&gt;Ia menyesali diri&lt;br /&gt;Tapi?&lt;br /&gt;Iya kenyataannya, gitu lagi, gitu lagi&lt;br /&gt;Mabuk deui, mabuk deui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung Pak Kiai&lt;br /&gt;Tidak terbawa emosi&lt;br /&gt;Beliau tetap setia menemani&lt;br /&gt;Beliau tetap bersedia meladeni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski beliau sudah sangat memahami&lt;br /&gt;Bagaimana sesungguhnya air mata junkie&lt;br /&gt;Menyesal dan menangis hari ini&lt;br /&gt;Esok diingkari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi semoga semua bisa berbenah diri&lt;br /&gt;Agar tak ada lagi&lt;br /&gt;Pihak yang merasa dikibuli&lt;br /&gt;Dan pihak yang mengibuli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tak ada yang lebih perih dari sakit hati&lt;br /&gt;Kecuali karena dibohongi&lt;br /&gt;Kecuali karena didustai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata junkie&lt;br /&gt;Semoga bisa menjadi air mata yang suci&lt;br /&gt;Karena keluar dari i'tikad kuat&lt;br /&gt;Untuk hidup lebih baik dan lebih sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata junkie&lt;br /&gt;Semoga bisa menjadi sebuah pertanda dari kesungguhan hati&lt;br /&gt;Untuk kembali menyusuri&lt;br /&gt;Jalan Illahi Robbi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-1742344951554765617?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/1742344951554765617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/air-mata-junkie.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1742344951554765617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/1742344951554765617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2010/01/air-mata-junkie.html' title='Air Mata Junkie'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-568187791242833642</id><published>2009-12-31T15:12:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T15:14:55.158-08:00</updated><title type='text'>Kumpulan Hikmah Bulan Desember</title><content type='html'>Cibubur, Ahad, 271209&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Hikmah Bulan Desember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ketidakhadiran cahaya kegelapan menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita suka pada orang karena kelebihannya dan mencintainya karena kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan peRnaH TinGgaLin oRang Yang kaMu saYang DeMi orANg yan9 kaMu suKa,kaRena SuaTu saaT orAng yan9 kaMu suKa aKan MeniGgaLkaN kaMu DeMi oRaNg Yang dia CiNTa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda akal seseorang adalah perbuatannya.tanda-tanda ilmu seseorang adalah perkataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang pada sibuk mancing ikan, eh dia malah sibuk sendiri mancing perawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Demokrasi beku = Frozen democracy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pseudo Multiculturalism =&lt;br /&gt;Sekedar mengekspresikan keyakinan, meritualkan tradisi, dan merayakan perbedaan, tetapi sebetulnya sedang menjauh dari esensi multikulturalisme yang seharusnya berbasis keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir dari sesuatu adalah awal dari sesuatu. Itulah pemikiran mereka yang memiliki gaya berpikir siklikal (gaya berpikir thowaf).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah segera jati dirimu dan setialah padanya sampai akhir waktu. (Uncle Ben, May God Bless You).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qt tdk lg bcr bhs.yg qt hikmahi adl fakta yg qt rasa.bhs hny lah sarana perantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qt akn sngt susah menerka rasa kalau qt blm prnh mencicipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bcr ttg knsp brarti msh dlm ta2rn teori.klo sdh dlapangn qt meng-combine antara konsep(teori)dg fakta yg qt temukn.mski kdng yg qt tmunkn tdk sesuai dg teori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mkasih kwn mauidzah mu yg bgitu Hasanah dlm hdupku,sering kt suka sm sang lain brdsarkn nafsu sang beuty nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa itu inheren susah d terka dn bhs slah stu media phami rasa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dlm konsepku lebih mementingkn praktisi dr pada teori entah itu dlm kontek identifikasi ksh syang.menccipi sdh pasti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387858780542120394-568187791242833642?l=mohamadistihori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/feeds/568187791242833642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2009/12/kumpulan-hikmah-bulan-desember.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/568187791242833642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387858780542120394/posts/default/568187791242833642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mohamadistihori.blogspot.com/2009/12/kumpulan-hikmah-bulan-desember.html' title='Kumpulan Hikmah Bulan Desember'/><author><name>Mohamad Istihori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01775945010680804236</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_Zw4sB1PSN5Q/SihqnOhgbvI/AAAAAAAAAAM/5j__5FWaYcE/S220/lpm+i.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387858780542120394.post-8766122162525330245</id><published>2009-12-29T18:31:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T18:32:34.190-08:00</updated><title type='text'>Konselor Sejati: Mampu "Bermain" di Berbagai Lini</title><content type='html'>Madani, Sabtu, 26 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konselor Sejati: Mampu "Bermain" di Berbagai Lini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohamad Istihori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat rehabilitasi manapun pasti memiliki harapan untuk bisa memiliki konselor-konselor yang mampu "bermain" di berbagai lini. Termasuk Pusat Rehabilitasi Korban NAZA dan Skizofrenia, Madani Mental Health Care (MMHC) metode Prof. Dadang Hawari, psikiater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat permainan sepak bola, pemain sepak bola yang dikatakan hebat saat ini bukanlah pemain yang hanya handal di satu lini atau posisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain sepak modern saat ini adalah pemain yang siap ditempatkan di posisi mana saja dan di lini apa saja oleh sang pelatih, asalkan memang sesuai dengan kebutuhan tim saat menghadapi lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di saat lain, pelatih pun harus jeli dan mampu berlaku bijak dalam menempatkan para pemainnya. Pelatih harus mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap pemain dalam tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana pula sebuah organisasi, yayasa
